Aku Bukan Pebinor

Aku Bukan Pebinor
Ngga Bisa Tidur


__ADS_3

"Mas,,, Nana mau ajak Kiki tidur dulu yah,, udah malam soalnya, "kataku saat kita sedang nonton tv.


"Ya,,, "jawabnya sambil matanya masih fokus ke tv.


"Sayang ayo kita tidur, ini sudah malam, besok Kiki sekolah kan,,, "sambil Aku acungkan tanganku untuk menggendongnya.


"Iya Bunda,, "yang langsung melompat ke gendonganku.


"Ayah,,, Kiki tidur dulu yah,,, "


"Iya Sayang,,, jangan lupa sebelum tidur doa dulu,, "sambil mengusap kepala Kiki.


Aku dan Kiki lalu masuk ke kamar,dan sampai di kamar Aku langsung menidurkanya, sambil ku usap usap punggungnya, lama lama Kiki pun tertidur. Setelah di lihat Kiki yang sudah pulas, Aku lalu bangun dan menyelimutinya.sebelum keluar dari kamar kiki Aku mematikan lampu dan Aku ganti dengan lampu tidur.


"Mas,,, ke kamar yuk,, "kataku saat Aku ke ruang tv mendekati Mas Al.


"Kikinya dah tidur Bun,,,?"sambil menarik badanku agar duduk di panguan Mas Al.


"Udah,,, "jawabku sambil membuang muka karena malu.


Lalu Mas Al tiba tiba mengangkat badanku, dan Aku yang kaget langsung teriak dan mengalungkan tanganku ke leher Mas Al.dan kita pun masuk ke dalam kamar.


Sampai di dalam kamar, Aku di tidurkan di atas kasur. dan Mas Al pun ikut naik ke atas kasur. Lalu kita sama sama memiringkan badan dengan saling hadap.


Mas Al mengusap pipiku dengan tanganya.


"Makasih telah memberi hidup Mas Dan Kiki lebih berwarna, Walau baru beberapa hari tapi Mas merasa sangat bahagia,"Aku tersenyum senang dengan pengakuan Mas Al.


Lalu Mas Al menarik badanku dan langsung memeluku. Aku pun membalas pelukanya. Rasanya pelukan Mas Al sangat nyaman,ku benamkan wajahku di dada Mas Al.


"Sudah malam,, kita tidur aja yah Bun, "sambil mencium keningku, Aku pun mengangguk.

__ADS_1


Dengan posisi kita yang tidur dengan saling peluk, kita pun memejamkan mata.Dalam hatiku pun Aku merasa nyaman dan bahagia di sini, Aku seperti memiliki keluarga yang lengkap. Bukanya Aku membanding bandingkan kehidupanku saat bersama Mas Anton dengan Mas Al. mungkin kalau dengan Mas Anton Aku merasa kesepian karena belum ada anak. dan kalau bersama Mas Al ada Kiki yang selalu menemaniku dan selalu membuat rumah menjadi rame.


Kalau Mas Anton orangnya baik, juga pengertian dan sangat sayang padaku, tapi Mas Anton orangnya sedikit cuek. Tidak dengan Mas Al,Mas Al itu orangnya sangat romantis, dan soal baik dan pengertian Mas Al pun sama seperti Mas Anton.


Aku bersukur di kelilingi oleh orang orang yang sayang padaku.


Aku terbangun karena merasa haus, saat Aku mengangkat tangan Mas Al yang masih memeluku, Mas Al membuka matanya.


"Mau ke mana Bun,,, "dengan suara has bangun tidurnya.


"Mau ambil minum Mas,, Nana haus, "jawabku sambil bangun dari kasur.


"Mas bawain juga yah,, "Aku pun langsung berjalan keluar dari kamar setelah menjawab iya.


Setelah Aku minum, gelasnya Aku isi lagi untuk Mas Al minum. sampai di kamar Aku membangunkan Mas Al untuk minum.


"Mas,,, ini minum dulu,"sambil ku usap tanganya. dan Mas Al pun bangun dan duduk.


Gerakan badanku rupanya membuat Mas Al terganggu. Karena Mas Al menjadi bangun.


"'Bunda kenapa,,, ngga bisa tidur lagi, ?"tanya Mas Al sambil memeluku. Dan matanya pun masih terpejam.


"Heemmmm,,, "kataku hanya bergumam dan menganggkuk.


"Jam berapa sekarang Bun,,, "


"Jam 1 Mas,,,,"Lalu Mas Al melepaskan pelukanku, dan bangun.


"Mas mau kemana,? "


"Mau ke kamar mandi,mau pipis, "

__ADS_1


Setelah Mas Al ke luar dari kamar mandi, Mas Al langsung naik ke atas kasur lagi dan memeluku dengan posisi saling hadap.


"Mas ada ide buat Bunda bisa tidur, Mau tau caranya ngga,, "Aku langsung menganggukan kepalaku.


"Kita bercinta, biar lelah dan nanti pasti langsung tertidur, "Aku yang mendengarkan perkataan Mas Al di telingaku langsung merinding dan membenamkan wajahku di dada Mas Al.


"Gimana,, mau ngga,,? "sambil mengangkat wajahku, untungnya ini malam,jadi wajahku yang sudah merah tak terlihat jelas.


Lalu Mas Al tanpa menunggu jawabanku langsung saja mencium bibirku dengan sedikit rakus. Sampai Aku susah mengimbanginya.


Mas Al mengangkat badanku agar Aku berada di atasnya, dengan bibir kita yang masih saling mengecap, dan tangan Mas Al meremasi bokongku.


Mas Al menyudahi ciumanya dan menyuruhku untuk duduk di atas perutnya, jangan ditanya lagi Tom nya Mas Al sudah sangat keras dan mengganjal di bawah.


Mas Al juga duduk dan bersandar pada sandaran ranjang. dasrerku langsung di lepasnya tanpa merasa ke susahan. sekarang Aku hanya memakai dalaman saja, Mas Al tersenyum melihatku dan sambil melepaskan pengait gunung kembarku,Mas Al berbisik di telingaku.


"Sangat indah,,, "hanya kata itu yang keluar dari mulut Mas Al.


Setelah terlepas, Mas Al langsung meremasnya dengan dua tanganya, dan langsung mencium bibirku lagi.Tanganku Aku kalungkan ke lehernya.


Lalu setelah nafasku hampir habis, Aku melepaskan ciuman Mas Al. Dengan tangan Mas Al yang masih bermain di gunung kembarku, membuatku mengeluarkan suara suara aneh dari mulutku.


"Eeemmm,,, Eeeemmm,,, "sambil ku remas rambutnya.


Setelah puas di gunung kembarku,,Aku di tidurkanya.dan tangan Mas Al langsung melepaskan kain yang menutupi hutan terlarangku. di bukanya kakiku agar melebar, dengan isengnya tangan Mas Al bermain di hutanku. sampai badanku meliuk liuk karena kegelian.


"Maaassss,,, aaahhh,,, "saat lidah Mas Al menjilati hutanku.


Lalu Mas Al mengangkat bokongku dan di bawahnya di beri bantal, dengan posisi seperti ini membuatku tambah malu. Aku memejam kan mataku agar mengurangi maluku.


**Maaf Aku nulisnya hanya sedikit, karena dari kemaren aku lagi kurang sehat.

__ADS_1


jangan lupa untuk like, komen serta votenya ya kak,, trimakasih**....


__ADS_2