
Jangan lupa dukung Author dengan like + koment + bintang 5 dan Vote ya setelah membaca.
Tempat, waktu dan kejadian hanyalah sebuah karya fiksi author.
Saat Caca dan Bella keluar dari ruang ganti yang di ikuti Selly di belakang, di lihat oleh Kenzo dan Jack. Mereka melebarkan matanya melihat mereka berdua.
“Bunda cantik,” ucap Kenzo.
“Bidadari,” ucap Jack dalam hatinya kemudian membantukkan dirinya.
“Khuk..huk” Jack batuk.
“Daddy, Kak Kenzo! Kami cantik kan?” tanya Bella sambil memutarkan badannya yang menunjukkan gaun yang di pakainnya.
“Iya cantik,” ucap Jack dan Kenzo yang mengaggukkan kepalanya.
“Bungkus semua ini,” ucap Jack pada Bos butik dengan menunjuk semua gaun yang telah di persiapkan seluruhnya.
“Baik tuan,” jawab Bos butik.
“Jangan dulu, kita belum mencoba semuanya.” Ucap Caca,
“Tidak perlu di coba, bungkus saja semuannya. Ukuran yang aku berikan tidak mungkin salah. Jadi kita datang hanya untuk memastikan.” Ucap Jack.
“Tapi…” ucap Caca lalu di potong Jack.
“Akad kita gunakan yang putih dan selebihnya untuk acara berikutnya.” Ucap Jack.
“Jack aku kan sudah bilang jangan terlalu mewah. Ku mohon yang putih saja, selebihnya jangan di beli.” Ucap Caca.
“Tidak, semuanya saja.” Jawab Jack.
“Aku mengetahui kau tidak akan miskin jika membeli semuanya tapi hematlah.” Ucap Caca.
“Tidak. Pernikahan kita harus mewah karena seumur hidup hanya sekali. Mengapa aku harus hemat untuk pernikahanku yang sekali seumur hidup ini?” tanya Jack.
“Terserah,” jawab Caca yang sudah malas berdebat.
“Akad kita pakai yang putih. Malam untuk menyambut tamu kita gunakan yang merah. Selebihnya akan kita gunakan nanti di kampung halaman mu.” Ucap Jack.
“Terserah,” ucap Caca melangkah ke pintu masuk ruang ganti.
“Sepertinya Bunda marah lagi,” ucap Kenzo.
“Daddy tenang saja, serahkan pada Bella.” Ucap Bella.
__ADS_1
“Apa salahku, aku hanya ingin yang terbaik saja.” Ucap Jack.
“Daddy terlalu memaksakan kehendak.” Jawab Kenzo.
“Bukankah kamu juga seperti itu?” tanya Jack.
“Sudah pasti, aku keturunanmu.” Jawab Kenzo.
Mereka berdua saling menatap masing-masing lalu memalingkannya kearah yang berlawanan sambil menyilangkan kedua tangannya.
“Selly bungkus saja semuanya, persiapkan segalanya. Dan jangan lupa pakaian seragam untuk kedua orangtua Caca dan Bagas.” Ucap Jack.
“Baik tuan,” jawab Selly.
“Akan saya siapkan malam ini tuan,” jawab Bos butik.
“Oke,” jawab Jack.
Jack dan Kenzo masuk ke dalam ruang ganti untuk mengganti pakainnya yang semula. Sementara Bella dan Caca yang berada di dalam ruang ganti sedang melakukan percakapan.
“Bunda kenapa marah pada daddy?” tanya Bella.
“Bunda tidak marah sayang, hanya saja daddy mu terlalu boros. Kenapa harus membeli semuannya. Bukankah satu saja sudah cukup?” tanya Caca.
“Bunda, daddy bisa saja membeli satu butik ini karena mall ini milik daddy.” Jawab Bella.
“Bunda perlahan-lahan akan mengetahui apa yang di miliki daddy. Dan bunda akan mengetahui kenapa daddy bersifat seperti itu,” ucap Bella.
“Bunda tidak menyangka dialah pemilik mall terbesar di Negara ini. Bunda hanya berfikir bahwa daddy adalah pengusaha yang biasa saja.” Ucap Caca.
“Tidak bun, daddy adalah raja bisnis dunia ini.” Ucap Bella.
“Bella, apakah bunda pantas mendapatkan daddy kalian?” tanya Caca.
Selama ini Caca hanya mengetahui bahwa Jack mungkin seperti teman-temannya yang lain di Negara ini. Seorang pengusaha yang mapan, orang kaya biasa namun ternyata adalah luarbiasa. Karena tidak ada media manapun yang memberikan informasi mendalam tentang Jack.
