I Love You Mr.Mafia

I Love You Mr.Mafia
Gadis Ajaib


__ADS_3

Jack yang panik meninggalkan kamarnya menuju lift rumah untuk menuju ke lantai bawah menjumpai Caca. Sedangkan yang lain heran dengan tingkah Jack.


“Kau kenapa Jack?” ucap Max.


“Taman itu dekat dengan hutan tempat hewan peliharaan ku!” ucap Jack yang sedang berjalan menuju lift.


Saat mau memasuki lift ternyata liftnya tiba-tiba rusak sehingga Jack tidak bisa keluar dari lift.


“Son segera keluarkan aku dari lift. Dan segera perbaiki.” Ucap Jack di telepon yang berada di dalam lift.


Son dan pelayan lain pun berusaha memaksa pintu lift terbuka. Saat terbuka Jack langsung menuju jendela mansion untuk segera mungkin menuju tempat Caca.


“Kenapa bos terburu-buru sampai-sampai melompat dari jendela?” tanya Son.


“Caca berada di perkarangan taman dekat hutan.” Jawab Max.


“Kenapa bisa?” tanya Son yang juga ikut panik.


“Sudahlah, Kenzo, Bella di sini saja paman akan menyusul daddymu.” Ucap Max.


“Gawat, tidak ada di mansion ini yang berani mendekati tempat itu kecuali bersama Jack atau kedua anak ini.” Ucap Deni.


Deni dan Max pun mengikuti Jack yang lompat dengan cara cepat untuk turun ke bawah.


“Aku lupa kalau ada Black, White dan Tiger.” Ucap Kenzo.


“Bella juga lupa kak, jadi bagaimana ini keadaan Bunda?” ucap Bella.


“Ayo kita susul mereka dari tangga mansion.” Ucap Kenzo.


“Tuan saya ikut,” ucap Son.


Mereka pun berjalan ke tangga mansion menuju taman mansion di mana Caca berada.  Jack pun sudah melihat Caca dengan ekspresi terkejut melihat apa yang Jack lihat. Caca duduk di sebuah ayunan yang sedang mengelus Black dan White di tangannya. Dan Tiger yang tertidur di samping Caca duduk.


***Flashback***


Saat Kenzo dan Bella meninggalkan Caca sendirian, Caca mendengar suara ular di sekitarnya saat ia sedang berjalan-jalan. