
"Lepass,,, "sambil menyingkirkan tangan Ayah.
"Bunda kenapa,, kok kaya marah gitu,, "Tapi Bunda tetap diam.
" Bunda marah,, marah kenapa sayang katakan biar Ayah tau apa salah Ayah hemm,, "sambil mengusap kepala Bunda. tapi Bunda tetap diam. lalu Ayah pun menarik Bunda kepelukanya, walau Bunda ngga mau tapi Ayah tetap memaksanya.
"Ngga usah marah dan cemburu, Ayah sudah ngga ada rasa sedikitpun untuknya, Ayah hanya mencintai Bunda ,selamanya,, "sambil menciumi kening Bunda.
"Ayah hanya menjaga perasaan Abang, dia baru bertemu dengan mamahnya setelah tidak bertemu bertaun taun, jadi Bunda ngga usah marah apa cemburu yah,, apa lebih baik kita besok menginap di apartemen Adek, apa mau menginap di hotel berbintang, mumpung kita di kota, dan biar kita ada suasana baru,, gimana,, Bunda mau yang mana,,? "Bunda hanya menggeleng kan kepalanya.
"Kalau ngga mau Bunda jangan diemin Ayah gitu dong,, Ayah di sini yang jadi bingung,"Bunda lalu membalas pelukan Ayah.
Ayah pun sedikit lega, setidaknya Bunda tidak marah lagi karena membalas pelukanya.Ayah mencium kening Bunda sampai lama banget.
__ADS_1
Sedang di kamar Abang dan Ayu, mereka berdua juga belum tidur, Abang sedang memijit kaki Ayu yang katanya pegal gara gara tadi kecapean jalan jalan di mall.
"Mas,, tadi Bunda kelihatanya kesal dengan Ayah,, "
"Masa sih,,kesal kenapa emangnya,? "
"Iihh,, Mas masa ngga paham sih, sepertinya Bunda cemburu sama mamah,, "
"Ngga ah,, sayang tau dari mana kalau Bunda cemburu sama mamah,,? "
"Kan mamah juga bekas istri Ayah, pasti Bunda ada rasa gimana gitu, ya mungkin cemburu itu,, karena bagai mana pun dulu Ayah dan Mamah sepasang suami istri dan sampai ada Mas kan,, "
"Trus menurut sayang Mas harus gimana, masa Mas harus usir Mamah, Mas kan juga ingin bersama mamah, karena kita lama ngga ketemu,, "
__ADS_1
"Ya ngga gitu juga Mas,, gini aja kan Bunda sama Ayah ngga lama di kota, jadi selama Ayah dan Bunda ada di sini ,lebih baik Mamah jangan dulu nginep di sini, nanti baru kalau Ayah dan Bunda sudah pulang ke jogja baru Mamah nginep sini lagi,, gimana Mas,,? "
"Benar juga ide kamu Yang,, "
Lalu Ayu dan Abang pun tidur karena sudah malam juga, tapi tidak dengan Mamah Abang, Mamah Abang di kamar yang iya tiduri belum bisa tidur.
Mamah Abang rupanya melihat kebahagiaan Ayah dan Bunda sedikit iri, Mamah Abang mengakui kalau Bunda itu memang sangat baik dan keluhatan penyayang. karena bisa mendidik anak anaknya dengan sangat baik. dan Ayah kelihatan banget kalau mencintai Bunda.
"Andai dulu Aku tidak melihat materi,dan bisa menerima keadaan, pasti hidupku akan bahagia, apa Aku bisa mendapatkanya kembali,, sungguh Aku iri melihatnya,, "kata hati Mamah Abang berkata.
Mamah Abang tetap tidak bisa tidur, bolak balki ke sana ke sini,, sampai dia mencoba matanya di pejamkan pun tetap tak bisa tidur.
Saat matanya sudah terpejam dan akan tidur, tiba tiba mamah Abang mendengar suara desa*han dari kamar sebelah. dan ternyata kamar sebelah itu kamarnya Ayah dan Bunda.
__ADS_1
"Ya Tuhann,, kenapa Aku harus mendengarnya sih,,, brengsekkk,,, pasti. mereka sengaja ini,, "sambil memukuli bantal,setelah itu menutupi telinganya dengan bantal.
Jangan lupa like komen dan votenya, trimakasih..