Aku Bukan Pebinor

Aku Bukan Pebinor
Bintang Mengancam Abang


__ADS_3

Ahirnya Intan berangkat bekerja bareng sama Abang, Ayu tadi menyuruh Abang untuk mengantar Intan ke tempat kerjanya.


Sekarang Abang dan Intan sudah ada di dalam mobil,mereka berdua hanya saling diam. Lalu Abang yang merasa ngga enak pun mulai bicara, agar tidak merasa kaku di dalam mobil.


"Gimana kerjanya,, nyaman,, ?"


"Nyaman, dan orang orangnya juga enak enak,, "


"Sukur lah,, Sifa ngga rewel kan,, ?"


"Ngga,, Sifa ngga rewel dan anaknya juga pintar ,tau kalau Mamahnya kerja buat dia mungkin, jadi ngga rewel,, "Intan dan Abang pun tersenyum.


"Kata Ibu Ayu sedang hamil ya Mas,, ?"


"Iya,, Ayu sedang hamil dan baru 4 minggu,"


"Wah Mas topcer juga yah,, bisa langsung isi,,"


"Iya,, saya juga sangat bersukur karena Tuhan memberi kepercayaan pada kita dengan cepat,, "


"Semoga lancar sampai lahiran nanti ya Mas Ayunya,, dan bayinya juga sehat, "


"Iya,, Amin,, "


Ahirnya mobil Abang sampai juga di kantor tempat Intan bekerja. dan mobil Abang tidak masuk ke parkiran kantor, mobil Abang berhenti di pinggir jalan depan kantor.


"Makasih ya Mas,, maaf merepotkan,, "kata Intan saat akan turun dari mobil Abang.

__ADS_1


"Iya,, ngga merepotkan kok,, "sambil tersenyum.


Intan turun dari mobil, dan saat pintu mobil baru tertutup, ada yang menarik Intan dengan kasar.


"Dasar wanita murahan,, sok suci,, di ajak balikan ngga mau rupanya kamu sudah punya selingkuhan,,, hahhh,, "Intan yang kaget dan takut langsung berteriak. tapi Rupanya Bintang yang menariknya dengan kencang tidak memperdulikan teriakan Intan, dan langsung menariknya ke arah mobil Bintang.


"Aaww,, sakit Mas lepasss,, "Intan menarik tanganya dari tangan Bintang yang mencengkeram tanganya dengan kuat.


"Lepaskan,,, jangan kasar yah ke wanita, ngga pantas tau ngga berani kasarnya ke wanita seperti itu,, "kata Abang yang menarik tangan Bintang.Abang tadi melihat Intan yang di tarik paksa langsung turun dari mobilnya.


"Siapa kamuu,, oh ini rupanya selingkuhan wanita murahi ini , "


"Jaga bicara anda yah,, "sambil tangan Abang mengepal.


"Mas,, jangan,, "teriak Intan.


"Jangan asal bicara kamu yah, saya cuman mengantarkanya, dan kamu jauh lebih buruk dari tuduhan yang kamu katakan pada saya, kamu laki laki pengecut dan yang tidak punya hati juga perasaan sayang pada darah dagingmu sendiri,,Anak dan istri terlantar di jalanan dan sekarang kamu mau menyakitinya lagi,dasar laki laki ngga punya otak, "


"Brengsekkk,, "sambil mengarahkan tinjuan tanganya pada Abang, dan untungnya Abang bisa menghindar.


"Tolonggg,,, pak tolong pakk,, "teriak Intan yang melihat Abang dan Bintang akan berantem.


Lalu Bintang pun langsung pergi dari situ,saat Intan berteriak minta tolong, Bintan pergi sambil mengancam.


"Awas kamu,, akan Aku balas,,"sambil mengacungkan jari ke wajah Abang.


"Cuhhh,,, wanita murahann,, "ke arah Intan Bintang meludah.

__ADS_1


Bintang pun pergi, dan ternyata banyak orang yang melihat ke arah mereka, Intan sangat malu karena tadi Bintang sangat menghinanya.


"Sudah jangan di pikirkan, masuk sanah dan bekerja lah yang benar,, "


"Maaf ,,Mas jadi terkena masalah,, "


"Ngga papa,, sudah sanah masuk, banyak orang yang melihat ke sini terus nanti,, "Intan lalu mengangguk dan pergi meninggalkan Abang.


Sedang Abang langsung masuk ke dalam mobilnya, dan pergi dari kantor tempat Intan bekerja.


Di kantor rupanya Intan jadi pembicaraan para karyawan kantor,dan Intan merasa malu dan tertekan.


Intan lalu izin untuk pulang cepat, karena merasa tidak baik baik saja.Intan langsung pulang menuju rumah Ayu dengan menggunakan ojek onlaine.


Sampai di rumah Ayu, Intan langsung menangis dan memeluk Ayu.


"Kamu kenapa Tan,, kok nangis,, ?"tanya Ayu.


"Bintang, Bintang tadi datang ke tempat kerjaku Yu,, dia marah marah dan mengataiku dengan kata kata yang kasar juga ngga pantas,, "sambil menangis Intan berkata.


'Ya Tuhann,, "


"Aku takut dan malu Yu,, "


"Sudah Tan,, kamu yang tenang yah,, "


Jangan lupa like, komen dan votenya, trimakasih..

__ADS_1


__ADS_2