Aku Bukan Pebinor

Aku Bukan Pebinor
Ai Hamil Anak Kembar


__ADS_3

Vino dan Mamih saat ini sedang menemani Ai ke dokter kandungan,mereka ingin memastikanya.


Saat kemarin Ai dan Ana sudah memilih hadiah yang papih kasih.


Ana meminta mobil terbaru yang harganya 3 M,sedang Ai minta rumah dan harganya juga 3 M,sedang Vino dan Vian semua menyerahkan keputusan pada Istri istrinya.


Papih juga bilang nama atas surat surat dari pilihan para menantunya itu ya pakai namanya mereka.


Ai saat ini sudah di dalam ruangan Dokter,dan sedang di lakukan pemeriksaan USG.


"Wah ini ada dua titik loh bu,,pak,,anak kalian kembar,,"Vino dan Mamih saling pandang dan keduanya tersenyum lebar.


"Dek,,kamu mau punya anak kembar,,selamat yah,,"Mamih.langsung memeluk vino.


"Iya Mih makasih,,"


"Ini masih sangat muda dan sangat rentan keguguran ,jadi kalian harus ikut menjaganya,dan makanan ngga ada yang dimlarang tapi harus di jaga,,"kata Dokter sambil melihat ke.layar monitor.


Sedang Vino mendekati Ai,lalu mennggenggam tangan Ai ,sedang Ai menangis bahagia.


Vino mengusap air mata Ai,yang jatuh di pipinya,sambil tersenyum.


Dokter selesai memeriksa Ai,setelah itu Dokter memberi tau apa saja yang tidak boleh di lakukan Ai selama hamil.


"Oh iya untuk Bapa,di usahakan yah jangan dulu berhubungan ,soalnya kandunganya masih muda,jadi di usahakan puasa dulu,"


"Puasa Dok,,berapa bulan kira kira,,"


"Ya kalau bisa 4 bulan,,"


"Ya Tuhan,itu lama banget,tapi kalau saya main pelan ngga papa kan Dok,"Ai langsung menyubit lengan Vino,Ai merasa malu dengan pertanyaan Vino pada Dokter.


"Aaww,,sakit yang,,"Vino mengusap lenganya yang di cubit Ai,dan mata Ai sudah melotot.


Dokter,suster dan Mamih tersenyum mendengar pertanyaan dan kelakuan Vino.


"Boleh kok Pak,tapi kalau kondisi ibunya baik,dan fisiknya kuat juga sehat,tapi lebih baik sih bapa puasa dulu,"


Dokter lalu memberi resep obat untuk Ai,setelah itu mereka keluar dari ruang dokter karena Ai sudah selesai di periksa.


Vino mengambil obat di apotik Rumah sakit,setelah itu lanjut pulang.

__ADS_1


"Sayang,,kalian berdua tinggal di rumah Mamih aja yah,biar nanti Ai ada teman dan ada yang jagain kalau Adek kerja,"saat ini mereka ada di dalam mobil yang melaju menuju rumah.


"Adek mah ngikut nyamanya Ai mau tinggal di mana Mih,"Mamih lalu melihat ke Ai.


"Iya Mih,,Ai mau kok tinggal di rumah Mamih,tapi kalau Ai mau kerumah ibu boleh kan Mih,"


"Ya pasti boleh dong,,nanti juga kamar kalian pindah di bawah yah,biar Ai ngga naik turun tangga,"


"Mamih atur aja,kita akan ikut,"Mamih langsung tersenyum setelah Vino menjawab.


Mobil sampai di rumah,dan kitiganya langsung turun,Ai danVino naik ke atas menuju kamarnya,sedang Mamih memanggil mba suruh beresin kamar tamu untuk nanti kamar Ai dan Vino.


"Mba,,semuanya di lap ,di sapu sama di pel yah,kasurnya kasih seprei yang baru,"


"Iya Bu,"jawab mba.


Mamih lalu masuk ke kamar dan Mamih telfon Papih untuk memberi kabar bahagianya.


"Hollo sayang,,ada apa tumben jam segini telfon,dah kangen,,"


"Apaan sih Pih,ini Mamih mau kasih kabar gembira,"


"Kabar apa tuh Mih,"


"Iya kalau itu Papih kan udah tau,gimana sih mih,,"


"Iihh,,dengerin dulu,jadi Ai itu hamil anak kembar pih,,"


"Seriusan Mih,ini ngga bohong kan,,"


"Ya ngga lah,ini serius,,"


"Ya Tuhan,,Papih sangat bahagia Mih,"Anton sampai menangis.Mamih pun menjawab iya.


Telfon pun mati ,Anton mengusap air matanya,Anton sangat senang dan bersukur karena keturunanya tidak hanya satu tapi dua,ya walaupun Anton sayang dan tidak membanding bandingkan antara Vian dan Vino ,tapi Anton rasanya sangat senang Vino yang anak kandungnya telah meneruskan keturunanya langsung dua.


Anto lalu menelfon seseorang,dan Anton memesan sesuatu untuk hadiah Ai.setelah itu Anton menelfon Ana,


"Hallo Pih,,"


"Hallo Na,,kamu lagi apa,Papih ganggu ngga,?"

__ADS_1


"Ana lagi mainan sama Lala nih,papih ngga ganggu kok,apa ada emangnya Pih,,"


"Ai sudah di periksa ke Dokter,dan kata Dokter Ai sedang hamil anak kembar,"


"Wahh,,Ai senangnya hamil anak kembar,nanti Ana telfon Ai ah mau kasihselamat,"


"Iya sanah telfon lah,tapi sayang Papih mau kasih hadiah ke Ai lagi karena Papih merasa senang Ai hamil anak kembar,apa kamu juga ingin hadiah lagi,Papih ngga mau kalian saling iri,,"


"Ana ngga usah di kasih lagi Pih,kalau Ana kan sudah sering dapat hadiah dari papih,Ai aja yang di kasih,Ana ngga usah ,Ana ngga bakalan cemburu kok Pih,"


"Apa Ana serius,,Papih mau belikan perhiasan buat Ai loh,"


"Ana serius Pih,Ana ngga apa apa,perhiasan Ana dari Papih aja sudah banyak,dan jarang di pakai juga,udah Papih beliin buat Ai,Ana ngga usah yah,"


"Ya udah kalau gitu,makasih ya sayang,"


"Iya Pih,,"telfon pun mati.


Ana tersenyum,Ana merasa senang karena punya mertua yang sangat baik dan perhatian pada kedua menantunya.


Pesanan Anton datang satu jam kemudian,dansetelah itu Anton memutuskan untuk pulang ke rumah.


Sampai rumah Papih melihat Mamih sedang sibuk membereskan kamar tamu.


"Mih,,sibuk banget sih,"


"Papihh,,kok udah pulang,"Anton hanya tersenyum.


Lalu Mamih menemani Papih ke kamar untuk ganti baju,sebelum ganti baju Anton memberiman kotak perhiasan pada Mamih.


"Kasih ini untuk Ai,"


"Apa ini Pih,,"


"Lihat saja,"Mamih membuka kotaknya,danMamih langsung kaget melihat apa isinya.


"Ini untuk Ai,,"


"Iya sayang,,"


Kotak itu beisi kalung berlian yang sangat bagus dan cantik,Mamih langsung mengelengkan kepalanya,karena suaminya benar benar menyayangi menantunya.

__ADS_1


Jangan lupa lije,komen danvotenya,trimakasih...


__ADS_2