Aku Bukan Pebinor

Aku Bukan Pebinor
Ulah Nana Di Malam Hari


__ADS_3

Saat Aku tidur kok merasakan keanehan, karena Tom seperti ada yang memainkanya, apa Aku mimpi yah kok rasanya nikmat banget. dari mulutku sampai mengeluarkan suara ******* karena ke enakan.


Aku pun membuka mataku karena Aku takut Tom akan melakukan tembakan di kasur karena Aku mimpi, tapi saat Aku membuka mataku betapa kagetnya, karena ternyata Aku tidak mimpi, rupanya Nana sedang memainkan Tom dengan tangan juga mulutnya, aduhhh,, ini istriku kenapa semenjak hamil jadi aneh gini sih,, Aku sih enak enak aja tapi kalau ada apa apa sama kandunganya kan Aku juga yang repot.


"Bun,,, Bunda sedang apa,,? "sambil mengusap wajah dan mataku.


"Kok Mas bangun sih,,, Nana sedang mainan dengan Tom Mas,, "Aku hanya geleng geleng kepala.


"Gimana Mas ngga bangun,, orang Tom nya di mainin ya pastinya Mas kerasa Bun,, "


"Maaf ya Mas,,, soalnya Nana tadi pas bangun mau pipis tidak sengaja pegang Tom yang keras, jadi Nana buka aja celana Mas, dan mau lihat Tom dan benar aja Tom dah bangun,, jadi Nana pengin mainin,, "sambil tangan Nana masih memegang Tom.


"Asal Bunda tau yah,, Tom itu memang kalau pagi itu selalu bangun,, trus sekarang gimana nasib Tom Bun,, Mas udah ngga tahan nih Tom jadi pengin,"sambil Aku merasakan enak tapi bingung.


"Ya udah Nana bantu keluarin kaya gini,,, "


"Mas ngga mau,ngga enak,, "


"Trus gimana,, kata Dokter kan kita ngga boleh berhubungan dulu,,, "


"Ini kan salah Bunda,, kenapa mainin Tom,,, "


"Iya Nana salah,, jadi sekarang maunya Mas gimana,,, ?"


"Bunda sinih tiduran,, "sambil Aku tepuk kasur agar Nana tiduran.


"Tapi Mas,, kata Dokter kann,, "

__ADS_1


"Udah,, Bunda tenang aja, Mas ngga akan masukan Tom,, "kataku sambil membuka baju Nana. untung baju tidurnya yang pake atasan dan bawahan jadi saat Aku buka bajunya Nana masih ada celana.


Setelah baju Aku lepaskan, lalu pembungkus gunung kembarnya pun Aku lepaskan, Nana hanya diam dan menurut, setelah bagian atas sudah terlepas semua sekarang Aku memposisikan Tom di tengah tengah gunung kembarnya.


"Bunda tekan seperti ini yah,, Mas yang akan gerakan,, "Nana pun mengikuti arahanku.


Setelah Tom di tekan dengan gunung kembarnya Nana rasanya enak juga, mungkin karena gunung Nana sekarang tuh makin besar dan kencang membuatku suka sekali memainkanya.


Aku gerakan maju mundur, dengan gerakan sedikit lambat, karena Aku ingin merasakan sensasi lain,, Nana hanya diam dan melihat ke arahku, Aku pun tersenyum karena Nana melihatku.


"Enak Bunn,,, Tom udah mau keluar deh Bun,, coba bunda buka mulut trus lidahnya keluarin,, "Nana pun menurut lagi.


Karena Aku suruh lidah Nana di keluarin, jadi saat Aku dorong ke depan ujung kepala Tom terjilat oleh lidah Nana,, rasanye enakk..


Karena takut Nana pegal untuk menekan gunung kembar, sekarang Nana aku suruh Duduk, setelah duduk Aku arahkan Tom ke Mulut Nana.


"Buka Bun mulutnya,, "


"Muatt,,, di coba dulu makanya, ayo buka,, "lalu Nana pun membuka mulutnya.


Aku memasukanya secara pelan dan hanya masuk setengahnya saja, Aku tidak mau memaksa Nana.


Aku gerakan keluar masuk, lidah Nana di dalam sambil memainkanya, sihingga Aku merasa geli tapi enak.


"Bun,,, Tom mau keluar,, aahhh,, aahhh,,, aaahh,, ayo Bun enakkkk,,,,, "sambil gerakanku sedikit cepat, dan ahirnya Tom melakukan tembakann,,,


Aaaaahhhhh,,,,, oooooohhhh......

__ADS_1


Rupanya Tom melakukan tembakan di mulut Nana, setelah banyaknya Tom melakukan tembakan Nana melepaskanya dan langsung berlari ke kamar mandi.


Aku pun lemas dan tiduran di kasur, Aku juga sambil melihat jam, dan ternyata masih jam 3 pagi,, ya Tuhann kirain sudah jam 5an.


"Mas ih,,, kenapa di keluarin di mulut Nana sih, untung Nana ngga muntah, "sambil memakai bajunya tapi tanpa pembungkusnya.


"Hehee,,, soalnya enak Bun,, "


"Iihhh,,, nyebelin, "sambil memukulku dengan bantal.


"Udah sonoh Tomnya di bersiin dulu sih Mas,"kata Nana sambil naik ke kasur.


"Ngga usah,, Mas udah lap pakai tisu,, tuh tisunya, "sambil Aku tunjuk tisu yang brantakan di bawah.dan Tom Aku menutupinya dengan selimut.


"Sekarang kita tidur lagi aja yuk Bun,, Mas masih ngantuk,, "sambil kutarik badan Nana agar mendekat. dan kita pun saling peluk.


Sudah sekitar 15 menit Aku belum tidur juga, sedang Nana sudah pulas tidurnya. Lalu Aku naikan baju Nana ke atas, karena Nana tidak menggunakan pembungus gunungnya jadi makin mudah.


Setelah dua gunung terlihat jelas di depan wajahku, Aku langsung melahapnya, Aku menyedotnya seperti bayi, dan yang satu Aku genggam dengan tanganku.


Ujung daging kecil yang ada di gunung kembar Nana sangat pas besarnya untuk ku sedot, sambil ku mainkan, Nana hanya bergerak sebentar karena mungkin merasa enak, dan lama kelamaan Aku pun tertidur dengan mulut yang masih menyedot.


Saat pagi Aku di bangunkan Nana, katanya sudah siang.sepertinya Aku tidur sebentar banget tau tau dah siang aja, saat Aku lihat jam rupanya sudah jam 6 lewat 15 menit, Aku langsung bangun dan menuju ke kamar mandi untuk mandi, sedang Nana dia sedang menyisir rambutnya.


"Bun,, Kiki sudah bangun,, ?"tanyaku saat keluar dari kamar mandi.


"Udah dong,, Kiki dah duduk di meja makan, "kata Nana sambil membantuku mengancingkan baju.

__ADS_1


Aku memandang wajah Nana yang sekarang pioinya tambah cabi, tapi tidak mengurangi kecantikanya, setelah Nana selesai mengancingi bajuku, Nana memberikan celana panjangnya padaku. Setelah Aku rapi, kita berdua keluar dari kamar menuju meja makan untuk sarapan.


Jangan lupa untuk like, komen dan votenya ya kak,, trimakasih...


__ADS_2