
Selesai makan Aku mengajak Nana juga Anaku menuju mall, karena memang di rumah sudah tidak ada bahan masakan. Sepertinya Aku sangat beruntung menikahi Nana, dia wanita yang tidak neko neko, bisa mengatur belanjaan dan orangnya tidak suka menuntut.
Sebenarnya Aku juga risih mengajak Mamahnya Kiki untuk ikut, tapi biarin deh itung itung nanti saat di mall bisa jagain Kiki.
Sampai di Mall, Anaku meminta ke tempat bermain, ini nih kesempatan untuk ku buat Mamahnya Kiki yang untuk menkaganya, Fikirku. sedang Aku akan menemani Nana belanja.
Setelah Kiki dan Mamahnya di tempat permainan anak anak, Aku dan Nana langsung masuk ke supermaket.
"Biar Mas yang bawa trolinya, "kataku. dan Nana pun mengangguk.
Aku mengikuti Nana yang sedang memilih barang.
"Na,, beli buat yang di rumah butuhkan,biar cukup untuk satu minggu, ?"kataku. saat Aku melihat Nana yang sepertinya selalu berfikir, mungkin dia mau beli apa tida yah, fikirku.
"Iya Mas,, tapi kalau sayur sama ikan ikanan Nana beli di pasar aja yah, di sini kan beda harganya Mas, "tuh kan Nana berfikirnya untuk menghemat uang, Dia tau kalau Aku hanya mengandalkan gajih jadi harus ngirit.
"Udah belanja di sini aja yah, biar sekalian, kalau besok ingin ke pasar,beli yang sedang di butuhkan, apa yang sedang di inginkan saja, "jawabku.
"Tapi Mas,,, nanti jadi boros, "jawabnya sambil menundukan mukanya,pasti dia tak enak mengatakanya.
"Tenang aja,, Mas sekarang lagi ngerjain gambar kan, itu uangnya lumayan loh, bisa buat beli mobil baru, kelas menengah sih,, "kataku sambil tersenyum dan mengusap rambutnya.
Nana pun langsung mengangkat mukanya, Dan Aku langsung mengajaknya untuk lanjut belanja.
Aku menyuruhnya untuk mengambil daging, ikan, ayam juga telurnya. tidak lupa kesukaan Anaku kalau makan nasi goreng sukanya di kasih baso juga sosis, jadi Aku mengambil baso dan sosis sekalian banyak.
Setelah satu troli sudah penuh dengan belanjaan, Aku mengajak Nana untuk ke kasir. setelah semuanya kita bayar, Aku dan Nana langsung ke tempat kiki yang sedang bermain.
"Sayang udah sore, Kita pulang yuk, "kataku sambil mendekatinya.
"Iya yah,, "
"Mamah Kiki kemana,? "tanyaku.
"Mamah lagi ke toilet Yah, "
"Kiki Minum dulu sayang,, sinih, "Nana yang sudah membukakan botol air mineral.
"Iya Bunda,,, "
Setelah menunggu 10 menit, Mamah Kiki ahirnya muncul juga.
__ADS_1
"Kita mau pulang,, makasih atas waktunya untuk jagain Kiki, "kataku. Dan Kiki yang sepertinya sudah sangat ngatuk di gendong oleh Nana.
"Iya Mas,, apa Aku boleh main ke rumah kalau kangen sama Kiki,? "
"Ngga perlu datang ke rumah, kalau kamu kangen ingin bertemu telfon aja, biar nanti Aku antarkan, kamu yang atur tempatnya aja, "jawabku ,karena Aku ngga mau nanti takutnya akan ada fitnah.
"Iya,,, "jawab Mamah Kiki. Dan Aku langsung mendorong troli dan merangkul pundak Nana untuk jalan.
Nana menidurkan Kiki di bangku belakang, sedang Aku menaro belanjaan ke bagasi mobil.
"Mas Nana duduk belakang aja yah, takut Kiki jatuh kalau ngga ada yang jagain, "
"Iya,,, "jawabku. yang langsung masuk mobil. Dan kita pun langsung pulang.
Sesampainya di rumah Nana menggendong Kiki menuju kamarnya. Sedang Aku membawa blanjaan menuju dapur.
"Mas,, biar Nana aja yang beresin, Mas istirahat ajah sanah, "saat Nana masuk kedapur.
