Aku Bukan Pebinor

Aku Bukan Pebinor
Mamah Abang Menyadari Kesalahan


__ADS_3

Pagi harinya Ana dan Vian pulang ke apartemen untuk membereskan baju Ana yang ada di sana. karena pulang ke jogjanya sore hari, jadi masih ada waktu buat Ana membereskan pakaianya.


Abang berangkat kerja, tapi Abang akan izin kerja setengah hari saja, karena akan mengantar Ayah dan Bunda juga Ana ke Bandara.


Ayah dan Bunda sedang merapikan baju baju mereka dan di masukanya ke koper. sedang Ayu menonton tv sambil nyemil biskut.


Lalu terdengar suara ketukan pintu, Ayu lalu membukanya dan ternyata Mamahnya Abang.


"Eh Mamah, ayo masuk,, "kata Ayu.


"Iya,, Ayu sedang apa,,?ini Mamah bawakan rujak buah buat Ayu, "


"Makasih ya Mah, Ayu Sedang nonton tv, "sambil mereka masuk.


"Ayah mertuamu udah pulang ke jogja belum Yu,, "


"Belum Mah,, nanti sore baru pulang ke jogjanya, sekarang Ayah sama Bunda sedang merapikan barang barangnya,, "


"Oh gitu,,, biar Mamah ambil piring yah, Ayu duduk aja,,"


"Ngga usah Mah, Ayu aja yang ambil, "


"Ngga papa duduk lah, ini Mamah juga bawa kue buat Ayahmu sama Bundamu juga, Mamah akan siapkan,, tunggu yah,, "Mamah masuk ke dapur, sedang Ayu duduk lagi.


"Siapa yang datang Yu,,? "tanya Ayah.


"Mamah Yah yang datang,, "


"Oh,, mana dia,, langsung pulang apa,,? "sambil berjalan ke dapur karena Ayah mau ambil minum.


"Lagi di da,," belum sempat Ayu selesai bicara, Ayah sudah masuk ke dapur.


"Eh Mas,, mau ambil apa,,? "Ayah kaget melihat Mamah Abang ada di dapur, tapi pura pura biasa aja.


"Oh ini mau ambil minum,, "sambil mengambil gelas. saat Ayah mau keluar Mamah memanggilnya.


"Mas,, ini Aku bawa kue kesukaanmu, bawalah dan makan bareng istrimu,, "


"Kenapa repot repot gitu sih,"

__ADS_1


"Ngga repot kok Mas,, kamu kan mau pulang, jadi sengaja Aku belikan,siapa tau kamu mau,itu kan kue kesukaan kamu,, "


"Iya makasih,, "sambil mengambil piring berisi kue dan mau di bawa ke kamar uuntuk di makan bersama Bunda.


Sampai di kamar Ayah meletakan piring isi kue di meja, Bunda yang melihat langsung bertanya.


"Kue dari mana Yah, kayanya kita ngga ada kue deh,, ?"sambil mengambil satu potong.


"Mamahnya Abang yang bawa,, "Bunda langsung melepehkan kue yang ada di mulutnya.


"Kenapa kok di lepehin,,? "


"Takut ada peletnya, "lalu Bunda minum dan meletakan sisa kuenya yang ada di tangan.


"Ngomong apa sih Bun, mana ada jaman sekarang pelet,, "


"Eh siapa tau,, entar Bunda makan ini langsung bisa luluh untuk ngizinin Ayah nikah lagi sama dia, ngga yah,, "Ayah hanya tersenyum mendengarnya.


"Ayah kok malah tersenyum, Ayah ngarep seperti itu yah,, "


"Ngga lah Bun,, Ayah tersenyum karena denger bunda ngomong gitu, Ayah jadi seneng berarti Bunda cinta banget sama Ayah,, "sambil alisnya naik turun.


"Ih GR,, ya lagian mana ada wanita yang mau di madu, awas yah Ayah macam macam, lihat aja kalau berani, Bunda potong itunya Ayah,, "sambil menujuk ke Tom.


