Aku Bukan Pebinor

Aku Bukan Pebinor
Ada Darah


__ADS_3

Ayu langsung akan bangun saat Filem sudah mulai, tapi Abang mencegahnya.


"Sekarang hanya ada kita berdua,jadi ngga perlu malu,, kita biar belajar bersama agar tidak kaya semalam,, "sambil menggenggam tangan Ayu.


"Tapi Mas,, Ayu malu,, "


"Ngga usah malu,, kita sekarang kan sudah menjadi suami istri, dan sudah halal kalau mau ngapa ngapain ,,"Ayu pun mengangguk.


"Apa kita lihatnya di kamar aja,, biar kita bisa peraktekin,, "


"Iihh,, Mas,,"wajah Ayu langsung memerah saat Abang bilang sambil praktekin.


Lalu benar Abang membawa laptopnya menuju kamar, dan menggandeng Ayu untuk masuk.


Sampai di kamar Laptop di nyalakan lagi,, lalu Abang dan Ayu duduk di kasur, mereka menonton bersama, lama kelamaan Abang sudah blingsatan duduk pun sudah ngga tenang, sedang Ayu memeluk bantal di depanya dan sambil meremasnya.


"Yu,, Aku pengin praktek kaya gitu ,,boleh ngga,, ?"


"Ta,, tapi Ayu takut sakit,, "


"Emang katanya juga kalau pertama itu sakit, tapi Aku akan pelan,, dan sekarang kamu bisa teriak bebas karena cuman ada kita berdua di rumah,, "


"Gimana,, mau yah,, ini punyaku dah tegang, rasanya ngga enak banget,, "sambil mengusapnya, lalu Ayu pun mengangguk pelan.


Abang tersenyum senang, dan Abang langsung membuka bajunya dan celananya, karena Abang sudah merasakan panas dingin di badanya.


Lalu setelah itu Ayu di tidurkanya, Pertama Abang mencium bibirnya Ayu, Abang mengikuti yang di lihatnya seperti yang di filem.

__ADS_1


Saat Abang memasukan lidahnya ke mulut Ayu, Ayu hanya membuka mulutnya saja,lalu Abang melu*at bibir Ayu atas dan bawah, Ayu hanya bisa memejamkan mata sambil menikmatinya.


"Masss,,, "saat Abang menjilati leher Ayu dan memggigitinya. Tangan Ayu sambil meremas rambut Abang.


Abang lalu mulai melepaskan baju Ayu satu persatu, dan sampai tidak ada satu pun yang tersisa di badanya.


Abang lalu menciumi Ayu dari atas sampai bawah dan tidak ada yang terlewat. Ayu dari tadi hanya bisa mende*ah tidak ada berhenti.


"Masss,, aaahhhh,,, oohhh,,, "sambil mencengkram seprei.


Lalu Abang pun membuka kaki Ayu,, ini lah yang membuat Abang penasaran, karena tadi saat Abang menonton filem, dan di filem itu memperlihatkan laki lakinya menji**ti inti tubuh si wanitanya, Abang jadi penasaran dan ingin melakukanya juga.


Setelah kaki Ayu terbuka,lalu Abang mendekatkan hidungnya dan menciumi inti tubuh milik Ayu.setelah itu lidahnya pun di julurkanya dan mulailah menj*ilatinya,Ayu yang merasakan gelian juga nikmat hanya bisa menggerakan badanya seperti cacing yang kepanasan.


"Aahhh,, aahhh,, aahhh,, "suara Ayu saat lidah Abang men**lati keatas ke bawah inti tubuh Ayu.


"Tapi pelan ya Mas,, Ayu takut sakit,, "


"Iya Aku akan pelan pelan,, nanti kalau kamu ngerasain sakit, gigit pindak Aku aja, apa teriak yah,, "Ayu pun mengangguk.


Saat Abang membuka celananya, Ayu di suruh melihat dan memegangnya, Ayu tadinya ngga mau karena takut juga malu, tapi Abang memaksanya dan di pegangnya tangan Ayu lalu di dekatkan pada benda keras milik Abang. Ayu masih tetap memejamkan matanya ngga mau untuk melihatnya.


Ayu langsung kaget saat pertama memegangnya, karena tangan Ayu tidak bisa menggenggamnya, lalu Ayu berlahan membuka matanya, saat Ayu melihatnya matanya melotot kaget.


"Masss,, gede banget sih,, Ayu jadi takut,,dan panjang lagi, emang bisa masuk,,? "


"Emang besar yah,, ya bisa masuk dong Yu,, Aku akan pelan pelan kok,, "

__ADS_1


(Turunanya Ali,, ya pasti Tomnya ngga jauh beda)


"Tapi Masss,,, "


"Suttt,, udah kamu tinggal diam dan nikmati, biar Aku yang kerja ok,, "


Abang menjilatnya lagi agar basah, setelah Basah Abang pun memposisikan benda kerasnya ke inti tubuh Ayu, dengan pelan mendorongnya masuk, Ayu yang merasa takut hanya bisa memejamkan mata sambil tanganya mencengkram seprei.


Saat baru masuk ujungnya, Ayu sudah menjerit, Abang tetap mendorongnya terus, dan sampai Ayu mencengkram lengan Abang dengan kencangnya, sampai Abang merasa kesakita tetapi di tahanya.


Saat sudah masuk setengah, Ayu mengeluarkan airmatanya, karena Ayu merasakan sakit, Abang yang tidak tega ahirnya tidak lanjut mendorongnya, Abang mengusap keringat juga air mata Ayu. Dan Abang yang merasa kasihan ahirnya mencabut miliknya.


Abang kelihatan sangat kaget saat melihat ada darah segar yang melumuri di benda kerasnya.Abang pun melihat ke arah inti tubuh Ayu, dan ternyata juga ada darahnya.


Abang yang takut langsung tidak ingin melanjutkanya, Abang mengambil tisu untuk mengelap darah yang menempel di benda kerasnya, dan punya Ayu juga di lapnya pakai tisu. setelah itu Abang menyelimuti tubuh Ayu dengan slimut.


"Maaf ya Yu,, Aku telah menyakitimu,, "sambil mencium keningnya.


"Ngga papa kok Mas,, ini kan memang sudah tugas Ayu melayani Mas,,"


"Masih sakit ngga,,? "


"Kenapa tanya gitu,, apa Mas mau lanjut lagi,?"


"Ngga,, Aku ngga tega lihatnya, kita bisa lanjut kapan kapan lagi,, sekarang sudah dulu,, "Ayu pun tersenyum.


**Jangan lupa like, komen dan votenya, trimakasih..

__ADS_1


Maaf kalau kurang greget, karena ceritanya mereka masih belajar**..


__ADS_2