Aku Bukan Pebinor

Aku Bukan Pebinor
Ana Ngompol


__ADS_3

Setelah Ana berteriak kesakitan, Vian sekarang melakukanya dengan pelan, Vian memainkan daging coklat kecilnya dengan. lidahnya, itu membuat Ana merasakan geli dan nikmat.


Setelah itu, Vian memberikan tanda merah di dada Ana dengan banyaknya, Ana sesekali mendesis karena merasa sakit sedikit juga karena tangan Vian yang satunya aktif di bawah.


"Sayangg,, punyamu sudah sangat basah,, "berbisik di telinga Ana, Ana yang malu hanya memejamkan matanya dan diam.


Vian lalu menarik celana Ana, dan Vian dengan. leluasa sekarang melebarkan kaki Ana.


Vian kaget karena baru pertama melihat milik wanita dan yang pertama di lihat adalah milik istrinya, jadi Vian merasa bebas dan ngga ada beban apa pun.


Lalu Milik Ana di usapnya dengan tangan dan jari oleh Vian, dan Ana merasakan geli, takut dan deg degan hanya bisa mencekram seprei saja.


Lalu Vian mendekatkan hidungnya untuk di ciuminya, dan setelah itu lidahnya di jurkan dan di mainkan di inti tubuh Ana.


"Aaahhh,, Masss,,, "


Vian terus saja memainkan milik Ana sampai Ana kelojotan.


"Kak,,, Ana sepertinya mau pipis,,,"


"Keluarkan saja sayang,, ngga papa,, "kata Vian sambil menjia**latinya terus.

__ADS_1


Dan benar saja Ana itu pipis dengan banyaknya, wajah Vian yang ada di depan inti tubuh Ana pun jadi terkena pipis Ana,Vian yang kaget langsung menjauhkan wajahnya dan menghentikan jilatanya.


(Aku nulis sambil Tertawa membayangkan wajah Vian yang tersiram pipis Ana 😂😆)


"Kok pipis beneran sih,, "kata Vian sambil mengusap wajahnya yang terkena air pipis Ana dengan handuk yang ada di meja.


"Iya kan Ana tadi bilang mau pipis, kata kaka suruh di pipisin aja, ya Ana pipis lah, kaka gimana sih,, "Vian lalu garuk garuk kepalanya yang ngga gatel sambil geleng geleng kepala.


"Ana mau cebok dulu ya kak,, "lalu Ana masuk ke kamar mandi, sedang Vian langsung hilang rasa naf**sunya saat melihat air pipis di kasur yang banyak, membuat kasurnya basah.


Setelah Ana selesai ke kamar mandi, Ana lalu memakai baju dan celananya lagi.


"Sudah sempit Na,, jangan nyuruh geser terus"


"Tapi Ana ngga mau kena basah,, "


"Ya udah, Ana tidur di kasur, Kaka tidur di sofa aja,, "


"Kaka marah yah sama Ana,,? "


"Iya ngga lah,,kenapa mesti marah,, "

__ADS_1


"Iya itu kaka ngga mau tidur sama Ana, tapi malah mau tidur di sofa, "


"Ana sayang,, kasurnya kan basah kena pipis kamu, kalau kita tidur di situ berdua pasti salah satunya akan terkana pipiskamu dan jadi basah, kamu mau basah dan bau pipis kamu,,? "


"Iya ngga mau lah kak,, "


"Ya makanya kaka tidur di sofa kamu di kasur, biar kita tidak terkena pipis kamu dan jadi basah, ngerti sekarang,, "Ana menganggukan kepalanya.


Lalu mereka sama sama istirahat di tempat yang terpisah, lalu Ana terbangun saat ada yang mengetuk pintu kamarnya.


Ana membuka pintu dan ternyata Bunda dengan Mamih yang datang, lalu saat masuk Mamih dan Bunda kaget saat melihat Vian yang tidur di sofa.


"Kok Vian tidur di sofa, kalian apa lagi beranten,,?"tanya Mamih.


"Ngga kok Mih,, Kak Vian tidur di sofa karena kasurnya basah kena pipis Ana,, "


"Apa,, Ana pipis di kasur,, "Ana mengangguk.


Vian pun bangun saat mendengar teriakan Bunda dan Mamaih yang kaget mendengar Ana pipis di kasur.


Jangan lupa like komen dan votenya, trimakasih...

__ADS_1


__ADS_2