Aku Bukan Pebinor

Aku Bukan Pebinor
Kekesalan Anton


__ADS_3

Setelah kita saling memaafkan, Aku memeluk Nana, dan Aku cium keningnya, rasanya Aku makin sayang padanya, makin ke sini Aku justru makin takut, takut waktu cepat berlalu dan Nana pergi meninggalkanku.


Aku tak ingin egois karena mementingkan perasaanku saja, Aku hanya di minta untuk memberinya keturunan dan menjaganya, Aku tidak boleh menyakiti perasaan dua orang yang saling cinta, tapi biarlah saat ini Aku menikmatinya peran sebagai Suami yang benar benar mencintai Istrinya.


Masalah besok atau nati, kita tidak tau akan terjadi apa, sekarang Aku hanya menjalankan hari ini yang selalu bersamanya. Aku akan selalu menikmatinya agar Aku bisa merasakan kebahagiaan mempunyai keluarga utuh untuk Anaku.


Bahkan sejak pertama melihatnya pun Aku sudah merasakan simpatik. Apa lagi sekarang Aku bersamanya, ya walau dengan perjanjian Aku harus mengembalikanya, Seperti bara aja yah...


"Kita langsung ke rumah mu kan Bun,,,? "kataku setelah melepas pelukan.


"Iya Mas,, biar ngga kesiangan, "jawabnya. Aku pun langsung memakai bajubyang sudah Nana siapkan.


Setelah kita siap, Kita langsung masuk mobil, dan Aku mejalankan mobil langsung menuju rumah Nana.


"Mas mapir ke minimarket dulu yah, Nana mau beli cemilan buat di sana, biar nanti Kiki ngga bosen, "


"Iya,,, "lalu Aku menjalankan mobilnya secara pelan.setelah melihat mini market Aku langsung berhenti.


Nana yang turun sendiri, Aku dan Kiki menunggu di mobil, tadi Nana Aku beri uang dua lembar warna merah, tadinya Nana menolak, lalu Aku paksa karena ini adalah kewajibanku. ahirnya Nana pun mengambilnya hanya satu,katanya itu cukup.


Setelah menunggu 20 menit, Nana keluar dengan membawa kantong kresek cukup besar. Dan setelah masuk mobil, Aku menjalnkanya langsung.


Sesampainya di rumah Nana, kita semua pun turun dan Nana menyuruh kita masuk.


"Mas sama Kiki nonton tv aja ya ,,Nana mau nyapu sama ngepel,"sambil menyalakan tv.Sedang Kiki sudah duduk di sofa dengan di sampingnya kantong kresek yang dari minimarket.


"Mas bantuin Bunda aja biar cepat yah,, "kataku.


"Ngga usah Mas,, Mas duduk aja, Nana sendirian juga cepet kok,,, nanti mlah Mas berkringat lagi"katanya, tapi Aku tetap memaksa.


"Ngga papa, udah Ayok, Bunda yang sapu biar Mas yang pel, "kataku sambil mendorong Nana untuk menyiapkan alatnya.


Sekitar satu jam setengah ahirnya kita selesai, dan jam pun sudah menujukan pukul setengah dua belas.


"Bun nanti kita makan di luar aja yah,"saat kita sedang duduk di sofa setelah semuanya selesai.

__ADS_1


"Kenapa ngga di rumah aja sih Mas,, makan di luar boros loh, "katanya. Aku hanya tersenyum mendengarkan ucapanya itu.


"Bunda pasti cape kalau nanti sampai rumah harus masak.Udah ngga papa sekali sekali ini, "kataku.


"Di rumah Nasi masih banyak, mending kita beli lauknya aja ya Mas,,, "usulnya lagi.


"Ya udah kalau gitu, mau beli lauk apa hem,, ?"


"Kiki pengin makan siang pakai apa sayang,,,?"tanya Nana pada Kiki.


"Kiki terserah Bunda aja, yang penting jangan pedes, "


"Gimana kalau soto daging, Kiki mau,,,? "


"Iya Bun,, Kiki mau,,, "kata Kiki.


Ahirnya kita pun sepakat untuk beli Soto Daging, dan kita pun bersiap untuk pergi dari rumah Nana.


