Aku Bukan Pebinor

Aku Bukan Pebinor
Rujak Serut


__ADS_3

Untungnya Aku kerja di ruangan sendiri tidak ada teman jadi Aku tidak terlalu malu dengan tanda merah yang Nana bikin.


"Mas Al di suruh keruangan pak direktur sekarang,, "kata Selfi yang tiba tiba nongol di depanku.


"Gila lu Sel bikin kaget aja,,, iya nanti Aku ke sana,,"jawabku.


"Sorii,,, ya udah ya Mas,, "setelah Selfi pergi Aku pun pergi ke ruangan pak direktur.


Tokk,, tokkk


"Masukk,, "Aku pun langsung membuka pintu saat mendengar kata masuk.


"Siang pak,, Bapak panggil Saya,,? "


"Iya nih Al,, tolong kamu cek lagi data ini, sepertinya ada yang salah,, "Aku pun mendekat ke arah pak Direktur untuk mengambil map yang di sodorkan padaku. Dan Aku pun mengambilnya.


"Iya Pak akan saya kerjakan, apa ada lagi Pak,? "tanyaku.


"Ngga ada itu aja,, ya sudah kamu kembali bekerja lagi,, "


"Iya Pak, "Aku pun baru mau buka pintu tapi pak direktur memanggilku bentar.


"Al,, bukanya kamu Duda yah, kok itu di leher banyak tanda merah gitu, abis jajan yah kamu?,? "gilaa,,, Aku langsung malunya pake banget Aku hanya menanggepi dengan senyuman saja dan langsung kaburrrr....


Nana benar benar pintar balas dendam nih, sepertinya Nana udah merencanakanya. Aku hanya geleng geleng kepalaku kalau ingat kelakuan Nana tadi malam.Saat Aku sedang memikirkan Nana, hpku bunyi tanda panggilan masuk, dan ternyata Nana yang menelfonku..


📲Bunda..


"Ya hallo Bun,, "


"Hallo Mas,, Mas kapan jemput Kiki, bentar lagi loh Kiki pulang sekolahnya, "ya ampun Aku lupa.


"Oh i,, iya Bun, ini Mas mau berangkat jemput Kiki, "kataku sedikit terbata.


"Jangan telat loh Mas kasian Kiki,, "

__ADS_1


"Iya ini Mas mau berangkat, ya udah dulu yah Mas matiin,, "


"Tunggu Mas,,, Nana mau nitip beliin sesuatu mau ngga Mas,? "


"Emang Bunda pengin apa, nanti Mas belikan, "


"Nana pengin rujak serut Mas,, Nana tiba tiba pengin makan yang pedes dan asem asem gitu,harus dapet loh Mas kalau ngga Nana marah"


"Iya Mas belikan, udah dulu yah, "


"Iya,, "Aku langsung keluar dari kantor dan Aku bilang pada Selfi kalau ada yang cari Aku suruh bilang lagi makan siang di luar,,


Aku langsung membawa mobilku menuju sekolah Kiki, kalau macet sekitar 40 menit tapi kalau lancar 25 menitan lah, cukup jauh. mataku sambil lirik kanan dan kiri sambil mencari tukang rujak, dan ahirnya Aku melihat orang yang jualan rujak .


Aku pinggirkan mobilku dan Aku keluar langsung menuju ke penjual rujak. dan yang beli ternyata ibu ibu semua, karena Nana minta dan nanti kalau ngga dapet takut marah jadi Aku pun menghilangkan rasa maluku demi mendapatkan rujak biar Nana ngga marah.


"Pak saya pesan rujak serutnya ya pak ,di bungkus satu porsi aja, "kataku.


"Iya Mas, tapi nunggu saya bikin buat 5 porsi dulu yah, "kata Abangnya dan Aku pun mengiyakan.


Aku punya No guru nya Kiki, Aku pun mengirim pesan untuk mita tolong jagain Kiki dulu, dan Aku bilang sedang di jalan. jadi sedikit tenang kalau udah kirim pesan ke gurunya Kiki.


"Buat Istri Saya Bu,, "jawabku.


"Oh buat Istri,Istrinya lagi hamil yah Mas,, "Aku langsung menggeleng.


"Ngga kok Bu,, cuman lagi pengin katanya,, "jawabku.


Dan tidak begitu lama Abang rujaknya memberikan pesananku, Aku pun membayarnya dan pergi dari sana.Aku sekarang menuju sekolah Kiki, ini memang sudah telat dari jam pulangnya Kiki,tapi karena Aku udah kirim pesan ke guru Kiki jadi tenang.


"Ayah,,, kok telat jemput Kiki sih,, "sabil memanyunkan bibirnya. saat Aku sudah di kelas Kiki.


"Maaf sayang ,tadi Ayah beli pesenan Bunda dulu jadi lama deh,, "


"Bu trimakasih yah sudah jagain Kiki, "kataku pada ibu guru.

__ADS_1


"Iya pak sama sama, emang bundanya lagi sakit ya pak,? "


"Iya Bu,, lagi ngga enak badan, katanya lemes,"


"Mungkin hamil pak Istrinya,, "Aku hanya tersenyum dan menggendong kiki keluar dari kelas dan pamit untuk pulang.


Aku dan Kiki langsung menuju rumah, sampai di rumah Nana sudah menunggu di teras rumah.


"Masss,,, lama banget sih,, mana pesanan Nana, "sambil cemberut.


"Emang Bunda minta apa sih Yah,?"


"Bunda minta rujak buah, "sambil Aku mengambil rujak di bangku belakang.


"Ini Bunda,,, pesanan Bunda.et,, tapi ngga boleh cemberut gitu,senyum dulu baru Mas kasih,,, "kataku. Nana pun langsung tersenyum.


"Makasih ya Mas,, Ayo Sayang kita masuk di luar panas,,, "sambil menggandeng kiki masuk ke dalam, sedang Aku di tinggalin.


Aku masuk ke dalam dan melihat Nana yang sedang makan rujak dengan sangat lahapnya, Aku jadi kepikiran dengan kata kata ibu ibu yang pas beli rujak, dan tadi guru Kiki juga, kenapa mereka berfikir kalau Nana hamil, apa mungkin iya yah.


"Mas sinih,,, Mas mau ngga enak loh Mas rujaknya, "Aku hanya menggelengkan kepalaku dan duduk di depanya.


"Makasih ya Mas, rujaknya enak banget, seger dan pedesnya ngga kepedesan, pas deh pokoknya, "


"Mas mau balik ke kantor lagi kan, "Aku mengangguk.


"Nanti pulangnya Nana belikan mangga muda ya Mas, Nana mau bikin asinan mangga muda, "sambil sibuk mengunyah dan sambil ngomong terus, Aku makin geleng geleng kepala, ok Nana makin aneh.. fikirku.


"Mas boleh tanya sesuatu ngga Bun,? "Nana pun melihatku dan menganggukan kepalanya.


"Kapan terahir Bunda datang bulan,? "


"Kenapa Mas tanya begitu, "


"Karena Mas melihat Bunda seperti orang yang sedang hamil muda, "Nana langsung kaget dan terbatuk..

__ADS_1


Besok lagi yah...


jangan lupa like, komen dan votenya ya kak, trimakasih...


__ADS_2