Aku Bukan Pebinor

Aku Bukan Pebinor
Permintaan Mamah Abang


__ADS_3

Sedang di kamar Ayah, Ayah dan Bunda sedang menikmati malam yang dingin dengan saling menghangatkan.


"Yahhh,,,,, Bunda udah ngga ku,, att,,, "sambil menggigit bibirnya agar suaranya tidak terlalu keras.


"I,, iya sayang,,, tunggu,, uuhhh,, tunggu bentar lagi yahh,,,, "sambil Ayah terus saja bergerak di atas badan Bunda.


"Sayang,,, Ayah mau keluarr,,, tahan yahh,,, "


"Aaahhh,,, Aahhh,,,,,, aaahhhhhgggg,,,, "teriakan Bunda ahirnya keluar juga.


"Uuuuhhhh,,,ooohhhh,,,,, "sekarang baru Ayah yang merasakan pelepasan.


Ayah langsung menggulingkan badanya ke samping Bunda, setelah laharnya sudah keluar semuanya.dengan keringat yang bercucuran dan nafas yang belum setabil.


Ayah lalu menarik slimut untuk menutupi badan Bunda, sedang Ayah lalu ke kamar mandi untuk bersih bersih.


Setelah selesai Ayah naik ke kasur lagi, dan ternyata Bunda sudah tertidur, Ayah lalu memeluknya dan mencium keningnya.


"Ayah sangat mencintai Bunda, ngga akan ada yang bisa menggantikan Bunda di dalam hati Ayah, kita akan menua bersama dan hanya maut lah yang bisa memisahkan kita,, "sambil memeluk Bunda Ayah berkata.


Setelah itu Ayah pun ikut tidur dengan Bunda. sampai pagi pun datang, Bunda dengan badan yang tulangnya terasa remek berjalan ke kamar mandi untuk mandi.


Setelah mandi dengan air hangat,dan keramas.Bunda sudah lebih baik dan lebih segar, lalu Bunda setelah memakai baju keluar dari kamar menuju dapur untuk membuat sarapan.


"Pagi ,,"kata Bunda saat melihat Mamah Abang sudah ada di dapur.

__ADS_1


"Pagi juga,, mau teh ngga, ini Aku lagi bikin biar sekalian Aku bikinkan,, "kata mamah Abang. sambil matanya melihat ke arah Bunda yang rambutnya basah.


"Makasih,, biar Aku buat sendiri aja nanti,, "sambil Bunda membuka kulkas, lalu mengambil bahan masakan.


"Mau buat sarapan,,? "


"Iya,, "jawab Bunda sambil mengambil bahan yang akan di masak.


"Aku bantu yah,, "


"Emang ngga ngerepotin,,? "


"Ngga,, Aku juga ngga ada kerjaan kok,, "


"Karena keegoisanku dulu, membuat Aku jadi hidup begini sekarang, ini mungkin karma dari Tuhan,karena telah mentelantarkan anak dan suamiku dulu,, "


"Semuanya ini sudah Takdir, jangan menyalahkan diri sendiri, itu tidak baik, yang penting sekarang kita yang sudah makin tua hanya bisa berusaha untuk tetap sehat dan tetap bahagia,,"


"Iya,,, tapi Aku iri melihatmu yang kelihatan sangat bahagia dengan suami dan anak anakmu,, "Bunda hanya tersenyum.


"Apa yang di irikan, kita ngga punya apa apa yang bisa di banggakan kok,, "


"Buka sebuah jabatan, tapi kebahagiaan kalian lah yang membuatku iri,, Aku semenjak berpisah dengan Mas Al belum pernah merasakan kebahagiaan lagi,,"


"Apa kamu ngga pernah menikah lagi,,? "

__ADS_1


"Pernah,, tapi cuman bertahan 2 tahun saja, kita berpisah karena sama sama sibuk dan masih egois satu sama lain,, "


"Iya itu karena kamu selalu mementingkan pekerjaan, tidak mementingkan suamimu,, coba kalau kamu tidak bekerja lagi dan mengurus suami saja, pasti tidak akan berpisah lagi,, "


"Iya,, sekarang aja Aku sadar kok,, ini memang salahku,, Aku terlalu sibuk bekerja dan tidak punya waktu untuk suamiku, "


"Apa sekarang kamu masih kerja,,? "


"Hemmm,,, masih,,, Aku bekerja di luar negri, dan baru satu minggu Aku balik ke sini,, "


"Apa kamu mau balik laki ke luar negri apa mau menetap di sini,,?"


"Aku belum tau,, Aku sudah merasa cape untuk kerja,, Aku ingin menikmati masa tua ku bersama Anak ,menantu dan juga cucuku, apa itu bisa,, "


"Ya bisa lah,, justru itu bagus, "


"Iya,, Aku ingin menghabiskan masa tuaku ini dengan mereka,, "Binda mengangguk.


"Apa Aku boleh meminta sesuatu darimu,,? "


"Kamu mau minta apa dariku,,? "


"Aku ingin Mas Al kembali,,,"""":


Jangan lupa like komen dan votenya, trimakasih..

__ADS_1


__ADS_2