Aku Bukan Pebinor

Aku Bukan Pebinor
Ai Menjelaskan


__ADS_3

Ai melihat ke arah Vino yang terlihat biasa aja,Vino tetap sibuk menata barang belanjaan ke dalam mobil.


"Zee,,emmm Aku tidak jadi menikah dengan Pak Rudi,,"Teman Ai diam mencerna perkataan Ai.


"Maksud kamu,kamu ngga jadi nikah gitu,kenapa,,apa ada masalah,,"


"Iya Aku ngga jadi nikah sama Pak Rudi,dan sekarang Aku sudah menikah dengan orang.lain,,"


"Ada masalah apa Ai sampai kamu ngga jadi.menikah,dan kamu menikah dengan siapa,?"


"Ngga ada masalah,Aku dan Pak Rudi ngga jadi menikah juga kesepakatan kita bersama,"lalu Ai mendekati Vino dan memegang tangan Vino untuk berhenti dulu.


"Ze,,ini kenalin,ini suamiku Mas Vino,,"Temen Ai yang sudah pernah melihat Vino hanya mengangguk.


"Bukanya kita pernah bertemu yah,dulu waktu di kantin kampus yang tlaktir makan kan,,"Vino mengangguk dan menjawab Iya.


"Mas kan ganteng yah,dan sepertinya kaya lagi,tapi kok jahat ngerebut calon istri Temanya sendiri,pasti Ai dan Pak Rudi ngga jadi nikah gara gara Mas ganggu hubungan mereka yah,,"Ai dan Vino langsung saling pandang.


"Ze kamu ngomong apa sih,kamu salah Mas Vino ngga kaya gitu,kan tadi sudah Aku jelasin,,"


"Apanya yang salah,dulu waktu di kantin kampus aja dia lihat kamu kaya orang suka kok,pasti dia mempengaruhimu untuk menggagalkan pernikahanmu dengan Pak Rudi kan,,"


"Ngga Ze,ngga gitu Mas Vino justru yang menolong Aku dan keluargaku dari rasa malu,saat Aku akan menikah dengan Mas Rudi ternyata Mas Rudi bertunangan juga dengan perempuan lain,,"Ai berkaca kaca saat berkata.

__ADS_1


"Apa,,serius ,kamu ngga bohong,"Ai menggeleng.


"Sudah ayo kita pulang,ini sudah siang,kamu harus kerja kan,,"Vino mengajak Ai langsung masuk mobil.


Sedang temanya itu hanya diam dan melihat kepergian Ai dan Vino,juga merasa menyesal karena telah bicara yang tidak tidak dan membaut Ai jadi sedih.


Di dalam mobil Ai diam karena merasa tidak enak dengan Vino tentang perkataan temanya itu.


"Mas,,Ai minta maaf yah soal tadi ,teman Ai karena ngga tau masalah yang kita alami,"Vino hanya tersenyum tipis.


Vino sebenarnya merasa kesal dengan perkataan temanya Ai itu,tapi karena dia ngga tau pasti punya fikiran jelek tentangnya.jadi Vino pun memakluminya.


"Ngga usah minta maaf,sekarang yang penting temanmu sudah tau,,"sambil menggenggam tangan Ai.


Vino membawa mobilnya menuju apartemen,dan setelah sampai Ai dan Vino membawa barang menuju ke atas.


Ai membuatkan kopi buat Vino ,setelah jadi di bawanya ke kamar.


"Mas ini kopinya,,"sambil meletakanya di meja dekat ranjang.


"Iya,,makasih,,"Vino lalu bangun dari tiduranya.dan mengambil kopinya untuk di minum.


"Masih dua jam lagi berangkat kerjanya kan,sekarang tidur dulu aja sinih,,"sambil menepuk kasur sebelahnya.

__ADS_1


"Tapi Ai takut pusing Mas kalau tidur,,"


"Ya udah tiduran aja sinih,,"Ai menurut.


"Saya ngga mau melarang atau mengengkang kamu untuk melakukan kegiatan apa pun,Kamu masih mau kerja juga silakan,tapi Saya hanya ingin kamu tidak melupakan kewajiban kamu sebagai seorang istri,"


"Tapi sebenarnya Saya inginya kamu di rumah,mengurus rumah dan mengurus keperluan saya,tapi Saya tau kamu tidak mungkin bisa dan Mau untuk itu,karena kamu sudah terbiasa dengan lingkungan banyak orang,pasti nanti kamu akan merasa jenuh kalau hanya di rumah,,"Ai diam sambil mendengarkan perkataan Vino.


Ai juga tau seorang istri harus menurut apa keinginan suami,tapi Ai rupanya belum siap kalau sekarang sekarang berhenti kerja.


"Maaf ya Mas kalau Ai belum bisa menuruti keinginan Mas untuk tidak bekerja,tapi suatu hari nanti Ai pasti akan berhenti bekerja,Ai juga ingin jadi Istri baik yang bisa melayani suami dan menjaga anak anak kita kelak,,"Vino tersenyum.


"Gimana kita bisa punya anak,orang baru mau bikin aja sudah kesakitan,,"Ai langsung menundukan wajahnya karena malu.


"Maaf ya Mas,,"sambil menunduk dan berbicara sangat lirih.Vino justru langsung memeluk Ai.


"Ngga usah minta maaf,asal kamu selalu ada di dekat Saya itu sudah cukup,,"lalu mencium kening Ai.


"Apa Saya boleh minta sesuatu padamu,"sambil melepaskan pelukanya.dan mereka saling hadap.


"Mas minta apa,,?"


"Apa kamu mau kalau foto profil di setiap media sosial kamu di ganti dengan foto pernikahan kita,,?"Ai diam.

__ADS_1


"Saya ngga maksa,kalau kamu ngga mau juga ngga papa,saya ngga akan marah,,"


Jangan lupa like komen dan votenya trimakasih,,,,


__ADS_2