
Aku sangat suka bermain dengan gunung kemar milik Nana, apalagi sekarang makin besar dan kencang, membuatku makin senang memainkanya, daging coklat kecilnya itu apa lagi Aku sangat suka memainkanya di mulutku, tapi sepertinya Nana sangat menyukainya kalau Aku memainkan gunung kembarnya, karena setiap Aku memainkanya dari mulut Nana keluar suara yang sangat membuatku makin ber*fsu.setelah puas dengan gunung kembarnya, ciumanku turun ke perutnya, perut yang putih dan sangat mulus juga tak ada lemak yang menumpuk membuatku sangat suka menciuminya.
Ciumanku terus turun ke bawah, dan sampai pada pusat inti dari Nana, Aku sangat suka dengan pusat inti milik Nana ini, sangat mungil tapi ada daging di atasnya yang membuatnya tidak lepek sehingga seperti kue apem yang empuk dan montok.
Aku usap dengan tanganku, dan ternyata sudah basah, memang menurutku Nana termasuk orang yang cepat terang*ang,karena dia memang cepat sekali mengeluarkan cairan dari intinya itu. lalu Aku pun tidak tinggal diam Aku buka kaki Nana agar Aku mudah untuk menikmati pusat inti Nana,,
"Masss,,,, uuhh,,, "suara Nana sudah terdengar merdu di telingaku saat lidahku bermain di pusat inti miliknya.
Saat lidahku Aku mainkan dengan gerakan keluar masuk,, Nana sepertinya makin klojotan, sampai ahirnya Nana berteriak sambil menekan kepalaku dan menjambak rambutku.
"Aaaahhhhh,,, oohhh Masss,,,, "Aku hanya diam sampai menunggu Nana tenang.
Setelah itu Nana langsung seperti tak ada tenaga, dengan memejamkan mata dan mengatur nafasnya yang masih memburu.
Aku membersihkan cairan yang keluar dari pusat inti Nana dengan lidahku, Aku menjilatinya tanpa rasa jijik, setelah bersih baru sekarang giliran Tom yang akan beraksi.
Aku menyuruh Nana untuk tengkurap, setelah Nana tengkurap Aku angkat pantatnya sedikit biar Tom bisa masuk dulu, karena Nana yang sudah tak ada tenaga hanya bisa mengikuti kemauanku dengan berlahan dan sambil ku bantu. saat Tom akan masuk seperti biasa pasti Nana selalu merintih kesakitan, sehingga Aku harus sangat pelan melakukanya. setelah Tom masuk semua uuh rasanya nikmat banget, Tom seperti di jepit oleh daging yang makin membuat ke enakan.
Aku pun melakukan dengan gerakan makin cepat membuat ku sangat nikmat, karena Tom sepertinya sudah ingin melakukan tembakan Aku suruh Nana untuk merangkak, tanpa Aku melepas kan Tom dari pusat inti Nana, ahirnya Aku bisa dengan hujaman hujaman yang sangat bertenaga Aku keluarkan, sampai Aku tak ingat kalau Nana sudah kelelahan, Tom dengan makin membesar melakukan tembakan dengan kencang dan sangat banyak sampai mengalir ke luar,sampai membasahi paha Nana.
"Maasssss,,,,,,,, "teriakan Nana.
"Bunnnn,,, ooooohhhhhhh,,, "teriakanku.
__ADS_1
Nana langsung ambruk di kasur,dengan posisi tengkurap,kalau Aku langsung ke kamar mandi karena takut ada yang menetes di kasur, karena sepertinya Tom menembakan laharnya sangat banyak.
Selesai Aku membersihkan badanku, Aku melihat Nana yang masih belum merubah posisinya, karena dia posisi tengkurap pasti ini mah banjir ke slimut, Lalu Aku bantu mengangkat badanya menuju kamar mandi untuk bersih bersih.
"Bunda diem aja, Mas mau bantuin bunda bersih bersih, tuh di bawah basah semua, "kataku dan Nana hanya diam saat Aku gendong.
Sampai kamar mandi, Nana Aku dudukan di kloset dan Aku bersihkan inti milik Nana dengan air hangat karena sekarang sudah malam takut dingin, setelah semua bersih, Nana Aku gendong lagi ke kamar, sampai kamar Aku dudukan di sofa, lalu Aku mengambil baju juga ****** ***** aja, Aku membantu memakaikanya, Nana hanya menurut saja mungkin benar benar lelah apa sudah ngantuk, Aku ngga tau deh...
Setelah Nana rapi Aku menuju ke kasur, Aku menarik slimut juga mengganti seprei karena basah terkena semprotan Tom. setelah selesai Nana Aku suruh ke kasur untuk tidur.
"Mas mau ke mana,,? "tanya Nana saat Aku akan keluar kamar membawa slimut juga seprei yang kotor, Aku mau bawa ke tempat pencucian.
"Mau taro ini di belakang, Bunda butuh sesuatu,,? "Nana yang sudah merebahkan di kasur.
"Ya udah nanati Mas ambilkan, "Aku pun langsung keluar dan menaro slimut ke belakang, setelah itu Aku ke dapur untuk mengambil minum untuk Nana.
"Bun minum dulu,nih,,,,"sambil ku usap tanganya suruh bangun, Nana pun bangun dan mengambil gelas di tanganku lalu di minumnya sampai habis.
Setelah itu Aku dan Nana pun tidur dengan saling berpelukan.
.
.
__ADS_1
.
Aku terbangun karena mendengar alarm yang berbunyi, saat akan bangun tubuhku rasanya sangat lemas dan tak bertenaga, tumben biasanya ngga sampai lemas seperti ini kalau Aku dan Mas Al habis bercinta, ini rasanya badanku ngga bertulang.
"Mass,,,,, tolong matikam alaram, "kataku sambil Aku goyangkan tangan Mas Al yang memeluku.
"Heemmm iya,,, "Mas Al pun mematikanya.
"Mass,,, Nana kok lemas banget yah badanya, Nana ngga bisa bangunnn,,, "kataku sambil wajahku Aku benamkan di dada Mas Al.
"Apa bunda sakit,,,? "Aku hanya menggeleng. tangan Mas Al menyentuh keningku.
"Ngga tapi badan Nana lemas banget Mas,, Nana malas bangun,,, "kataku.
"Ya udah Bunda tidur aja,biar Mas yang bikin sarapan sama bantu Kiki siap siap untuk sekolah,,, "sambil bangun dari tidurnya.
"Ngga mau,,, Mas sini aja, Nana pengin di peluk,, "kataku, kok Aku aneh sih rasanya Aku ngga mau jauh dari Mas Al.
"Ya udah Mas temani Bunda, Bunda tidur lagi aja sinih Mas peluk,,, "Aku hanya diam dan langsung memeluk Mas Al, dan Mas Al mengusap usap punggungku.
**Kalau ada tempo maaf,,,
Itu Nana jadi manja gitu kenapa yah...?
__ADS_1
Jangan lupa untuk like, komen dan votenya ya kak,, trimakasih**...