
"Gimana masakan Istriku Al,,, Enak ngga, ?"tanya Anton padaku saat kita ada di dalam mobil.
"Enak,,, pake banget malah.kalau Aku tiap hari di masakin enak kaya masakan Istrimu bisa bisa badanku langsung melar Ton, "ucapku sambil menyetir.
"Kenapa Kamu ngga nikah lagi aja sih Al,? "
"Aku juga pengin nikah lah Ton, cuman belum nemu yang cocok, dan yang penting mau nerima anaku juga.Susah kan sekarang cari wanita yang mau sama orang kaya Aku gini. Gajih pas pasan punya anak lagi dan juga ada Ibuku yang ikut denganku, "ucapku.
"Iya juga sih, kita juga harus mencari wanita yang mau menerima kita dengan kelebihan juga kekurangan kita, "
"Seperti Istriku yang masih mau menerimaku yang tidak sempurna ini, "Kata Anton lagi.Aku langsung melihat ke arah Anton,Aku ngga ngerti maksud perkataan Anton yang memgatakan kekuranganya, sepertinya Anton sangat sempurna menurutku. Karena dari segi fisik dia gagah dan tampan kalau masalah ekonomi dia cukup kaya,
"Kamu ngomong apa sih Ton, kamu tuh yang Aku lihat cukup sempurna loh, kamu ngga ada kekurangan dari segi fisik dan juga ekonomi.Di tambah punya Istri cantik lagi,, "
"Aku cacat Al, Aku ngga sempurna dan Aku sangat takut kalau Istriku pergi meninggalkanku, Aku sangat mencintainya,"Aku masih diam dan mendengarkan perkataan Anton.
"Aku MANDUL Al,,, "Aku langsung mengerem mendadak saking kagetnya mendengar perkataan Anton.
Saat ada suara klakson mobil dari belakang, Aku langsung meminggirkan mobilku. untungnya tadi saat Aku mengerem mendadak tidak ada mobil pas di belakangku,
"Kamu tuh nggomong ngga usah sembarangan gitu Ton, ngga baik,! "kataku sedikit agak mengeras suaraku.
"Aku berkata jujur Al, Aku ngga asal ngomong, itu kenyatanya kalau Aku MANDUL, "
Kita berdua langsung diam di dalam mobil,Aku merasa kasihan pada Anton, pantas saja dia sudah menikah cukup lama belum juga mendapatkan momongan.
"kita jalan lagi aja yuk Al, udah siang ini, kamu ngga usah merasa kasihan padaku karena ini sudah rencana Tuhan bukan,, "Aku hanya mengangguk dan langsung menjalankan mobil.
__ADS_1
Aku tak berani bertanya apa pun, Aku takut akan menyinggung perasaan Anton. Dan mobil pun melaju menuju kantor.
"Al,,,Aku minta tolong padamu untuk tidak mengatakan ke pada siapapun tentang keadaanku, karena orangtuaku pun belum tau, "setelah mobil berhenti di parkiran kantor.
""Iya,,, Aku akan menjaga rahasiamu itu, tenanglah... tapi apa Nana tau tentang kondisimu,? "ahirnya yang ingin Aku tanyakan keluar juga. Dan Anton memberi jawaban sambil mengangguk.
Kita lalu turun dari mobil, dan menuju ruangan tempat kita kerja. Di dalam pikiranku terbesit rasa kasihan pada Nana karena dia yang Aku lihat sangat menyukai anak anak, tapi dia tidak dapat memilikinya karena Anton yang Mandul.
Tak terasa kita sampai di meja tempat kita kerja, Anton langsung mengantarkan hasil dari hasil kita kerja ke lapangan tadi keruangan atasan.
Aku langsung mulai bekerja lagi walau dengan pikiran yang tidak konsentrasi.
.
.
.
Saat ini Aku sedang menonton tv di ruang depan, sambil menunggu suamiku pulang kerja. Aku mendengar ada mobil datang.saat Aku melihat ke jendela ternyata bukan mobil suamiku, dan Aku melihat Ibu mertua keluar dari mobil.rupanya mertuaku datang dengan naik taxsi.
Aku membukakan pintu untuk menyambut kedatangan Ibu mertua.
"Sore Bu,, Ibu tumben datang sendiri ngga minta jemput sama Mas Anton,? "kataku. Sambil mencum tangan Ibu dan Ibu langsung menariknya.
"Kenapa memang kalau Ibu main ke sini, ngga boleh... "sambil masuk ke dalam dan lalu duduk di sofa.
"Boleh kok Bu,, cuman Nana takunya Ibu cape aja,"jawabku yang ikut duduk di sofa.
__ADS_1
"Alah alasan aja kamu tuh,, bilang aja kamu tuh ngga mau kalau Ibu datang kesini kan, karena kalau Ibu ke sini pasti akan nyinggung masalah anak kan.itu karena kamunya yang ngga bisa hamil hamil dan ngga bisa nyenengin Suami dan Ibumu ini, "sambil nada suaranya sedikit keras.
"Nana ngga berfikiran seperti itu kok Bu, karena Nana serahkan semuanya pada Tuhan, Nana hanya berusaha dan sabar untuk mendapatkan anak, "jawabku.
"Makanya kamu tuh harus makan yang bergizi,makan buah dan olahraga jangan malas malasan aja di rumah, "Aku hanya diam saja.
Aku sampai tidak mendengar suara mobil suamiku, tau tau Suamiku sudah ada di dalam..
"Ibu,,, dah lama, ?"sambil mencium tangan Ibu.
"Belum,, baru 10 menitan lah,, "lalu Suamiku ikut duduk di sofa. Aku langsung menaro tas suamiku di dalam kamar, dan setelah itu langsung membuatkan minum untuk Ibu dan Mas Anton. Setelah selesai Aku mengantarkan dua cangkir teh ke meja di mana kita duduk.
"Ini Ibu bawalan jamu kesuburan untuk Istrimu, agar cepat hamil, "sambil menyodorkan bungkusan jamu ke Mas Anton.
"Ngga usah kali Bu, kan Kita sedang program hamil, nanti takutnya malah membuat Nana gimana gimana lagi, "kata Suamiku.
"Ngga bakalan kenapa kenapa, ini tuh jamu herbal jadi ngga bahaya, Ibu sudah tanya pada teman Ibu yang menantunya ngga hamil hamil, dan setelah minum jamu ini langsung hamil, "Kata Ibu.
"Mas,, biar Nana coba aja, Siapa tau memang benar kata Ibu kalau minum jamu itu bisa buat kandungan Nana subur dan cepat hamil, "sambil Aku ambil bungkus jamu yang ada di meja, dan ku baca cara penyajianya.
"Mas,, Bu Nana mau masak dulu yah buat makan malam, "kataku.
"Ngga usah masak, Ibu mau langsung pulang aja,, "sambil bangun dari duduknya.
"Anton anatar ya Bu, tapi tunggu bentar, Anton mau mandi dulu, "kata Suamiku. Yang langsung masuk ke kamar.
"Inget yah Na,, kalau sampai tiga bulan kamu tidak hamil juga, Kamu harus siap di madu atau berpisah dengan Anton,"Aku hanya diam sambil menundukan mukaku.
__ADS_1
Buat kaka kaka semua, jangan lupa untuk like komen serta votenya yah, biar aku semangat nulisnya, walau aku sedang flu tapi aku masih semangat untuk menulis loh, semua demi untuk kaka kaka yang menyukai ceritaku, terimakasih...