"Ngga usah keluar, tetap di kamar, Ayah rapiin itu bajunya,, "


"Bunda mau kemana,,? "


"Bunda mau keluar, Bunda mau jaga jaga, takutnya Mamah Abang macam macam, "Ayah hanya geleng geleng kepala, Sedang Bunda langsung keluar.


Bunda lalu keluar dari kamar, dan melihat Ayu dan Mamah Abang sedang duduk di sofa sambil makan rujak buah.


"Wah sepertinya enak,,? "kata Bunda yang melihat rujak buah. dan ikut duduk di sofa dekat Ayu.


"Iya Bun,, ini enak banget, Bunda mau,, "


"Ngga ah cuman segitu, takut Ayu kurang nanti,, "


"Aku bawa satu lagi tuh di dapur, kamu mau, kalau mau makan aja,, "

__ADS_1


"Ngga ah makasih,, "jawab Bunda.


"Kamu nanti sore mau balik ke jogja, ?"


"Iya,, kenapa,, ngga pengin ikut kan kamu,? "


"Kalau kamu ajak Aku mau ,"


"Tapi sayangnya Aku ngga mau ajak,"


"Tadi nanyain sekarang ngga mau ngajak, aneh banget sih kamu tuh,, "


"Kamu boleh datang ke jogja tapi harus sama Abang dan Ayu, kalau kamu sendiri ngga boleh ,,"


"Kenapa emangnya,, kamu takut kalau Mas Ali kembali sama Aku,, "


"Ngga,, Aku risih aja kalau kamu datangnya cuman sendiri,, "


"Alahh,, bilang aja kamu takut kalau Mas Ali suka sama Aku lagi,, "


"Aku ngga takut, karena Mas Ali sudah cinta mati sama Aku, Mas Ali ngga bakalan bisa hidup tanpa ku, jadi kamu ngga usah berfikiran kalau Mas Ali akan kembali denganmu, karena itu hanya mimpi buat mu,, "


"Mah,, Bun,, udah yah,, Ayu takut kalian jadi berantem,, Mas Kiki bentar lagi pulang, takutnya dia dengar, pasti nanti Mas Kiki sedih, karena kalian berdua itu adalah ibunya semua, dan Mas Kiki ngga ada bedain kainan,, jadi udah yah,, "


"Iya,,, "jawab Bunda dan Mamah barengan.


"Na,, Aku tuh udah ngga mau nikah lagi, jadi tenang aja Aku ngga bakalan rebut Mas Ali dari kamu, kamu tenang aja,, "


"Bagus lah kalau gitu,, "


"Sayang,, bikinin kopi dong,,, "teriak Ayah yang berdiri di pintu.


"Iya tunggu bentar,, "jawab Bunda, lalu Bunda pun membuatkan kopi di dapur .


Setelah Bunda pergi, Mamah mengobrol dengan Ayu .


"Mamah sekarang sadar kok, memang dulu Mamah yang salah ninggalin Mas Ali dengan kiki,dan dulu Nana lah yang menemani mereka ,jadi kalau Mamah mau ngambil mereka lagi rasanya itu sangat salah dan pasti Mas Ali pun tidak mungkin mau kembali sama Mamah, Nana adalah wanita yang pantas untuk mendampingi Mas Ali dan semoga mereka selalu bahagia sampai tua, biarlah Mamah sekarang menikmati masa tua Mamah hanya dengan kalian, Mamah ngga ada pendamping juga ngga papa asal ada kalian Mamah sudah bahagia,, "sambil tersenyum.


Bunda yang akan membawa kopi ke kamar, tidak sengaja mendengar omongan Mamah dan hanya tersenyum penuh kelegaan, dan Bunda juga berucap sukur juga mendoakan semoga Mamah Abang bahagia di hari tuanya juga.

__ADS_1


Siang Hari Ana datang bersama Vian, lalu Vian dan Ayah menata koper di mobil, Abang juga sudah pulang. sebelum pergi ke bandara mereka makan siang bersama, tadi Bunda dan Mamah yang memasak. semuanya makan sambil mengobrol dengan rasa bahagia.


Jangan lupa like, komen dan votenya, trimakasih..


__ADS_2