Aku Bukan Pebinor

Aku Bukan Pebinor
Vian Datang


__ADS_3

"Jahat,,, jahat,,, "kata Alana sambil memukuli dada si pemilik suara.


Pemilik suara itu adalah Vian, Vian datang ke rumah Ali untuk memberi kejutan pada Alana. Vian sengaja tak membalas telfon atau pesan yang Alana kirim, karena Vian ingin tau seberapa besar keniatan Alana untuk meminta maaf padanya dan juga perasanya Alana pada Vian.


Sebenarnya Vian juga merasa sedih karena selama seminggu ini mengerjai Alana, tapi demi rencananya Vian pun bertahan. Atas kejadian ini Vian jadi tau tentang perasaan alana untuknya, jadi Vian merasa ngga sia sia selama seminggu ikut merasakan sedih juga.


"Udah jangan nangis,, kaya anak kecil aja sih,,, "sambil tangan Vian mengusap air mata Alana.


"Kenapa dari kemarin ngga balas pesan Ana, sama telfon Ana ngga pernah di angkat ?,, "


"Sengaja,, biar kamu tau rasanya di abaykan, ngga enak kan, hemmm,, "sambil mencubit pipi Alana.


"Iihh,, Ian sakit tau,, "kata Alana sambil mengusap pipinya yang di cubit Vian.


"Adek udah pulang, dari tadi Vian nungguin Adek loh,sekarang udah ngobrolnya yah, Vianya ajak makan gih,, "kata Bunda yang datang dari kamarnya.


"Iya Bunda,, ayo makan dulu,, "sambil menyuruh Vian duduk di kursi meja makan.


"Vian nanti tidurnya di kamar Abang Kiki yah,, "kata Bunda.


"Ngga usah tante, biar Vian menginap di hotel aja,, "


"Ngga boleh nolak, Vian kan cuman 2 hari di jogja, jadi ngga papa nginep sini aja yah,, "


"Iya tante,, trimakasih dan maaf Vian jadi ngerepotin,, "


"Ngga ngerepotin kok,, kita kan keluarga,, ya udah tante mau tidur siang dulu yah,, Vian makanya di temeni Alana yah,, "Vian pun mengangguk dan tersenyum.


"Ian sampai sini jam berapa tadi,,? "sambil memberikan piring yang sudah terisi nasi kepada Vian.


"Jam 11 siang, dan 2 jam lebih nungguin kamu pulang,, "


"Maaf,, tadi Ana ada ada tugas tambahan soalnya,jadi pulangnya siang dan juga Ana ngga tau Ian mau datang kan,, "Vian hanya mengngguk. lalu mereka pun makan bersama.


Selesai makan mereka berdua duduk di ruang keluarga sambil nonton Tv.

__ADS_1


"Tadi Bunda bilang Ian hanya dua hari di sini,, kok bentar sih,, "sambil kepalanya di sandarkan di pundak Vian.


"Kan Ianya harus kuliah, biar cepat selesai, dan kalau udah selesai kuliah jadi bisa kerja, dan kalau udah kerja jadi bisa nikahin Ana,, "sambil mengusap rambut Alana. Alana hanya tersenyum malu.


"Ian,, soal cowo yang kemarin itu,mereka teman teman Ana semua, kita temenan dari SMA jadi sudah sangat dekat, jadi Ian ngga perlu cemburu sama mereka yah,, karena Ana sukanya sama Ian kok,, "sambil mendongakan wajahnya ke atas Alana berbicara.


"Ian ngga cemburu, cuman Ian ngga suka di abaykan,,, "sabil jari Vian mengusap bibir Alana.


"Kalau Ana benar suka sama Ian,, apa Ana mau menunggu kita sama sama sampai lulus kuliah,dan untuk menjaga dan saling percaya tentang hubungan kita yang pastinya LDR an,, "Alana diam sebentar sambil menundukan wajahnya.


"Walau sepertinya sulit, tapi Ana akan mencobanya, ini demi cinta kita kan,, tapi Ian juga harus janji ngga boleh ganjen sama cewe cewe di kota,, "kata Alana.


"Iya Ian janji,, Ian akan selalu menjaga hati ini dan hanya ada nama Ana yang ada di hati Ian,, ini demi cinta kita,, "mereka pun tersenyum dan saling peluk.


