Aku Bukan Pebinor

Aku Bukan Pebinor
Nonton Bareng


__ADS_3

Setelah Ayah masuk kamar, Abang pun masuk ke kamar juga sambil membawa laptopnya ,saat sudah masuk kamar Abang melihat Ayu sudah tidur dengan pulasnya dan sudah memakai baju biasa.


Lalu Abang duduk di sofa sambil melihat ke arah laptopnya, Abang sedang bingung mau melihat atau ngga, tapi saat Abang lihat jam dan ternyata sudah jam 11 malam, Abang pun memutuskan untuk tidur saja, tapi rupanya Abang sedikit penasaran, lalu Abang melihat sebentar.dan saat itu yang di layar laptop menampilkan pasangan yang sedang mandi di bawah sower, Abang yang sudah sedikit merasakan getaran getaran aneh di dalam dirinya, ahirnya Abang mematikan laptopnya dan setelah itu Abang naik ke kasur untuk tidur.


Abang melihat Ayu yang tidur dengan pulasnya, Abang juga memandang wajah Ayu yang sangat cantik saat tidur.


"Aku seperti mimpi sekarang sudah menikah, dan ternyata istriku ini sangat cantik luar dan dalam, sungguh beruntungnya Aku ini,, "kata Abang dalam hati, dan dengan pelan mencium kening Ayu.


Lalu Abang pun ikut tidur di samping Ayu.Pagi harinya Ayu bangun duluan, dan Ayu sedikit kaget saat melihat wajah Abang yang sedang tidur ada di hadapanya.


Setelah sadar bahwa Abang sudah jadi suaminya, Ayu pun tersenyum sendiri, lalu Ayu memandang wajah Abang dengan tersenyum.


"Sungguh beruntungnya Aku bisa menikah denganmu, pria baik dan dewasa juga sangat tampan, semoga rumah tangga kita sampai kake nenek, dan hanya di pisahkan oleh maut,, Aminn,, "sambil tangan Ayu mengusap pipinya Abang.


Ayu mendengar suara di dapur yang sedikit berisik, Lalu Ayu pun bangun menuju kamar mandi untuk cuci muka dan gosok gigi, setelah itu Ayu keluar dari kamar, dan langsung menuju ke dapur.


"Pagi Bun,, "sapa Ayu pada Bunda.


"Eh Ayu dah bangun,, "Ayu pun tersenyum.


"Iya,, Ayu bantuin ya Bun,, "


"Emang Ayu bisa masak,,? "


"Bisa Bun sedikit,, "


"Oh gitu,, ini bantuin Bunda bikin bumbu yah,, "


"Iya Bunda,, "lalu Bunda pun memberi tau Ayu kalau mau masak nasi kuning untuk sarapan, juga ayam goreng serta orek tempe.


Ayu dan Bunda memasak bersama sambil mengobrol.


"Ayu jadi istri harus sabar yah, namanya rumah tangga pasti ada saja masalah, jadi salah satu dari kalian harus ada yang mengalah, "kata Bunda sambil bikin bumbu ayam.

__ADS_1


"Kalian kan belum sama sama berpengalaman, jadi Ayu juga ngga usah malu untuk belajar bagai mana menyenangkan suami, contohnya dengan Ayu memasakan masakan kesukaan suami, pasti suami akan sangat senang,, "Ayu hanya diam sambil mendengarkan Bunda bicara.


"Dan yang paling penting adalah kewajiban istri melayani suami di atas ranjang, itu adalah hal wajib Ayu harus tau,, kenapa kok bisa gitu, karena kalau suami merasa tidak puas atau di abaykan ke inginanya, Suami ngga akan betah di rumah dan suami bisa bisa cari kehangatan di luar, jadi Ayu harus belajar gimana caranya melayani suami dan menghangatkanya di atas ranjang,, "


"Ayu paham kan yang Bunda bicarakan,,? "


"Iya Bun Ayu paham,, "sambil menunduk malu.


"Kalian berdua masih sama sama pemula, jadi kalian belajar lah bersama, ngga perlu malu karena kalian sudah suami istri,, "kata Bunda lagi.


Ahirnya sarapan pun sudah siap, Ayah, Bunda dan Alana akan berangkat ke Bandara pagi, jadi selesai buat sarapan Bunda langsung membangunkan Ayah juga Alana untuk mandi, sedang Bunda sudah mandi duluan.


Ayu pun membangunkan Abang, karena Abang yang akan mengantar ke bandara.Ayu dan Abang hari ini ambil cuti, jadi mereka libur bersama.


