
Sekitar satu jam Najwa di dalam,sedang Dodo kembali keluar karena tidak tega melihat Najwa yang kesakitan saat di kuret.
Dodo menelvon Ai dan Vino ,tapi tidak di angkat,kemungkinan hp keduanya di mode senyap.
Dodo Lalu mengirim pesan pada Ai mengatakan kalau Najwa sedang di rawat di rumah sakit.
Dokter keluar dari ruang UGD,dan bilang pada Dodo kalau Najwa akan di pindahkan keruang rawat.
Dodo di suruh mengisi administrasi juga untuk memilih kamar untuk pasien,Dido punlangsung menuju petugasnya.
Setelah selesai Najwa di pindahkan ke kamar rawat yang sudah di pesan Dodo.
"Terimakasih sus,"kata Dodo saat Suster Membawa Najwa masuk ,dan Susterpun akan keluar.
"Iya Pak sama sama,kalau butuh sesuatu tekan tombol merah saja ya Pak,"Dodo menjawab Iya lalu keluar dari ruang rawat Najwa.
Najwa masih belum bangun ,efek obat masih membuat Najwa tidur dengan nyenyak,Dodo duduk di sebelahnya dan melihat ke arah Najwa.
"Nasibmu sungguh malang,dari yang ingin bunuh diri karena laki laki yang menghamilimu tidak mau bertanggung jawab,dan harus berbohong pada orang tua karena tidak ingin dia tau keadaanmu,sekarang kamu mengalami keguguran,entah apa rencana Tuhan untukmu,tapi semoga kamu kuat dan.pasti suatu hari nanti kamu akan mendapatkan kebahagiaan,,"kata Dodo berkata dalam hatinya.
__ADS_1
Saat Dodo bangun dari duduknya,Najwa membuka matanya ,Dodo yang melihatnya langsung bertanya.
"Sudah bangun,,mau minum,,"Najwa menggeleng pelan.
"Apa ada sakit,,?'Najwa menggeleng lagi.
"Makasih buat semuanya,,"
"Sudah jangan bilang terimakasih terus,Aku bosan dengarnya,sekarang kamu harus cepat sembuh dan jangan sedih,karena Tuhan pasti punya rencana indah untuk kamu dengan adanya kejadian ini,,"Najwa diam tapi ari matanya menetes.
"Jangan menangis,,"Kata Dodo karena tidak tega melihat Najwa yang sedih.
Dodo mengambilkan minum,dan menyodorkan sedotanya kemulut Najwa.
"Minumlah,biar kamu lenih enakan,,"Najwa pun meminumnya.
"Aku sudah mengabari Ai dan suaminya,tapi dia belum kesini,karena masih ada urusan,"Dodo berkata,Najwa tidak bwrtanya tapi Dodo tau sepertinya Najwa ingin menanyakanya.Najwa hanya mengangguk.
Dodo menekan tombol merah untuk memanggil susuter,susterpun datang lalu memeriksa najwa.setelah selesai suster pun keluar dan bilang Najwa kondisinya sudah lebih baik.
__ADS_1
Suster datang lagi dengan membawa makanan,lalu menyuruh Najwa makan karena akan minum obat dan juga sudah waktunya makan siang.
Dodo diam saat suster pergi,karena bingung harus gimana,sedang Najwa juga bingung gimana mau makan karena perutnya masih sakit dan susah untuk bangun sendiri,kalau minta tolong sama Dodo Najwa merasa ngga enak takut ngerepotin.
"Mas,,"
"Wa,,"
Keduanya bersamaan berkata,lalu keduanya sama sama diam lagi.Ahirnya Dodo yang bicara dualuan.
"Maaf sebelumnya kalau lancang atau kurang nyaman buat kamu,Aku bantu kamu suapi makanya apa mau gimana,,?"Dodo bingung cara bicaranya dan sedikit berantakan bicaranya juga.
"Najwa makan sendiri aja Mas,,tapi bisa tolong bantu najwa bangun ngga Mas,perut Najwa sakit ,,"Dodo mengangguk.
Lalu Dodo juga bingung mau bantu Najwa gimana,Dodo takut nanti Najwa berfikir padanya kalau kurang ajar,atau ngga sopan.
Dodo masih diam berdiri karena bingung,sedang Najwa juga iya merasa ngga enal,karena pasti mereka akan bersentuhan.
"Eemm,,Wa Aku suapi kamu aja yah,,"
__ADS_1
Jangan.lupa like komen dan votenya ,trimakasih...