
"Gila kamu yah Ri,, gak mau Aku kalau syaratnya seperti itu,, "kataku sedikit emosi.
"Jangan bilang ngga mau dulu kamu Al,,fikirkan saja dulu, lagian kamu ngga rugi apa apa kan,, justru mendapatkan ke nikmatan,,"
"Tapi itu sama aja Aku menjual diriku,,sudah malam Aku pulang dulu, "sambil bangun dari duduku.
"Iya baiklah,, kamu pikirkan baik baik aja dulu,, dan kalau kamu mau, tinggal telfon aja padaku, dan uang akan Aku trfer langsung ke rekeningmu,, "tanpa menjawab Aku langsung pergi.
"Gila bener tuh Tari,,,bikin persyaratan kok kaya gitu, emang Aku pria apaan,, mana mungkin Aku mau berhubungan badan kalau tidak ada rasa cinta, Tom pasti ngga mau bangun juga lah,, lagian Aku dah cinta mati sama Nana,, ngga mungkin Aku akan menghianatinya demi uang, biar jatuh miskin pun Aku tidak apa apa asal Nana tetap bersamaku. lagi pusing gini bukanya bantuin malah bikin makin pesing aja.tinggal 2 hari lagi mau cari kemana uang sebanyak itu,, brengsek emang si Anton gara gara ide gilanya dia,malah sekarang Aku makin tersiksa begini,, "kataku mengumpat saat di dalam mobil mau pulang.
Sampai di rumah sudah pukul 9 malam, dan rumah pun sudah sepi, mungkin Nana dan dede sudah tidur ini mah.
Aku masuk kamar dan melihat dua wanita paling Aku cintai sudah terlelap, Aku duduk di sofa sambil melihat ke arah mereka berdua, rasanya Aku takan sanggup untuk kehilangan mereka berdua.
Aku duduk sambil mencari cara untuk mendapatkan uang 1M itu. Lalu Aku pun berfikir untuk menjual rumah ini, tapi jual rumah pasti lama, dan kalau jual mobil, mobil ngga mungkin itu paling laku berapa juta aja, kalau Aku minta bantuan Ibu, takutnya Ibu malah tau tentang masalah pernikahan ini nantinya jadi masalah lagi. Aku mengusap wajahku dengan tangan, dan membuang nafasku dengan kasar. rasanya sungguh bikin kepalaku mau pecah.
"Mas sudah pulang,, "tiba tiba Nana sudah bangun lalu duduk di kasur sambil mengikat rambutnya.
"Iya,,, kalau Bunda masih mengantuk tidur aja lagi,, , "sambil Aku mendekati Nana.
__ADS_1
"Nana udah tidur dari jam tujuh kok Mas,, Mas udah makan belom,? "Aku hanya menggelengkan kepala lalu memeluk Nana dengan kencangnya.
"Mas ngga mau Bunda dan dede pergi, Mas sayang kalian,, "kataku.dengan masih memeluk Nana.
"Bunda sama dede ngga akan pergi dari sini, Bunda dan dede akan selalu bersama Ayah,, pasti ada jalan keluarnya kita harus banyak berdoa dan minta pada Tuhan untuk masalah yang sedang kita hadapi Yah,, "kata Nana, air mataku pun menetes tanpa ku sadari. dan Aku langsung mengusapnya.
"Kita makan yu Mas,, Nana panasin dulu makananya yah,, sekarang Mas bersih bersih dulu, "sambil melepas pelukanku, dan Aku pun mengangguk.
Nana keluar dari kamar, sedang sedang Aku masuk kamar mandi, selesai ganti baju Aku sempatkan mencium dede Alana dulu yang sedang tertidur di kasur. setelah itu keluar untuk menuju dapur.
"Ayo Mas kita makan,, "Aku pun duduk dan Nana menyiapkan makan untuku.
"Jangan Mas,, kita cari cara lain dulu,, "
"Mas sudah menelfon semua temen Mas untuk menawarkan gambar, tapi tidak ada satupun yang membutuhkan,, "samb Aku menyendok makan ke mulutku, makan pun rasanya hambar.
"Sabar ya Mas,, masih dua hari lagi siapa tau besok kita dapat jalan dan rezeki kan,, "Aku mengangguk lemah.
Selesai Makan Aku menemani Nana yang sedang cuci piring, dan Aku sambil berfikir. hpku berbunyi tanda panggilan masuk, saat ku lihat rupanya dari Tari.
__ADS_1
"Gimana tawaranku Al,hanya sehari kok, Aku menginginkanmu, setelah itu kita tidak ada urusan lagi, uang pun akan langsung Aku trfer, "
"Maaf Ri,, Aku ngga bisa,Aku sangat mencintai istriku, dan tidak akan menghianati cinta dan kepercayaanya, dan Aku bukan laki laki murahan yang bisa di bayar hanya untuk memuaskan napsu,,"
Setelah Aku membalas pesan Tari,Aku langsung mendekat pada Nana dan memeluknya dari belakang.rasanya memeluk tubuh Nana membuat fikiranku sedikit tenang.
NANA
Selesai membuat sarapan Aku masuk kamar untuk membangunkan Suamiku,saat Aku mendekat ke Suamiku hpnya berbunyi, dan karena di atas meja Aku pun melihat nama yang menelfon. dan nama yang tertera di layar hp Suamiku adalah Tari.
Ada urusan apa lagi sih dia bersama Mas Al,, dalam hatiku mengumpat. Aku hanya membiarkanya saja, karena Aku tidak suka Tari menelfon Mas Al jadi Aku tidak membangunkan Mas Al. Lalu tidak begitu lama ada notif pesan, Aku yang penasaran pun langsung mengambil hp Mas Al, karena sandi hp Mas Al Aku tau jadi Aku bisa membukanya, dan saat Aku baca pesan Tari, rasanya hatiku hancur,, Lalu Aku membaca semua percakapan Tari dengan Mas Al dari atas samapi bawah.
Tiba tiba Air mataku mengalir begitu saja.ya Tuhan ampunilah dosa ku dan berilah jalan keluar untuk masalah yang sedang ku hadapi bersama suamiku, kita hanya ingin hidup bersama mengarungi rumah tangga yang bahagia. dalam hatiku sambil menahan sesak. Lalu Aku pun keluar dari kamar sambil membawa hpku.
"Hallo Mas Anton,, Nana ingin bertemu,, "
"........."
"Iya ,,Nana akan datang bersama Alana, Mas Anton tunggu di rumah aja,, "
__ADS_1
Jangan lupa untuk like, komen dan votenya ya kak,, trimakasih....