I Love You Mr.Mafia

I Love You Mr.Mafia
Menerima Bantuan Jack


__ADS_3

Jack dan Caca yang terkejut dengan ucapan Kenzo saling menatap ke arah Kenzo. Jack yang tidak mengerti maksud Kenzo, sedangkan Caca yang terkejut heran dengan ucapan Kenzo.


“Tidak perlu, aku senang kok jika mereka berdua bersamaku di sini.” Ucap Caca.


“Ayolah Bunda, jangan menolak bantuan Daddy anggap saja ini sebagai balasan Bunda karena menjaga kami berdua.” Paksa Kenzo terhadap Caca.


“Daddy, Nenek Aisyah sedang jatuh sakit jadi Bunda Caca ingin pergi ke negaranya untuk melihat kondisinya. Namun Bunda Caca tidak memiliki uang untuk memesan tiket pesawat ke negaranya. Daddy pasti bisa kan memberikan tiket pesawat untuk Bunda ke Indonesia hari ini? Bahkan Daddy juga bisa mengantar Bunda Caca menggunakan helikopter pribadi Daddy.” Kenzo yang menjelaskan kepada Jack.


“O begitu ceritanya. Bisa, Daddy akan mengurus semua itu. Tolong jangan di tolak Caca, anggap saja ini sebagai ucapan terimakasihku untuk mu selama ini.” Ucap Jack menatap Caca.


“Ayolah Bunda di terima kebaikan Daddy,” ucap Bella yang memohon pada Caca.


“Bunda terima saja pemberian Daddy, ini semua permintaan ku Bunda. Kenzo mohon Bunda mau menerimanya. Fikirkan kondisi Nenek.” Ucap Kenzo.


“Baiklah,” ucap Caca dengan pasra melihat wajah Bella dan Kenzo yang memintanya untuk menerima dan Caca juga sedang memikirkan kondisi sang Ibundanya.


“Kau ingin pukul berapa berangkat?” ucap Jack.


“Pagi ini kalau bisa Daddy,” jawab Kenzo.


“Baiklah.” Ucap Jack.


Tanpa mendengar jawaban dan persetujuan dari Caca mereka berdua memutuskan dengan cepat. Jack langsung mengambil teleponnya untuk menghubungi Jimmy. Sementara Caca hanya terdiam melihat kelakuan Ayah dan anak ini, ada rasa kesal karena tidak mendengarkan persetujuan dia terlebih dahulu namun ada rasa terharu dengan pertolongan mereka berdua.


“Ada apa Jack,” ucap Jimmy yang menerima panggilan Jack.


“Atur jadwal keberangkatan ke Indonesia 2 jam lagi menggunakan pesawat pribadi ku.” Ucap Jack.


“Jangan Jack, tiket pesawat biasa saja. Aku tidak ingin merepotkan kalian lebih banyak lagi.” Mohon Caca.


“Baiklah.” Menjawab permohonan Caca.


“Kau udah dengar Jim, pesankan tiket pesawat ke Indonesia sekarang juga. 2 jam lagi kita jumpa di bandara.” Ucap Jack pada Jimmy.


“Baiklah.”


Jimmy yang telah menerima panggilan Jack sangat terkejut. Namun ia segera mandi dan pergi ke bandara untuk mengurus pemesanan tiket itu.


“Bersiap-siaplah Ca, kami akan mengantarkan mu kebandara.” Ucap Jack.


“Baiklah,”jawab Caca.


 Kemudian Caca pergi ke kamar untuk menyiapkan beberapa barang yang akan di bawanya untuk ke Indonesia, sedangkan Jack, Bella dan Kenzo duduk di ruang tamu.


“Kerja bagus Daddy,” ucap Kenzo.


“Iya.”


“Daddy, Bunda Caca akan berapa lama di sana?” tanya Bella.

__ADS_1


“Daddy tidak mengetahui itu, coba tanya saja pada Bunda kalian?”


Mereka pun pergi meninggalkan Jack kemudian masuk kedalam kamar Caca.


“Bunda akan berapa lama di negara Indonesia?” tanya Bella yang berada dekat dengan koper Caca.


“Entahlah sayang,” jawab Caca yang sedang menyusun barang-barangnya di dalam koper.


“Bunda jangan terlalu lama di sana,” ucap Bella.


“Kami pasti akan merindukan Bunda,” ucap Kenzo.


“Haha, kemungkinan Bunda akan sebulan di sana.” Jawab Caca yang tertawa melihat tingkah mereka berdua.


“Lama sekali Bun,” ucap Bella.


“Kemungkinan Bunda akan merawat Nenek sekaligus melakukan sebuah penelitian di sana.” Ucap Caca.


