
Abang sedang membuatkan su*su hamil dan roti bakar buat Ayu sarapan, karena Ayu yang tidak mau makan dari pagi, sekarang hari libur dan Abang selalu menemani Ayu dikamar. Ayu sama sekali ngga mau ke luar kamar katanya lagi pengin di kamar aja berduaan dengan Abang.
Saat Abang ingin membuat sarapan aja, Ayu tidak membolehkanya, tapi Abang memberinya pengertian, Ayu ahirnya mengizinkan Abang untuk kelar dari kamar.
"Sayang ini makan dan minum,, mumung semuanya masih hangat,, "saat Abang masuk kamar.
"Suapin,,, "sambil manja bicaranya. Abang melihatnya tidak lah marah atau kesal, tapi Abang justru suka,karena melihat Ayu yang manja Abang sangat menyukainya.
Abang menyuapi roti bakar serta minumanya, Abang sangat telaten dan sangat sabar.
"Sayang,, bahan masakan di dapur sudah habis,, kita belaja yuk,, biar sayang ngga ngerem aja di kamar kaya gini,, "
"Tapi Ayu malas Mas, Ayu bawaanya pengin berduaan terus tau ngga sama Mas, mungkin anak kita tau kalau hari libur waktunya Mas hanya buat kita,, "sambil mengusap perutnya yang masih rata. Abang mendengar perkataan Ayu tersenyum, memang ada benarnya, selama 5 hari Abang sibuk di kerja, dan Ayu sama calon anaknya di aja tanpa dirinya.
"Tapikan kita perginya bareng, jadi Mas tetep ada kan bersama kamu Yang,, mau yah kita pergi belanja sekalian kita jalan jalan di mall, gimana,,? "
"Tapi Ayu boleh beli yang Ayu pengin ngga Mas,, "
"Boleh,, Sayang boleh beli apa aja yang Sayang mau,, "
"Serius,, "Abang mengangguk.
"Kalau nanti Ayu hilaf dan belanjanya banyak gimana,, uang Mas nanti habis trus marah sama Ayu lagi,, "Abang tersenyum sambil menyuapi roti bakarnya.
"Mas ngga bakalan marah kalau uang Mas sampai habis, Mas kan kerja jadi ada uang gajih lagi nanti, dan Mas kerja cari uang juga buat istri dan nyenengin istri, jadi ngga masalah,, "
"Baiklah kalau gitu,, Ayu mau. tapi awas yah kalau Mas marah,, "
__ADS_1
"Iya Mas ngga bakal marah, ya udah ininya di habiskan dulu, setelah itu kita mandi bareng,,ok,, "Ayu tersenyum dan mengangguk.
Ayu lalu menyelesaikan sarapanya dengan cepat, sedang Abang menyiapkan baju buat Ayu dan juga buatnya sendiri.
Abang dan Ayu mandi bersama, dan mandinya ngga sebentar, tapi sampai satu jam, tau lah yang namanya suami istri mandi bersama kok lama, ya pasti mereka main kuda kudaan dulu pastinya.
Ayu keluar dari kamar mandi berjalan dengan pelan dan sambil kedinginan, gimana tidak kedinginan orang di kamar mandi basah basahan sampai satu jam, pasti dingin. dan jalanya pelan, ya pasti Ayu lemas orang Abang kalau main ngga bisa bentar.
"Maaf yah, Mas hilaf soalnya enak,, "sambil membantu Ayu memakai baju. Abang juga membaluri badan Ayu dengan minyak putih, biar badanya hangat. sedang Ayu hanya diam, Ayu sedikit kesal tapi mau gimana lagi, sudah kewajiban istri melayani suami, karena Abang sudah seminggu ngga dapat jatah.
Setelah semuanya siap dan rapi, Abang dan Ayu masuk ke mobil dan berangkat menuju mall. di mobil Ayu menyenderkan kepalanya di pundak Abang. dan Abang sangat menyukainya,,
Sampai di Mall Ayu meminta masuk ke toko tempat penjualan baju baju bayi dulu, Ayu sangat antusias melihatnya, dan sangat senang sampai lupa kalau dia sedang hamil dan manjanya juga hilang, Ayu berjalan kesana ke mari, sedang Abang mengikutinya dari belakang.
Tapi Ayu tidak membeli satupun barang, karena Ayu sudah di wanti wanti Ibunya untuk tidak membeli peralatan bayi dan lainya dulu, karena kandunganya masih muda.
"Katanya mau habisin uangnya Mas,kok ngga beli apa apa sih,, "
"Kata Ibu belum boleh beli beli barang dulu Mas, anak kita soalnya masih kecil, nanti belinya kalau sudah mau lahiran aja katanya, "Abang pun mengangguk mengerti.
Lalu Ayu menemani Abang yang belanja. Abang memilih semua barang yang habis di rumah. kranjang pun mulaih penuh,,
Abang lalu pergi ke bagian daging dan ikan, di tempat ini Ayu merasakan mual,, Ayu lalu akan muntah, dan Ayu berjalan cepat untuk menuju toilet, tapi sayang sebelum sampai Ayu sudah muntah dan naasnya Ayu muntah mengenai seorang perempuan .
"Iihhh,, jorok,, kurang ajar yah kamu muntahin saya,, "
"Maaf tante,, saya ngga sengaja,, oowwekkk,, "sambil menutup mulutnya Ayu akan pergi, tapi perempuan itu mencekal tanganya.
__ADS_1
"Enak aja mau pergi, bersihkan dulu ini celana dan sepatu saya,, "dengan nada keras.
"I,, iya tante,, nanti saya bersihkan, tapi saya mau muntah dulu,, "
"Ngga ngga,, sekarang bersihkan,, saya ngga mau nanti,, "
Abang yang melihat Ayu tidak ada di sampingnya dan juga keributan langsung melihat, niat Abang untuk mencari Ayu.
"Sayangg,,, "kata Abang kaget saat Ayu menangis sambil di pegang tanganya oleh seorang perempuan.
"Ada apa ini,, kenapa anda menyakiti istri saya,, "lalu si perempuan itu melepaskan tangan Ayu.
"Mas,, tadi Ayu mual dan mau ke toilet, tapi saat mau ke toilet untuk muntah, Ayu ngga keburu dan Ayu muntahin tante ini,, maaf Mas Ayu bikin malu,, "Abang sambil mengusap air mataAyu dan juga mulutnya.
"Udah ngga usah minta maaf,,sekarang sanah ke toilet, biar ini semua Mas yang bersihkan,, jangan menangis,, ini bukan hal besar,, "
"Tapi Ayu mau bersihkan celana dan sepatu tante itu dulu Mas, "
"Biar Mad yang bersihkan, udah sanah nurut kata Mas,, "Ayu lalu mengangguk dan pergi ke toilet.
Abang lalu mengambil tisu di rak supermaket, Abang mulai mengelap celana dan sepatu perempuan itu.
"Maafkan istri Saya ya Tan, soalnya dia sedang hamil muda, pasti dia mual karena bau amis tadi saat memilih ikan,, "kata Abng sambil mengelap. perempuan itu tidak berkata apa apa tapi terus melihat ke Abang terus.
"Kiki,,,, "kata si perempuan itu.
**Jangan lupa like, komen dan votenya, trimakasih..
__ADS_1
Perempuan itu siapa yah**,,,? "