"Mas,, bangun. sudah jam 6 pagi,Bunda udah pada siap,, "kata Ayu.


"Hemmm,, iya Aku bangun,, "sambil mengucek matanya.


"Ayu mandi duluan ya Mas,, "sambil berjalan menuju kamar mandi.


"Hah,,, apa Mas,,? "Ayu takut salah dengar pun bertanya lagi.


"Boleh mandi bareng ngga, biar lebih cepat,,? "kata Abang lagi.Ayu walaupun sebenarnya merasa malu, ahirnya membolehkan, karena Ayu teringat kata kata Bunda, kita harus menyenangkan hati suami biar suami merasa bahagia bersama kita,itulah kata kata Bunda.


Sampai di dalam kamar mandi, Ayu melihat Abang dengan sedikit kaget, karena Abang tanpa rasa malu langsung membuka bajunya dan juga celana sampai Abang polos.


"Kok diam,, katanya mau mandi, di buka dong bajunya,, "sambil Abang melepaskan cel*na da**mnya.


Ayu langsung membuang muka saat Kain yang tersisa di badanya Abang sudah terlepas semua.


Abang yang tau Ayu grogi dan malu, langsung mendekatinya.


"Kita harus biasakan seperti ini biar ngga canggung lagi, Aku aja sebenarnya malu tel**jang begini di depanmu, tapi kalau kita malu terus kapan kita bisa memulai saling melengkapi,, "kata Abang sambil tangan keduanya memegangi pipi Ayu, dan mata mereka pun saling pandang.

__ADS_1


"Ayo buruan kita mandi, keburu Ayah sama Bunda nungguin kita,, "Ayu pun mengangguk.


Abang menyalakan air dan mengguyur badanya,sedang Ayu melepaskan bajunya satu persatu sampai tak tersisa.


Abang menarik Ayu untuk mendekatinya dan agar tersiram air. Abang tidak hentinya menatap Ayu saat Ayu menyabuni badanya, kalau saja tidak sedang buru buru Abang ingin sedikit mempraktekan yang dia lihat di laptopnya semalam.


"Gila istriku, montok, mulus dan berisi,, rasanya sungguh menggoda, kalau saja ngga lagi buru buru ingin rasanya mempraktekan yang semalam Aku lihat di filem,,"dalam hati Abang saat melihat Ayu sedang menggosok sabun di badanya.


"Mas,, ngapain sih lihatin Ayunya gitu,malu Mas,, "kata Ayu, sedang Abang pun hanya tersenyum.


Setelah selesai mandi, Ayu dan Abang memakai baju, setelah selesai mereka berdua keluar dari kamar menuju meja makan untuk sarapan.


"Maaf ya Bang, Kak, kita tinggal sarapanya,, kalian lama sih ngga keluar keluar,, "kata Alana.


"Iya ngga papa,,"Jawab Abang.


Mereka semua lalu lanjut makan, selesai makan Abang dan Ayah menata barang di mobil, oh iya Ali membeli mobil untuk Abang dan nanti kalau Ali ke kota bersama anak dan istrinya pun ngga bingung kendaraan.


Lalu setelah siap semua, mereka pun berangkat ke bandara, Bunda dan Ayah tak henti hentinya memberi wejangan kepada Ayu dan Abang di dalam mobil.


Ahirnya sampai juga di Bandara, lalu Ayah, Bunda dan Alana pun berpamitan dan saling peluk, setelah itu karena penerbangan sudah sebentar lagi Abang dan Ayu pun langsung pulang.


"Yu, Mau beli makanan ngga buat di rumah,,?"tanya Abang saat mobil melaju arah pulang.


"Ngga ah Mas,, Ayu ngga pengin apa apa,, "Abang pun mengangguk, lalu Abang mengambil tangan Ayu untuk di genggamnya.


Lalu Ayu menyenderkan kepalanya di pundak Abang, setelah Abang memintanya,dengan mereka berdua yang masih saling malu.


Sampai di rumah Abang mengajak Ayu untuk duduk di sofa ,Ayu punmenurut. Abang lalu mengambil laptonya untuk menonton bersama bareng Ayu.


Ayu yang belum tau hanya biasa aja, saat laptop di nyalakan, Abang menarik Ayu agar lebih dekat, setelah itu laptop menyala dan menampilkan filem.


"Massss,,, filem apa itu"kata Ayu teriak kaget sambil menatap Abang.

__ADS_1


Jangan lupa like, komen dan votenya,, buat ML nya besok yah,,


__ADS_2