
Aku melihatnya yang sedang memasak bersama Ibuku. Wajah cantiknya semakin terpancar saat dia tertawa.Aku mendengarkan mereka mengobrol di balik pintu. Aku tidak ingin dia melihatku yang sedang memperhatikanya.
Aku langsung sadar setelah ingatan tentang setatus dia adalah istri dari sahabatku. lalu Aku memutuskan untuk pergi dari tempat persembunyianku untuk melihatnya.
Aku duduk di teras rumah sambil menikmati udara sore, sambil memainkan hpku.sekitar 30 menit ada mobil yang berhenti di depan rumahku, dan ternyata Anton yang sudah datang.
"Gimana,, susah ngga mencari rumahku,? "tanyaku.
"Ngga kok,, sekarang mah gampang,kan ada ini, "sambil memperlihatkan hpnya padaku.
Kita berdua pun langsung masuk,dan Aku memanggil Ibu dan Nana kalau Anton udah datang.
"Bu,, ini kenalin Anton suaminya Nana, "kataku pada Ibu.
"Oh iya,, sore nak Anton, "
"Sore Bu, "sambil Anton mendekat pada Ibuku lalu mencium tangan Ibuku.
"Mas,,, macet ngga,"sambil mencium tangan Anton.
"Ngga macet macet banget sih Yang, "jawab Anton. Lalu Ibuku mengajak kita untuk makan.
"Yuk semuanya,, Kita langsung makan aja ,Ibu dan Nana sudah masak untuk kita makan malam lohh, "sambil mengajak kita semua menuju meja makan.
Saat kita akan jalan menuju meja makan, tiba tiba Kiki mengagetkan kita yang sedang berjalan.
__ADS_1
"Tanteee,,,, Kiki jangan di tinggal, "teriaknya sambil berlari menuju Nana.
"Eh,, Sayang dah bangun, "sambil Nana menggendong Kiki .
"Kiki sayang,, ayo sama Ayah aja, tante keberatan itu, Kiki kan udah besar masa di gendong, "kataku. Anaku hanya menggeleng dan bilang ngga mau.
"Ngga papa Mas,, biar Nana gendong, "
Kita semua langsung menuju meja makan, dan Kiki ngga mau jauh jauh dari Nana, sampai duduk pun mintanya di dekat Nana.
Aku melihat Nana yang dengan lemasnya melayani Anton, dengan mengambilkan nasi, serta lauhnya, Aku hanya bisa melihat tanpa bisa memintanya untuk meladeniku mengambil makan.untuk anaku pun sama, di ambilkan makan oleh Nana dan juga di suapinya. sedang Anton sesekali menyuapi Nana untuk makan. lagi lagi Aku hanya melihat pandangan yang membuatku merasa iri.
Selesai makan kita duduk di sofa sambil mengobrol, dan sesekali Kiki membuat tingkah yang membuat kita tertawa.
Karena hari makin malam, Anton dan Nana pun berpamitan untuk pulang, tapi Kiki nangis karena tidak mau di tinggal oleh Mana.kita semua membujuknya untuk tidak menangis dan membolehkan Nana pulang. ahirnya Kiki mengizinkan Nana pulang setelah Nana berjanji akan mengajaknya jalan jalan lain waktu.
"Ngga baik Al, mengagumi istri orang, apalagi istri sahabat sendiri, "kata Ibu saat Aku duduk di sofa.
"Ibu ngomng apa sih Bu,, Al ngga mungkin lah kaya gitu, "kataku.
"Ibu bisa bedakan dari cara kamu menatap Nana Al, kamu tuh dari tatapanya aja sudah terlihat kalau kamu menyukainya, apa lagi Nana dengan anakmu sangat lengket,"kata Ibu yang langsung berdiri dari duduknya dan berjalan menuju kamarnya.
Aku langsung memijit kepalaku yang merasa pusing,Lalu Aku pun bangun dari sofa menuju kamar anaku, dan setelah masuk kamar anaku Aku pun memeluk anaku yang tertidur.dan Aku ahirnya tidur bersama anaku.
.
__ADS_1
.
.
Di Dalam Mobil
"Cape,,, hemm,,? "tanya Suamiku saat kita di dalam mobil.
"Ngga,, malah seneng. Makasih ya Mas udah izinin Nana ketemu Kiki, "sambil Aku menyandarkan kepalaku di pundak Suamiku.
"Iya Sayang, asal Sayangnya Mas seneng, Mas juga ikut seneng, "sambil mencum rambutku.
"Tadi Kiki kamu janjiin apa Sayang,sampai dia mau kamu tinggal pulang, "kata Suamiku lagi.
"Maaf ya Mas, Nana ngga izin dulu sama Mas. Nana janjiin minggu depan mau mengajaknya ke taman ria, bareng Nana juga Mas,"jawabku sambil menegakan duduku.
"Oh gitu,,Mas sih ok aja, "Aku langsung tersenyum dan memeluk lenangan suamiku.
"Mas,, Nana mau beli martabak telor dulu yah, "
"Mau yang tempat langganan apa di mana Sayang, ?"
"Tempat langganan aja ya Mas, "lalu suamiku menjawab Ok.
Suamiku pun berhenti di langganan kita suka beli martabak. Aku di suruh menunggu di mobil, dan tidak boleh keluar. Aku hanya menuruti kemauan Suamiku. setelah menunggu setengah jam, ahirnya Suamiku masuk mobil dengan membawa martabak kesukaanku. kita pun langsung pulang menuju rumah.
__ADS_1
Treimakasih buat kaka kaka yang masih suka dengan ceritaku, jangan lupa untuk like, vote dan komenya ya kak..