
Setelah kejadian itu Abang tidak lagi meminta haknya karena takut Ayu yang masih ke sakitan.
Sudah dua hari ini Ayu dan Abang sudah mulai kerja kembali, teman kantor mereka belum tau kalau Ayu dan Abang sudah menikah. Abang dan Ayu sengaja belum memberi taukanya karena nanti saja kalau mau resepsi.
Teman temanya taunya kalau Abang dan Ayu pacaran, karena Ayu dan Abang selalu bareng saat datang ke kantor dan pulang kantor.
"Mas,, Ayu mau masak dulu yah buat makan malam,, "kata Ayu pada Abang, mereka baru sampai rumah karena habis kerja.
"Iya,, Mas mau ke kamar dulu,, "lalu Abang masuk kamar.
Sampai di kamar Abang menjatuhkan badanya di kasur, saat sedang memejamkan matanya, telfon Abang berbunyi tanda panggilan. Saat di lihat ternyata dari Ayah.
Ayah menanyakan kabar Abang dan Ayu, dan Ayah juga bertanya pada Abang, sudah bisa jebol gawang belum.
"Gimana Bang,, udah jebol belum gawangnya,,? "
"Jebol Gawang apaan yah,,? "Ayah terdengar suara buang nafas.
"I,, itu,, kamu dah melakukan praktek yang kaya di filem yang Ayah tunjukan belum,,? "
"Belum Yah,, "
"Loh kok bisa,, kenapa belum jebol, kamu belum praktekin,,? "
"Udah sempat sih Yah,, tapi kok punya Ayu keluar darah dan Ayu kesakitan sampai menangis, jadi Abang ngga tega untuk melakukanya lagi Yah,, "
"Ya Tuhan Abangg,, itu kamu ngga teruskan dan sampai sekarang kamu ngga melakukanya lagi,, "
__ADS_1
"Iya Yah belum,, "
"Aduh Bangg,, kenapa ngga di teruskan sih,, nih yah Ayah kasih tau,, jadi kalau pertama kalinya si perempuan berhubungan intim begitu pasti berdarah dan sakit, itu adalah tanda bahwa si perempuan itu masih pera*an,Harusnya Abang tetap lanjutkan karena setelah itu kamu masuk semuanya ,rasa sakit itu lama kelamaan hilang dan berubah jadi rasa nikmat,,,"
" Tapi Ayu kesakitan Yah,Abang ngga tega,, "
"Kamu harus bisa buat Istri kamu nyaman saat kamu memasukan milikmu itu, contohnya,, seperti saat Abang sedang memasukan milik Abang, Abang bisa berciuman dengan Istri Abang ,biar rasa sakitnya teralihkan dengan berciuman,,, "Abang pun menganggukan kepalanya walau Ayah ngga melihatnya.
"Abang udah ngerti kan,, percuma kalau punya istri tapi ngga bisa puasin kita dan cuman bikin kepala pusing,, Abang harus sering ajak Istri Abang nonton filem lagi, biar kalian ada getaran yang bisa membuat kalian terang*ang,,"
"Dan jangan lupa yah, perempuan itu suka sekali kalau kita romantis dan sering memujinya,, lakukan seperti Ayah ajarkan ok,, biar Abang juga merasa senang luar dalam,, "Abang hanya menjawab Iya.
Setelah telfon di matikan, Abang hanya bisa membuang nafasnya dengan kasar,"siapa coba yang ngga pengin begituan, sama istri sediri lagi, tapi Aku kok ngga tega yah lihat Ayu yang kesakitan gitu,,, "kata hati Abang.
Setelah itu Abang pun mandi ,agar fikiran dan badanya menjadi lebih segar .selesai mandi Abang keluar dari kamar langsung menuju dapur, di dapur Ayu sedang menata makanan yang sudah matang di atas meja.
"Masak apa,, hemmm. Baunya harum banget,? "sambil memeluk Ayu dari belakang.
"Suka,, "sambil mencium pipi Ayu sekilas. Ayu pun tersenyum malu karena Abang sekarang makin romantis.
"Mas mau makan dulu apa ngga,soalnya Ayu mau mandi dulu,, "
"Ya udah Kamu mandi dulu aja, Mas tungguin ,"kata Abang, Ayu pun langsung menuju kamar.
Selesai mandi Ayu melihat Abang yang sedang menonton tv.
"Ayo Mas kita makan,, "kata Ayu sambil berdiri di depan Abang yang sedang duduk.
__ADS_1
"Nanti dulu, tunggu bentar ini acaranya lagi seru,, "sambil menyuruh Ayu untuk duduk di panguanya. Ayu pun menurut.
Ayu duduk di pangkuan Abang dengan posiainya menghadap Abang dan kakinya melebar. Ayu pun memeluk Abang dengan kepalaya di letakan di pundak Abang.
Ayu rupanya jahil juga, Ayu sambil menciumi leher Abang, dan itu membuat Abang jadi tegang.
"Yu,,, jangan mancing mancing,, ini Mas bangun loh,, "kata Abang.
"Ayu diam kok, Ayu cuman mencium leher kan,, ngga ada yang lain,, "
"Iya,, tapi itu membuat Mas tegang , nih kamu merasaknya kan,, "sambil Abang menggerakan pinggul Ayu.
"Mas,, ihhh,, jangan di gituin,, "kata kata Ayu yang sedikit manja justru membuat Abang makin ber*gairah.
Lalu Abang bangun dari duduknya dengan posisi Ayu yang masih duduk di panguanya, dan Ayu jadi di gendongnya seperti anak koala.
"Mas,, turunin ah,, takut jatuh,, "
"Makanya kamu diam biar ngga jatuh,, "lalu Ayu pegangan di leher Abang dengan kencangnya.
Abang membawa Ayu ke kamar, dan. menjatuhkanya di kasur.
"Mas kamu mau ngapain,, kita mau makan loh,, "
"Makan bisa entar, tapi ini. mas yang sudah ngga tahan,, "sambil membuka kancing baju Ayu juga celananya, sampai ahirnya Ayu polos.
"Mas ngga akan gagal untuk malam ini,, dan nanti kalau sakit,, gigitlah punak Mas,, biar kita sama sama merasakan sakit,, "Ayu hanya menganghuk dan tersenyum.
__ADS_1
Ayu pun merasa bersalah dan berdosa, karena tidak bisa memberikan kepuasan pada Abang, makanya Ayu akan sepenuh hati melayani Abang malami ini, walau Ayu akan merasakan sakit, tapi Ayu akan menahan rasa sakit itu.
Besok pasti gol ini,, jadi jangan lupa untuk like komen dan votnya biar Aku semangat nulis buat besok,, Trimakasih..