
Ai berjalan mendekati Vino,dan.langsung berdiri di depanya dengan tatapan kesalnya.
"Sayang,,,"kata Vino yang kaget Ai ternyata ada di depanya.Vino langsung bangun dari duduknya dan 3 orang itu pun hanya melihatnya.
"Katanya mau beli makanan,mana makananya,?"
"I,iya ,Mas udah pesan,"Terlihat gagap.
"Vin siapa nih,ngga di kenalin ke kita kita ,"satu orang perempuan.
"Oh iya,,kenalin ini istriku,namanya Aisah,"
"Apa Istri,,"ketiganya kompak.
"Iya istriku,,"
"Kapan kalian nikah,kok kita ngga di undang,"
"Kita baru akad,nanti kalau saat pesta,Aku akan kabarin kalian,,"
"Sayang,,kenalin mereka bertiga teman Kuliah,dan mereka disini sedang liburan,"Ai pun tersenyum dengan manisnya lalu menyalami semuanya.
"Mas mau di sini atau kembali ke meja kita,Ai mau balik ke sana soalnya kaka kasihan sendirian,,"Ai bicaranya masih sangat pelan tapi Mata Ai sudah beda.Vino merasakanya.
"Mas kemabali ke meja kita,ayo,,"
"Semuanya Aku pergi dulu yah,kita ketemu di hotel besok,,"mereka menjawab iya.
Ternyata 3 teman Vino itu satu hotel dengan Vino.
Vino menggandeng tangan Ai,tapi Ai menepisnya,Vino sudah buang nafas kasar.
__ADS_1
"Mati Aku,,pasti ngga dapat jatah nih Aku,Ai terlihat Bt banget lagi,lagian Aku bego banget sih sampai lupa kalau datang sama istri kesininya,,"Vino berkata dalam hatinya.
Saat Vino dan Ai duduk,kak Dodo nanyain makanan.
"Bos mana makananya,,"Ai diam aja,sedang Vino terlihat bingung.
"Kak,,kaka beli aja sanah makanan,tadi ngantri jadi Aku ngga jadi beli,,"kata Vino sambil memberikan uang pada Dodo.lalu Dodo pun menurut,karena marasa ada yang aneh melihat Si dan Vino.
"Sayang Maaf yah,tadi beneran Kaka dah pesen makanan,tapi karena ngantri jadi lama,trus Mas ketemu temen temen Mas,,dan jadi ngobrol sama mereka,"Ai diam saja sambil melihat ke penyanyi yang lagi nyanyi.
"Sayang jangan diem terus dong,,"sambil Vino mengambil tangan Ai untuk di genggamnya.Ai tadinya menarik tanganYa tapi Vino tidak mau melepaskanya.
Vino pun membiarkan Ai ,biar menunggu Ai lebih tenang dan ngga marah dulu,tapi tangan Vino tidak melepaskan tangan Ai untuk di gengamnya.
Kak Dodo pun datang,dan Ai langsung meminum es babel yang Dodo beli.
"Kak Ai laper,Ai minta somaynya dong,"
"Tapi Ai dah lapar kak,,"
"Mas belikan yah,,"Ai diam ngga mau menjawab.
Vino lalu bangun dan Akan beli somay,tapi saat Vino pergi nasi goreng Ai sudah datang,Ai lalu memakanya.
Saat Vino datang Ai masih makan nasi goreng,
"Sayang ini somainya,,"
"Ai dah kenyang,,"sambil minum Ai menjawabnya.
"Trus ini gimana,,"
__ADS_1
"Sinih Bos buat Aku aja,Aku masih lapar,"Dodo langsung memakanya.
Ai sebenarnya ngga tega diemin dan cuekin Vino,tapi Biar Vino kapok dan ngga lupain dirinya kalau Vino itu sekarang sudah punya istri.
"Vin,,mau ikut ngga sama kita,kita mau karokean,"kata teman laki laki Vino mendekatinya.Vino melihat ke Ai tapi Ai langsung buang muka.
"Kak pulang yuk,Ai dah ngantuk,,"kata Ai ke Dodo.
"Maaf Yud Aku ngga bisa,Istriku dah ngantuk,"
"Ya udah,,besok kita jalan jalan bareng yah,"Vino hanya menjawab iya.
Ai sudah jalan duluan ,sedang Dodo dan Vian langsung mengejarnya.
"Bos,,istrimu lagi kenapa sih,,?"
"Lagi ngambek dia tuh,,"
"Emang dia pengin apa sih,belikan aja ngapa Bos uangmu kan banyak,"
"Kalau bisa di beli apa yang bikin dia ngambek,akan Aku beliin kak,tapi ngambeknya ini bukan minta sesuatu,tapi.."Vino yang bingung mau jelasin ahirnya menyetop pembicaraan.
"Udah lah kak Aku bingung mau ceritanya,"
Ai menunggu di mobil,karena masih di konci,saat Dodo membukanya Ai langsung masuk,dan duduk di depan,Vino membuang nafas kasarnya.
"Ini nih yang dari dulu Aku malas punya cewe,ngga jelas apa maunya,ngambek lama susahdi baikinya,,aduhhh,,pusing,,"kata Vino sambil geleng geleng kepalanya.
Vino lalu membiarkan Ai duduk di depan,dan Vino sendirian di jok belakang.mereka pun pulang menuju Hotel.
Jangan lupa like,komen dan votenya,trimakasih...
__ADS_1