I Love You Mr.Mafia

I Love You Mr.Mafia
Informasi di Jepang


__ADS_3

Jangan lupa dukung Author dengan like + koment + bintang 5 dan Vote ya setelah membaca.


Tempat waktu dan kejadian hanyalah sebuah karya fiksi author.


Beberapa lama kemudian mereka sampai di Bar.


“Apa yang sudah kalian dapatkan?” tanya Akashi pada anggotanya.


“Bos kami sudah menemukan beberapa informasi tentang lambang itu. Itu merupakan tanda dari Yakuzu klan Dozo di Tokyo bagian utara. Namun sudah 10 tahun belakangan ini lambang itu sudah musna dan tidak ada orang yang menggunakannya lagi makanya sulit untuk di cari informasinya.” Jawab anggotannya.


“Maksud mu itu adalah salah satu mafia terbesar di Negara ini?” tanya Max.


“Iya tuan, tapi sudah lama geng itu sudah tidak ada lagi di Negara ini. Menurut informasi yang di dapatkan, setelah meninggalnya ketua mafia itu semuanya berpencar dan tidak ada satu orangpun yang mengetahui apa sebabnya.” Jawab anggota Akashi.


“Akhirnya kita menemukan sedikit petunjuk. Baiklah jika seperti itu, tapi bisa aku meminta pertolongan mu kembali?” ucap Max.


“Silahkan saja perintahkan Max, karena anggotaku juga anggota bos mu.” Ucap Akashi.


“Aku mau kalian mencari informasi tentang pengikut geng tersebut atau keturunan dari ketua Mafioso tersebut atau apapun yang berkaitan dengan hal tersebut.” Ucap Max.


“Baik tuan,”


“Berapa lamapun yang kalian butuhkan itu tidak masalah. Yang penting apapun yang kalian dapatkan langsung kalian laporkan padaku.” Jawab Max.


“Siap.”


Sedikit demi sedikit puzzle tersebut terpasang, sedikit demi sedikit petunjuk di dapatkan. Walaupun hanya sedikit informasi yang di dapatkan oleh Max namun semua usahanya tidak sia-sia.


“Setidaknya aku akan tidka sia-sia datang kemari untuk mencari informasi. Terimakasih telah membantuku Akashi.” Ucap Max.


“Sudahlah ini sudah seharusnya aku membantu mu apalagi berhubungan dengan Bos mu itu. Jika saja dia tidak membantu keluarga ku tempo dulu mungkin aku tidak mendapatkan semua ini.” Jawab Akashi.


“O ya, Jumat ini Jack akan melangsungkan pernikahannya di Arab Saudi. Ku harap kau akan datang  nanti bersama ku.” Ucap Max.


“Apa? Jack menikah? Kau tidak bercanda kan Max?” tanya Akashi dengan terkejut.


“Hahah, tentu saja tidak.” Jawab Max yang sedang menuangkan Bir pada gelasnya.


“Bukankah dia tidak menyukai wanita, maksud ku dia alergi terhadap wanita?” tanya Akashi.

__ADS_1


“Kau lihat saja nanti agar kau mempercayai perkatakaanku. Mungkin saja saat ini mereka sedang mempersiapkan hal tersebut.” Jawab Max.


***Rumah Caca***


“Tok…tok… Asalamualaikum.” Ucap Jack dari luar pintu.


“Waalaikumusalam, sebentar.” Ucap Caca.


Caca turun dari tempat tidur secara perlahan takut membangunkan Kenzo dan Bella yang tidur dengan dirinya.


“Kenapa pagi sekali kau kemari Jack?” tanya Caca yang membuka pintunya.


“Tidak apa-apa, aku hanya mengantarkan pakaian ini dan kita pagi ini harus mencoba baju pernikahan sebagai persiapan pernikahan kita.” Jawab Jack.


“Baiklah, tapi aku belum apa-apa. Masuklah.” Jawab Caca.


“Mandilah dan sholat subuh segera karena aku tadi sudah melaksanakannya.” Jawab Jack.


“Oke, jika kau ingin makan sesuatu di dalam kulkas ada bolu. Ambil sendiri dan buat the sendiri bisa kan?” tanya Caca.


“Sudah jangan repot-repot aku akan tunggu di depan rumah saja. Kau bersiap-siaplah.” Ucap Jack.


