Aku Bukan Pebinor

Aku Bukan Pebinor
Vino Merasa Sakit


__ADS_3

Vino menghentikan mobilnya di pinggir jalan, karena dadanya benar benar sesak dan sakit, kak Dodo yang ada di sampingnya pun langsung panik karena Vino memegangi dadanya terus.


"Bos,, kamu kenapa,, sakit,,? "


"Dadaku tiba tiba sakit,, tolong kaka yang setir yah, Aku mau tiduran dulu di bangku belakang.,"


"Iya Baiklah,, "Lalu mereka pun keluar dari mobil.


Vino lalu tiduran sambil tanganya satu memegang dadanya, dan yang satu untuk menutup matanya.


"Tuhan, kalau dia bukan jodohku jauhkanlah dia dari hidupku dan hilangkanlah ingatanku tentangnya, Aku sungguh tersiksa Tuhan,, "Air mata pun mengalir.


Vino lalu diam dengan mata tetap terpejam, dan ahirnya tertidur. Kak Dodo yang tidak tau mau pergi kemana pun ahirnya meminggirkan mobilnya di pinggir jalan dan menunggu Vino bangun dari tidurnya.


Vino tertidur sampai dua jam lamanya, kak Dodo dari tadi sibuk main dengan hpnya.


"Kak,, kita dimana sekarang,,? "


"Aku ngga tau, orang Bos tidur lama banget, dan Aku ngga tau kita mau ke mana, ya udah jadi Aku tungguin Bos bangun aja, "


"Maaf ya kak Aku ketiduran, kak Aku mau pulang aja, kita pergi besok lagi ngga papa kan,, "


"Ya ngga papa lah Bos, Aku sih ngikut aja,, "


"Aku anterin pulang ya Kak, nanti ini mobil bawa kaka pulang aja, besok kaka baru jempu Aku Ke rumah,, "


"Ngga mau ah, nanti mobilnya takut ilang kalau di rumahku,, "


"Ngga usah takut, mobilnya asuransi kok, kalau hilang nanti akan di ganti oleh pihak asuransi,, "


"Oh gitu yah, ya udah deh siap gaskennn,, "Kak Dodo lalu membawa mobilnya ke arah rumah Vino.


Sekitar satu jam mobil pun sampai di rumah Vino. Vino lalu turun dan Kak Dodo langsung pergi.


"Loh kok udah pulang, katanya pulangnya sorean,, ?"tanya Mamih saat melihat Vino. pulang.

__ADS_1


"Vino lagi ngga enak badan Mih, tadi di jalan Vino dadanya nyeri, jadi Vino pulang aja,, "


"Trus mobilmu mana,,? "


"Di bawa temen, besok biar dia jemput Vino ke sini Mih,, udah dulu ya Mih,, Vino mau istirahat dulu,, "


"Ya udah sanah istirahat,, mau minum obat ngga sayang,, "


"Ngga Mih,, ngga perlu,,Vino mau istirahat aja, "sambil Vino berjalan naik ke atas menuju kamarnya.


Vina pun lanjut menganjak main cucunya, sedang di rumah Nana, Ai sedang membantu menyuapi Luna sedang Nana sedang membuat puding ke sukaan cucu cucunya.


"Aisah,, nanti ikut Bunda bentar mau ngga,,? "


"Emang Bunda mau kemana,? "


"Mau nganter puding buat Lala, mau yah biar Bunda ada temen, "


"Oh,, iya Bun Ai akan ikut,, "Bunda pun tersenyum.


Bunda masuk dapur dan menyiapkan puding yang akan di bawa kerumah Vina. dan Nana sambil menelfon Vina juga, mengatakan akan ke rumahnya untuk mengantar Puding.


Setelah Luna selesai makan, dan semua sudah siap, Bunda pun pesan taxsi onlaine.saat taxsi datang mereka pun berangkat ke rumah Vina.


Sampai di gerbang komplek perumahan Vina Ai sedikit bingung, karena setau Ai ini bukan daerah rumah Kak Ana.


"Bun emangnya kak Ana sudah beli rumah lagi,,? "


"Belum,, masih yang lama kok,, kenapa emangnya,,? "


"Terus ini mau ke rumah siapa,,? "


"Oh kita tuh mau ke rumahnya Tante Vina, mamah mertuanya kak Ana, kamu tau kan orangnya, "Ai pun mengangguk.


"Berarti mau ke rumah Vino dong, "kata Ai dalam hati berkata.

__ADS_1


"Lala sekarang sedang di titipkan di sini, soalnya kak Ana sedang ikut suaminya keluar negri,,"


"Enak ya Bun punya suami orang kaya, bisa sering jalan jalan keluar negri,, "


"Ya begitulah,, semoga Aisah juga punya suami orang kaya yah, dan yang sukses juga tanggung jawab,, "


"Amin Bun,, makasih doanya, "mereka berdua pun tersenyum.


Sekarang sudah sampai di rumah Vina, mereka semua pun turun,Ai kagum saat melihat rumah Vina, besar dan sangat bagus, juga mobil berjajar banyak juga sangat bagus bagus.


"Sukurlah dia ngga ada, mobilnya aja ngga ada yang dia pakai tadi pagi, "dalam hati Ai karena melihat tidak ada mobil yang Vino pakai tadi pagi.


Vina pun membukakan pintu rumah, karena Vina memang sudah menunggu kedatangan Nana.


"Ayo masuk,, eh Aisah ikut juga,,"setelah cipika cipiki dengan Nana, Vina melihat Ai di belakang Nana. Ai pun tersenyum.


"Siang tante,, "sambil menyalami Vina.


"Siang,, ayo masuk,, "Vina lalu. menyuruh mereka masuk ke dalam, dan langsung ke ruang keluarga yang sangat luas dan banyak mainan.


"Lala sayang, lihat ini Kak Ari sama Kak Luna datang loh,, "Lala yang melihat langsung bangun dan berpelukan ala ala anak kecil.


"Nak Aisah tolong jagain sebentar yah, Tante sama Bunda mau kedapur dulu, mau siapin puding buat mereka,, "


"Iya Tan,, "Ai lalu bermain dengan ketiganya.


Ai bernyanyi dengan semangatnya sambil mengajak bermain.


Vino yang merasa haus keluar dari kamarnya, dan hanya menggunakan celana pendek dan tidak memakai baju.


Vino makin turun dan di tengah tangga Vino melihat Ai yang sedang bernyanyi lagu anak anak, sambil kepalanya bergerak ke kanan dan ke kiri, dan tanganya bertepuk tepuk, rambut indahnya pun ikut bergerak kesana kemari membuat Ai terlihat sangat cantik.


"Ya Tuhan,, kenapa dia malah ada di sini, Aku mohon Tuhan kalau dia memang jodohku, dekatkanlah dia padaku,, tapi kalau dia bukan jodohku kenapa kita selalu bertemu, dan membuatku pusing Tuhan,,, sakit Tuhan hatiku ini kalau ingat dia itu kekasih temanku,"sambil mengusap wajahnya kasar.


Jangan lupa like, komen dan votenya, terimakasih....

__ADS_1


__ADS_2