"Ngga papa,, Mas ngga cape kok, "jawabku yang sambil menata blanjaan di kulkas.
Kita berdua merapikan belanjaan bersama, jadi cepat selesainya.
"Mas mau minum apa biar Nana ambilkan, "setelah selesai.
Setelah Aku duduk di sofa, Nana datang membawa air dingin, dan setelah Aku meminumnya kita pun masuk kamar.
.
.
.
Aku masuk kamar mandi sambil bawa baju ganti, Lalu aku cuci muka dan ganti baju, karena bajunya kena kringat,jadi risih.
Saat Aku keluar dari kamar mandi, Mas Al sudah tidur di atas kasur, Lalu Aku pun naik ke kasur untuk ikut tidur siang, sebenarnya nanggung sih jamnya, tapi Aku bingung mau ngapain jadi mendingan ikut tidur aja.
Aku sudah merebahkan badan ku di kasur, rasanya badanku nyaman banget. mataku pun terpejam.Tiba tiba tangan Mas Al memeluku dari belakang dan wajahnya ada di tengkuk belakangku, Aku pun membiarkan Mas Al memeluku.
Sekitar jam 5 sore, Kiki mengetok pintu kamar ku dengan kencangnya. Aku langsung melepaskan tangan Mas Al yang sedang memeluku. Dan langsung membuka pintu.
"Bundaaaa,,, "sambil mengucek ucek matanya.
__ADS_1
"Iya Sayang,,, kenapa, "sambil ku gendong.
"Kiki mimpi Bunda sama Ayah pergi, dan Kiki di tinggal dan ngga di ajak, "
"Itu kan hanya mimpi, udah jangan sedih, kita bangunin Ayah aja yuk, biar bangun, "kataku sambil Aku bawa Kiki ke kasur.
Kiki membangunkan Ayahnya dengan menaiki badanya, sedang Aku langsung masuk ke kamar mandi untuk mandi sore.
Jam pun cepat berlalu. Sekarang kita bertiga sedang menonton Tv setelah selesai makan malam.
"Mas,, besok Nana mau minta izin untuk pulang kerumah sebentar, Nana cuman mau bersih bersih apa boleh Mas ,?"tanyaku Dan Mas Al langsung menatapku.
"Besok Mas temani, jangan pergi sendiri, "jawabnya.
"Tapi Mas,,, "Aku belum selesai menjawab Mas Al sudah memotongnya.
Cup,,,,,
"Ngga ada penolakan, kalau ngga mau di antar, Mas Ngga kasih izin, "sambil mengecup bibirku sekilas, dan Mas Al sambil mengancam, dan ahirnya Aku pun menganggukan kepala.
"Kiki,, sayang ini udah malam, Bunda temani tidur yuk, "ajaku dan Kiki pun mengangguk.
"Mas,, Nana mau temenin Kiki tidur dulu yah,, "sambil Aku gendong kiki menuju kamarnya.
"Iya,,, Mas tunggu di kamar yah, jangan lama lama, "Kata Mas Al sebelum Aku masuk kamar Kiki. Aku hanya mengangguk.
Sekitar setengah jam, Aku keluar dari kamar Kiki, setelah Aku matikan lampu dan hanya lampu tidur yang menyala.
Aku masuk kamar, dan di kamar Mas Al sepertinya sedang menggambar,Aku masuk kamar mandi untuk ganti baju tidur, Aku menggunakan daster tanpa lengan, dan panjangnya hanya selutut.
Keluar dari kamar mandi, Mas Al sudah Ada di atas kasur, dia tersenyum melihatku, Aku yang merasa malu hanya menundukan wajahku.
Mas Al menyuruhku untuk naik ke kasur, dengan rasa gugup dan malu, Aku bergerak sangat pelan, sampai Mas Al tersenyum melihat tingkahku.
Karena tidak sabar dengan gerakanku, Mas Al lalu menariku, sehingga Aku jatuh di atas tubuhnya.
"Kenapa hemm,,, Apa masih sakit,? "Aku hanya diam dan kita saling pandang.
Aduh,,, Aku harus gimana ini, pasti Mas Al mau minta lagi.
**Besok lagi ya Kak, jangan lupa untuk besok ada ke uwuan mas Al sama Nana,,,
__ADS_1
Jangan lupa like komen, dan votenya ya kak,,, trimakasih**..