"Ian,,, tapi kita harus minta izin sama Ayah kalau kita menjalin hubungan, apa Ian berani bilang sama Ayah,,? "setelah melepaskan pelukan.


"Iya Ian harus berani, dan kita berdoa saja semoga Ayah sama Bunda merestui hubungan kita,,"lalu Alana pun mengangguk.


"Ian istirahat gih di kamar Bang Kiki,,"saat Alana melihat Vian menguap.


"Tapi kan kata Bunda Ian suruh tidur di kamar Bang Kiki,, "


"Tapi Bang Kikinya ngga ada, kalau Ian main masuk kamar orang itu ngga sopan, udah Ian disini aja dulu ngga papa, nanti kalau Bang Kiki pulang baru Ian pindah ke kamar,, Ana juga sanah masuk kamar istirahat, pasti cape juga kan habis kuliah, "Alana pun mengangguk, dan Alana masuk ke kamarnya.


"Ian ngga boleh pergi yah,, ngga boleh kaya kemaren, pulang ke kota ngga pamitan sama Ana,, "sebelum Alanamasuk kamar, sedang Ian tersenyum sambil bilang Iya.


Setelah Alana menutup pintu, Vian pun langsung memejamkan matanya, karena Vian juga sudah mengantuk.


Sekitar jam 4 sore Kiki pulang, dan melihat Vian yang tertidur di sofa, Kiki yang melihat Bunda di dapur langsung bertanya.


"Kok ada Vian Bun,, kapan datang,,? "


"Tadi siang,, iya dia pengin bikin kejutan sama Adek,,,"


"Dasar Adek anak kecil,, soal cinta aja sampai segitunya,, ngga mau makan lah,, jadi jarang ngobrol lah,, cinta memang bikin orang aneh ya Bun,, "sambil mrngambil minum di kulkas.

__ADS_1


"Ya begitulah,, Abang sih belum rasain yang namanya jatuh cinta,, Abang ngga laku apa kok belum punya cewe,, "


"Abang belum mikirin,,soalnya Abang pengin cari istri yang kaya Bunda, dan itu belum ketemu,, "


"Kok kaya Bunda,udah tua dong,, "


"Bukan gitu Bun,,maksudnya yang kaya Bunda itu orangnya baik, penyayang dan lemah lembut, juga ngga pernah marah,, "sambil memeluk dari belakang.


"Makasih ya Bun untuk semuanya,Bunda yang telah menyayangi Abang seperti anak sendiri,,"


"Abang ngomong apa sih,, Abang itu adalah anak Bunda yang paling ganteng sendiri dan paling baik, jadi ngga boleh ngomong gitu lagi yah,, "sambil mengusap krpala Abang Kiki.


"Bunda tau ngga cinta pertama Abang siapa,, "Bunda pun menggeleng.


"Cinta pertama Abang itu ya Bunda,,"


"Eeehhh,, enak aja yah, itu istri Ayah jangan sembarangan yah Abang,, main bilang cinta pertama Abang lagi,, ngga ada yah,, "Ayah Ali rupanya sudah pulang, dan saat melihat Bang Kiki bicara cinta pertama Bunda Nana langsung di tarik dan di peluknya. sedang Bunda hanya geleng gelemg kepala melihat tingkah Ayah dan Anaknya.


"Bun Vian kenapa tidur di sofa, kenapa ngga suruh tidur di kamar Abang,,? "tanya Ayah.


"Katanya nunggu Abang pulang dulu, kata Vian ngga enak masuk kamar orang, tapi orangnya ngga ada,, "


"Oh,, bagus juga sih pemikiranya,, "


"Gimana Adek setelah Vian datang Bun,, "


"Langsung makanya banyak Yah, dan sudah ceria lagi,, "


"Anak perawan Ayah lebay banget sih, ,, "kata Bang Kiki.


"Ya namanya jatuh cinta itu memang kadang memusingkan,, "jawab ayah.


**Jangan lupa like, komen dan. votenya trimakasih..


Habis ini baca cerita baruku yah,MENIKAH DENGAN GIGOLO MAMAH**.

__ADS_1


__ADS_2