Media hanya memberikan informasi tentang usaha Sandreas. Dan yang di majalah itu hanyalah wajah Jimmy bukan Jack. Wajah Jack tidak pernah terekspos di media manapun. Dan sangat jarang orang-orang mengenal dirinya.
Sulit untuk di jelaskan keberadaan Jack. Seperti intan yang tersembunyi di laut dalam. Berharga, diketahui ada namun tidak di ketahui keberadaannya. Namun beberapa orang besar mengetahui Jack terlebih orang-orang dunia hitam.
Dunia di mana Jack tumbuh dan berkembang dari semenjak kecil. Orang-orang lain hanya mengetahui rumor tentang Jack namun tidak mengetahui bagaimana wajah Jack yang sebenarnya.
Mall ini adalah salah satu penghasil uang Jack. Bos butik itu tidak mengetahui siapa Jack sebenarnya namun yang di ketahui olehnya adalah dia adalah seorang yang lebih besar kekuasaannya dari pada Jimmy.
Selama ini yang menjadi sorotan media adalah Jimmy dan orang-orang di mall ini hanya mengikuti instruksi Jimmy tanpa mengetahui siapa yang mengontrol Jimmy. Semua itu di lakukan oleh Jack karena Jack menyukai kebebasan dan untk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan.
__ADS_1
Namun walaupun seperti itu tetap saja Jack memiliki musuh yang banyak.
“Kenapa bunda berkata seperti itu?” tanya Bella.
“Bunda bukan siapa-siapa sayang, sementara kalian memiliki apa yang bunda tidak miliki.” Jawab Caca.
“Maksud bunda adalah kekayaan ini? Ini semua tidak berarti bagi kami Bun, namun semenjak bunda hadir dalam kehidupan kami. Kami baru mengetahui bagaimana menghargai hidupan setiap waktu.” Jawab Bella dengan bijak.
“Di luar sana banyak wanita yang lebih baik daripada bunda, kenapa kalian memilih bunda?” tanya Caca.
“Karena Caca adalah orang yang di cintai Tuan,” jawab Selly yang tiba-tiba masuk ke dalam ruang ganti.
“Maksud ya bi ?” tanya Caca.
“Caca, aku sudah lama mengikuti Jack. Selama ini tidak ada satu wanitapun yang bisa dekat dengannya bahkan membuatnya berubah sampai saat ini.” Jawab Selly.
“Berubah?” tanya Caca yang semakin bingung.
“Iya contohnya adalah emosi dia dan cara dia menghargai orang lain. Jack seseorang yang tidak pernah mau di bantah perkatanya, dia kasar walaupun sebenarnya baik. Mungkin seperti itulah cara dia, dan satu hal lagi dia tidak pernah mengucapkan terimakasih.” Jawab Selly.
“Benarkah?” tanya Caca.
“Iya bunda, sudahlah bun. Jangan banyak memikirkan sifat daddy, seperti itulah daddy. Yang di butuhkan daddy adalah pengerti bunda dan bagaimana cara bunda melihat ketulusan daddy.” Jawab Bella.
“Tapi kenapa egois dia tidak pernah bisa hilang. Seenaknya saja tanpa harus mempertanyakan bagaimana pendapat orang lain. Kadang baik kadang menyebalkan.” Ucap Caca.
“Bunda harus mengerti bagaimana sifat daddy. Dia sebenarnya baik cuman mungkin cara dia saja yang terlalu kasar.” Ucap Bella.
“Iya Ca. Tuan Jack adalah lelaki yang baik walaupun cara dia menunjukan kasih sayang itu berbeda dengan orang lain.” Ucap Selly.
“Sebenarnya apa yang selama ini dia alami hingga membentuk karakter yang seperti itu?” tanya Caca dalam hatinya.
“Bunda tenang saja, jika daddy menyakiti bunda. Bella akan selalu di pihak bunda.” Jawab Bella yang memeluk Caca.
“Terimakasih sayang,” jawab Caca.
“Ca, boleh aku meminta sesuatu pada mu?” tanya Selly.
“Apa itu bi?” tanya Caca balik.
“Ku mohon bahagiakan tuan Jack. Berikan dia kasih sayang yang sebenarnya dan keluarga yang sebenarnya.” Ucap Selly.
“Kenapa bibi berkata seperti itu?” tanya Caca yang heran.
“Cukup ingat baik-baik kalimat itu. Dan kumohon kau juga harus menjadi wanita yang kuat yang berada di sisinya.” Ucap Selly.
__ADS_1
“Insyallah akan aku lakukan yang terbaik bi.” Jawab Caca.
Setelah perbincangan itu mereka keluar dari ruang ganti. Jack dan Kenzo sudah menunggu mereka keluar dari ruang ganti dengan duduk di sofa.