"Mas,, nanti di depan sebelah kiri ada penjual soto daging, kita bedi di situ aja yah, "kata Nana, saat kita sudah di dalam mobil mau pulang.


Setelah sampai tempat penjual soto, Aku menghetikan mobilku, dan Nana yang kuar dan membelinya, Aku memberinya uang tapi Nana menolaknya, katanya tadi ada sisa 30 rb dari kemalian belanja,Ya ampun Aku punya Istri yang sekarang kok pinter banget kalau suruh ngirit, sebenarnya sih ini bukan ngirit tapi pintar mengatur uang, hehee..


Aku dan Kiki menunggu di mobil sambil bermain game di hpku. Sekitar 10 menit ahirnya Nana datang dengan membawa 2 porsi soto di dalam plastik.


"Satu porsinya berapaan emangnya Bun,? "tanyaku sambil menjalankan mobil.


"Cuman 15 rb Mas,,, "


"Murah amas sih Bun,, "kataku.


"Iya Mas,,, makanya rame, "


Kita di dalam mobil sambil ngobrol dan becanda, karena Kiki yang selalu bisa membuat Aku dan Nana tertawa. hingga tak terasa kita sudah sampai rumah.


"Kiki sama Ayah dulu yah, Bunda mau nyiapain buat makan siang dulu, "kata Nana saat kita masuk ke dalam rumah.

__ADS_1


"Iya Bun,,, "jawab Kiki. Aku dan Kiki duduk di sofa sambil nonton tv dan Nana juga mengambilkan minum buat kita dulu.


Nana menyiapkan makan siang buat kita semua, dan setelah siap Aku dan Kiki di panggil makan.


"Bun,, Kiki suapin yah, Kiki dah ngantuk, jadi lemas,,,"


"Ya udah sinih Bunda suapin, "jawabnya.


Kita pun makan dengan tenang, rupanya Nana juga menggoreng kerupuk udang buat temen makan pakai Soto.


Setelah selesai makan, Nana menemani Kiki untuk tidur siang, sedang Aku masuk ke kamar dan mulai merancang gambar pesanan temanku.


Nana Masuk ke kamar, dan katanya Kiki sudah tidur, Nana mengganti bajunya mungkin agar nyaman untuk tidur.


"Mas Nana tidur siang dulu yah, "katanya saat keluar dari kamar mandi.


Aku membulatkan mataku saat melihat Nana keluar dari kamar mandi menggunakan celana pendek dan kaos tanpa lengan, gilaaa Tom ku sampai ikut reaksi.


Kaki yang mulus dan putih, membuatku langsung meletakan alat tulisku di atas meja, dan langsung ikut Nana tidur siang.


.


.


.


Anton


Pulang kerja badanku rasanya kurang enak, seperti masuk angin,kalau seperti ini Aku jadi ingan Istri. Setiap tak enak badan selalu di pijit dan dibikinkan minuman jahe. Tapi sekarang tidurpun Aku sendiri. Aku kadang berfikir apa keputusanku ini benar?


Malam makin larut, Aku pun tak bisa tidur, rasanya kangen dengan Istriku. Saat ku lihat jam sudah pukul 10 malam. Aku memutuskan menelfon Nana, karena Aku sangat merindukanya. Semoga saja Ali sudah tidur dan Nana yang belum tidur.


Aku menekan no telfon Nana, dan berdering. Tak berapa lama suara Nana terdengar. Aku sangat senang, Aku mengobrol cukup lama dan juga bilang Aku sedang tidak enak badan, saat sedang mengobrol tiba tiba Aku mendengar suara aneh dari mulut Nana, suara aneh itu sangat tidak asing di dengar, sepertinya Nana sedang bercinta, Tanpa bilang apa apa lagi Aku langsung mematikan sambungan telfon.Aku banting hpku ke atas kasur, Aku jambak rambutku dan air mataku mengalir dengan sendirinya. sakit yang kurasakan saat ini.


**Makasih untuk kaka kaka yang menyukai ceritaku.

__ADS_1


Jangan lupa untuk like, komen dan votenya ya kak**.


__ADS_2