Aku Bukan Pebinor

Aku Bukan Pebinor
Melahirkan


__ADS_3

Setelah kepergian Mas Al untuk pergi ke kantor,Aku lalu bangun menuju kamar mandi dengan bejalan pelan, sampai kamar mandi Aku mencuci mukaku dan menggosok gigi, selesai dengan itu semua lalu Aku bercermin dan melihat badanku yang berubah drastis.


wajahku sekarang lebih lebar dan tembem,, saat sedang bercermin tiba tiba perutku merasakan sakit lagi, Aku memegang meja yang ada di kamar mandi. sambil meringis menahan sakit. Lalu Aku tarik nafasku, sambil mengeluarkanya lagi.


Setelah rasa sakitnya hilang Aku keluar menuju dapur dan memakan sarapanku yang sudah di siapkan Mas Al.


Selesai Aku makan Mba Yati datang, lalu Aku bertanya pada Mba Yati yang sudah berpengalaman melahirkan,lalu Aku menceritakan apa yang ku rasakan sekarang.


"Ibu sepertinya akan melahirkan, karena o


itu tanda tanda orang yang akan melahirkan,Ibu sering merasakan mules atau sakit kan,,,"


"Ini belum sering Mba,, tapi kadang sakit kadang ngga, gitu aja sih,,, "


"Iya itu udah tanda tandanya Bu, nanti kalau Ibu sakitnya sudah sering kaya misalnya 10 menit sekali sakit, trus hilang lalu 10 menit lagi sakit lagi,, itu sudah mendekati lahiran,, "


"Oh gitu ya Mba,, "


"Iya Bu,, Ibu udah siapin buat yang akan di bawa kerumah sakit belum,,? "


"Sudah Mba,, kemaren Ibu pas telfon jadi Nana langsung tanya apa saja yang di siapkan untuk di bawa kerumah sakit saat nanti lahiran,, "


Setelah selesai mengobrol Aku menuju ruang tv, dan hpku berbunyi tanda panggilan dari Mas Al, Mas Al menanyakanku yang masih sakit ngga perutnya. Aku pun bilang sudah ngga sakit lagi, tapi kadang sakitnya datang lagi, Mas Al seperti panik tapi Aku menenangkanya.


Selesai Mas Al telfon, perutku sakit lagi,dan sakitnya ini ngga sebentar, yang sekarang cukup lama, sampai Aku meringis kesakitan dan mencengkram bantal sofa.

__ADS_1


Setelah sakitnya hilang Aku berjalan dengan tertatih masuk kedalam kamar, Aku merebahkan badanku dan mencari posisi yang nyaman.


"Sayang,,, sayangnya Bunda udah ngga sabar yah pengin ketemu Bunda dan Ayah,, sabar yah sayang,,, kita pasti akan bertemu,,, "sambil ku usap perutku.


Tapi makin ke sini perutku makin sering sakit, dan pas Mas Al menefonku Aku sedang merasakan ke sakitan.


"Bunda kenapa,, Bunda perutnya sakit lagi,,, "sambil kelihatan dari suaranya yang cemas.


"Iya Mas,,, tapi nanti sakitnya ilang lagi kok,, ini lagi sakit aja,, "sambil Aku menahan sakit.


"Mas akan pulang sekarang,, "dan telfon pun langsung mati.


Mba Yati membuatkanku teh manis hangat, dan Mba Yati juga menemaniku di kamar sambil membantu mengusap usap punggungku.


Saat Aku sedang minum teh manis, Mas Al datang dengan wajah cemasnya.


"Udah ngga kok Mas,, ini sakitnya belum sering banget kok,, "tapi tiba tiba sakitnya datang lagi,,


Mas Al yang melihatku kesakitan langsung mengajaku untuk ke rumah sakit aja, karena takut ada apa apa, Aku hanya bisa menurut.


Setelah Mas Al menuntunku ke mobil, dan Mba Yati membantu membawakan tas, kita pun berangkat ke rumah sakit.


Di dalam mobil Aku merasakan sakit sampai rasanya ingin menangis tapi tidak keluar air mata.


"Sabar Bun,, kita akan sampai rumah sakit, tahan yah,,, "sambil tangan Mas Al yang satunya mengusap perutku.

__ADS_1


Sampai di rumah sakit Mas Al memanggil suster untuk membantu, setelah suster datang dan membantu Mas Al, Aku di bawa langsung ke ruang bersalin.


Mas Al selalu menemaniku dan selalu menggenggam tanganku sambil memeriku semangat.


"Bunda yang kuat yah, kita bentar lagi ketemu sama anak kita, "sambil mencium tanganku.


Dokter Maya yang memeriksaku, dan mengatakan baru pembukaan 7 dan katanya menunggu sampai pembukaan 10 ,tapi rasa sakitu makin sering dan makin sakit.


"Masss,,, sakit,,,, "posisiku sambil duduk di kasur,Mas Al mengusap punggungku sambil sesekali mengelap keringat di keningku.


Setelah setengah jam,, tiba tiba air keluar dari tempat sensitifku,padahal Aku tidak ingin pipis,,


"Mas air keluar banyak banget ini Mas,,, "posisiku berdiri dan Mas Al ada di sampingku. saat melihat ke lantai air yang keluar sangat banyak.


"Suster,,, tolong sus,,, "Mas Al berteriak memanggil suster karena panik.


"Sus,, istri Saya mengeluarkan air banyak banget Sus,,, "


Lalu Suster menyuruhku untuk berbaring, dan satu suster memanggil Dokter.


"Tenang ya Pak,,, ini air ke tuban kok,, ngga ada yang di kuatirkan,,"suster menenangkan Mas Al.


Mas Al berdiri di sampingku ,saat Dokter Datang dan mengatakan pembukaan sudah sempurna, Aku pun di suruh untuk membuka kakiku.


Aku di suruh Dokter untuk mengikuti intruksinya,,

__ADS_1


**Besok lagi yah,, Aku sampai ikut merasakan mules di perutku, karena inget sakitnya melahirkan.


Jangan lupa like komen dan vote, trimakasih**..


__ADS_2