“Tidak perlu, masuklah kedalam dan bersiap-siap.Ini pakaian anak-anak.” Ucap Jack sambil memberikan pakaian Kenzo dan Bella yang belum di terima oleh Caca dari tadi. Caca tetap membuka pintu rumahnya kemudian masuk dan membersihkan diri. Sedangkan Jack duduk di kursi yang berada di depan rumah Caca. Jacob sengaja tidak masuk karena dia memang menghormati Caca.


Pada malam setelah mereka makan ramen Kenzo dan Bella tertidur didalam mobil begitu pula dengan Caca. Jadi Jacob memutuskan untuk meninggalkan Kenzo dan Bella bersama Caca di rumah Caca sedangkan Jacob tidur di rumah Charles.


Jacob tidak pulang ke mansion namun tinggal di rumah Charles. Jacob juga menyuruh Riki untuk membawa pakaiannya dan kedua anaknya ke rumah Charles pada malam itu. Pada saat pagi hari Jack kembali menguasai tubuhnya sedangkan Jacob tertidur.


Maka Jack buru-buru datang ke rumah Caca setelah ia sholat subuh. Jack memastikan bahwa Caca dan anak-anaknya baik-baik saja.


Setelah beberapa menit kemudian Kenzo dan Bella terbangun dan melihat pintu rumah Caca terbuka.


“Daddy!” panggil Bella.


“Daddy sudah di sini dari tadi malam?” tanya Kenzo.


“Tidak, hanya kalian yang tidur di sini. Daddy tidur di rumah uncle Charles.” Jawab Jack.


Caca yang sudah selesai dengan sholat kemudian ingin memasakkan sesuatu untuk mereka.

__ADS_1


“Kalian sudah bangun?” tanya Caca yang melihat Kenzo dan Bella berada di depan pintu bersama Jack.


“Bella mandilah dengan Caca. Caca bantu Bella saja untuk mandi dna jangan buatkan kami sarapan. Kita akan pergi sarapan di luar saja.” Ucap Jack.


“Baiklah, ayo Bella.” Ucap Caca.


“Iya Bunda,” jawab Bella.


Jack sengaja untuk membuat dua wanita itu sibuk sedangkan dirinya bisa berbicara dengan bebas bersama Kenzo.


“Ken, apa yang terjadi tadi malam?” tanya Jack.


“Tidak ada apa-apa dan tidak terjadi apa-apa.” Jawab Kenzo yang mengerti maksud dari pertanyaan Jack.


“Alhamdulilah, bisa ceritakan semuanya pada Daddy?” tanya Jack.


“……” Kenzo menceritakan hal yang terjadi dari pagi hingga malam hari.


“Bagaimana kau mengetahui kalau itu bukan Daddy?” tanya Jack.


“Kau maupun dia kan sama-sama daddy kami yang tinggal di satu tubuh.” Jawab Kenzo.


“Iya juga, namun bagaimana kau mengetahui jika itu bukan aku?” tanya Jack.


“Aku selalu mengetahui tentang mu daddy.” Ucap Kenzo dengan sombong.


“Namanya Jacob, kau bisa memanggilnya Jacob. Jika dia melakukan sesuatu yang tidak baik maka peringatkan dia.” Ucap Jack.


“Dia tidak akan menyakiti bunda Caca apalagi kami. Dia itu lebih mencintai bunda Caca di bandingkan dengan mu daddy. Aku juga tidak mengetahui apa alasanya itu. Namun yang pasti baik dia maupun daddy yang penting kalian mencintai bunda Caca.” Ucap Kenzo.


“Kalian sedang mengobrol apa? Mengapa seru sekali?” tanya Caca yang tiba-tiba datang.


“Tidak ada apa-apa Bun, aku mandi dulu.” Jawab Kenzo yang meninggalkan Jack.


Setelah beberapa lama kemudian mereka pergi untuk sarapan di restoran Italia milik Jack yang searah dengan tujuan mereka pergi ke butik. Setelah itu mereka langsung ke butik untuk mencoba baju pernikahan.


Langkah pertama persiapan pernikahan Jack dan Caca, mereka mencari baju pengantin yang pas sesuai dengan mereka. Saat mereka sudah sampai di butik mereka di sambut dengan kayawan dan manajer butik tersebut. Bersama dengan Selly yang sudah menunggu kedatangan mereka.


Selly sudah berada di sana sebagai penangung jawab atas pakaian pernikahan yang akan di pakai oleh Caca dan Jack.

__ADS_1


__ADS_2