Aku Bukan Pebinor

Aku Bukan Pebinor
Introgasi Ayah


__ADS_3

Abang pun sampai rumah pukul 11 malam, dan Bunda belum tidur juga, Bunda sengaja tungguin Abang sampai pulang.


"Maaf ya Bun, jadi bikin Bunda kuatir,, tadi Abang main ke rumah teman dulu soalnya,, "setelah masuk ke dalam rumah.


"Harusnya Abang tuh kirim pesan, biar Bunda ngga kuatir,, teman cewe apa cowo Bang,,? "


"Hemmm,,, cewe Bun,, "sambil berjalan menuju dapur Abang menjawab.


"Wah,, Abang dah punya cewe nih rupanya,, kenalin dong Bang sama Ayah dan Bunda,, mumpung kita belum balik ke jogja,, "


"Bukan pacar kok Bun,, hanya temen,, "


"Iya,, sekarang masih temen, siapa tau besok jadi demen,, "


"Bunda bisa aja,, ya udah ya Bun, Abang mau ke kamar dulu, mau istirahat,, cape rasanya,, "Bunda pun mengiya kan.


Pagi harinya saat sedang sarapan, Ayah bertanya pada Abang.


"Bang,, Ayah mau tanya, Abang narik uang sebanyak 50 juta buat apa Bang,, ?"Abang yang kaget Ayah kok bisa tau langsung sedikit bingung mau jawabnya.


"Dan ini lagi,, semalam penarikan 10 juta lagi,, buat apa,,? Ayah ngga marah kalau uang itu di gunakan untuk yang baik baik, tapi Ayah akan sangat marah kalau uang Abang itu di gunakan untuk ketidak benaran,,! "


"Abang pasti kaget kenapa Ayah bisa tau kan,Maaf bukan Ayah ingin ikut campur urusan Abang, tapi selagi Abang belum menikah bagi Ayah Abang masih tanggung jawab Ayah dan Bunda, jadi apa pun yang Abang lakukan Ayah pasti akan tau,, "


"Itu memang uang Abang ,uang jerih payah Abang ,tapi gunakan uang sebaik mungkin, karena kedepanya kita nanti tidak tau kan,, "Abang masih mendengarkan perkataan Ayah.


Sebenarnya Abang itu suka di minta bantuan oleh Ayah untuk membuat gamar gedung atau hotel,dan karena hasil gambar Abang cukup bagus jadi kadang gambar gambar itu sama Ayah juga suka di ikutkan di pameran, atau di acara acara yang Ayah hadiri. karena Ayah ingin mengembangkan bakat Abang yang menurut Abang cuman hobi saja. jadi selagi hobi Abang bisa menghasilkan uang, Ayah pun sekalian memanfaatkanya agar Abang punya penghasilan lebih, jadi nanti saat Abang akan menikah, Abang sudah punya uang sendiri.


Makanya di tabungan Abang sudah cukup banyak angka di dalamnya. karena satu gambar kalau ada yang beli itu harganya cukup mahal.


"Maaf Yah,, Abang kemarin habis menolong teman, soalnya teman Abang sedang terlilit hutang,,, "jawab Abang dengan pelan.


"Coba Ayah pengin tau ceritanya, biar Ayah tidak berprasangka jelek sama teman Abang, karena Ayah takut Abang cuman di manfaatkan,, "


"Hemmm,,, itu Yah,, kemarin saat Abang nganterin teman pulang, di rumahnya ada keributan dan ternyata orang tau temen Abang sedang di datengin rentenir, dan Abang melihatnya kasihan ,jadi Abang bayarin,, tapi temen Abang mau nyicil kok Yah hutangnya ,jadi begitu Yah ceritanya,, "


"Temen Abang itu cewe apa cowo,,? "tanya Ayah.

__ADS_1


"Cewe Yah,, "


"Cantik ngga,, "


"Cantik,, baik juga orangnya,, "


"Ayah ngga nanya baik ngga nya, Ayah cuma tanya cantik ngga aja kok,, "Adek sama Bunda yang dengar pun tersenyum melihat Abang yang sedang memuji seorang cewe.


"Bun,, sepertinya kita mau punya menantu nih,, "sambil tersenyum.


"Apaan sih Yah,, "kata Abang.


"Ahirnya Abangnya Adek ngga jomblo lagi,, "kata Alana.


Lalu mereka pun tertawa bersama.


"Ajak ke sini Bang,, biar Ayah sama Bunda kenal,, "


"Adek juga pengin kenal Yah,, "


"Trus uang yang 10 juta,, untuk apa lagi,,? "tanya Bunda sekarang.


"Lalu buat siapa,, "


"Buat teman satunya lagi Yah ,Bun,, "


"Temenya cewe cowo Bang,,? "sekarang Alana yang tanya.


"Udah yah,, jangan di tanya lagi,, Abang udah kesiangan ini,,"sambil bangun dari duduknya.


Lalu Abang pun berpamitan pada kedua orang tuanya.setelah itu langsung berangkat ke kantor.


Sampai di kantor Abang pun langsung menuju meja kerjanya, di ruangan baru ada Ayu dan yang lain belum pada datang.


"Sedang apa,, "Ayu yang sedang sarapan langsung kaget.


"Iihh,, Mas bikin kaget aja,, "

__ADS_1


"Maaff,,, bagi yah,, "sambil menyomot gorengan tempe di sarapan Ayu.


"Kenapa ngga sarapan di rumah,,? "


"Tadi Ayu kesiangan, jadi bekel aja,, "Abang hanya menjawab Oh,, lalu berjalan menuju mejanya.


Jam istirahat Abang sengaja ngga ke kantin, tapi Abang memesan makanan lewat aplikasi, karena Abang mau menelfon Vian untuk meminta tolong memasukan Intan ke perusahaan Papihnya.


"Mas mau ke kantin ngga,,? "tanya Ayu saat mau ke kantin.


"Aku dah pesan lewat aplikasi,, "


"Oh,,ya udah Ayu mau ke kantin dulu ya Mas,, "


"Eehhh,, ngga usah,, Aku udah pesan makanan untuk kita berdua,, "kata Abang.


"Serius nih,,, "Abang pun mengangguk.


"Ya udah Ayu mau ke toilet dulu,, "Abang pun mengangguk.


Setelah Ayu pergi Vian pun menelfon Abang, dan mengatakan kalau di perusahaan Papihnya sedang membutuhkan seorang OG,


"Emang buat siapa sih Bang,,? "tanya Vian.


"Buat teman,, dia lagi cari kerjaan, "


"Tapi ngga papa cuman jadi OG,,? "


"Ngga papa,,, "


"Ya udah Abang kirimin aja surat lamaranya,, "


"Iya besok Aku kirimkan ke perusahaan Papih,, "


Lalu setelah telfon mati,, makanan pun datang, dan juga Ayu juga baru datang dari toilet. Abang dan Ayu pun makan bersama.


"Nanti pulang bareng yah,, tapi mampir ke Mall dulu,, Aku mau beli sesuatu yang dari kemarin belum jadi beli,, nanti sekalian kita belanja buat keperluan sifa,, "kata Abang sambil mereka berdua makan. dan Ayu hanya mengangguk dan tersenyum.

__ADS_1


Jangan lupa like komen dan votenya,, makasih,,,


__ADS_2