“Tidak bisakan hanya seminggu saja paling lama?” tanya Kenzo.


“Sepertinya tidak sayang, Bunda berharap bisa merayakan Lebaran bersama keluarga Bunda tahun ini.”


“Lebaran itu apa Bunda?” tanya Bella dengan polos.


“Hari kemenangan umat muslim karena sudah melaksanakan puasa selama sebulan penuh sayang.” Jawab Caca dengan singkat.


“Kami pasti akan merindukan Bunda,” ucap Bella yang terlihat matanya ingin menangis.


“Janji, Bunda akan kembali?” ucap Bella.


“Janji sayang,” jawab Caca.


Jack yang melihat kedekatan kedua anaknya dengan Caca dari pintu dengan heran dan bergumam di dalam hatinya.


“Kau memang terlihat seperti malaikat cantik dan baik hati datang pada kedua anak ku. Tanpa ku sadari ini pertama kalinya ada seorang wanita yang mampu membuat kedua anakku dekat dengan perempuan yang di anggapnya sebagai ibu. Aduh!! Kenapa aku berfikir begitu si, apa mungkin aku sudah menyukainya seperti kata Jimmy?” ucap Jack dalam hati.


“Jack ayo!” ucap Caca yang membawa kopernya lalu di ikuti Kenzo dan Bella yang mengikutinya dari belakang menuju kepintu tempat Jack berdiri dengan lamunannya.


“Ha, iya ayo kita berangkat.” Ucap Jack yang sadar dari lamunannya.


“Ayo Daddy kita berangkat.” Ucap Bella yang kemudian menghampirin Jack.


“Sayang jangan mintak di gendong ya? Daddy akan membantu Bunda untuk membawakan kopernya.”Ucap Jack pada Bella.


“Oke Daddy.”


“Tidak usah biar aku saja yang membawanya!” jawab Caca.


“Sudahlah.”Jack yang langsung merebut koper Caca lalu membawanya pergi menuju mobilnya yang sudah menunggu di gang.

__ADS_1


Mereka pun memasuki mobil lalu pergi menuju bandara.


“Ini tiket pesawatnya Jack.” Ucap Jimmy yang memberikan selembar tiket kepada Jack setelah Jack dan yang lainnya sampai di bandara.


“Ayo aku temanin untuk menyerahkan pasport mu ke sana?” ucap Jack kepada Caca.


Mereka pun pergi untuk menyelesaikan administrasi yang di perlukan untuk penerbangan. Setelah selesai mereka duduk di kursi tunggu selama 30 menit sebelum keberangkatan.


“Terimakasih untuk semua bantuan kalian. Kenzo, Bella, Bunda pamit ya?” ucap Caca pada mereka ketika ingin meninggalkan mereka.


“Bunda hati-hati,” ucap Bella yang kemudian memberikan pelukan dan memberi salam perpisahan.


“Assalamualaikum Bunda, Fii amanilah Bunda.” Ucap Kenzo yang membuat Caca kagum.


“Dari mana kamu mengetahui itu Kenzo?” tanya Caca.


“Setelah membaca beberapa buku Bunda, hehehe.” Ucap Kenzo dengan tertawa kecil.


“Sungguh anak yang jenius, tidak mau memeluk Bunda sayang?” goda Caca pada Kenzo.


Kemudian Kenzo memeluk Caca.


“Bunda jangan terlalu lama di sana,?” ucap Kenzo yang berbisik pada Caca kemudian melepaskan pelukkannya.


“Iya sayang, baiklah Bunda harus segera masuk. Kalian jaga kesehatan ya.”


“Iya Bunda.”


Mereka pun terus memandangi kepergian Caca. Jack dan Jimmy yang dari tadi berbisik di belakang melihat tingkahlaku Bella dan Kenzo.


“Benarkah mereka anak mu Jack? “ ucap Jimmy yang heran mengapa bisa sedekat itu dengan Caca.


“Entah apa yang dimiliki wanita itu sampai semua orang bisa menyukainya.” Jawab Jack.


“Jangan bilang kau juga sudah menyukainya sesuai apa yang aku katakan sebelumnya?” Goda Jimmy.


“Entahlah, aku juga tidak mengetahui itu semua.” Ucap Jack.


“Sudahlah ayo pergi dari sini masih banyak hal yang harus kita lakukan lagi Jack.” Ucap Jimmy.


“Baiklah.”


“Anak-anak ayo kita kembali ke mansion.”


Mereka pun pergi dari bandara menuju mansion


***Jangan lupa kritik dan sarannya guys 😁


Salam manis dari W😊

__ADS_1


Jangan lupa senyum hari ini🙂***


__ADS_2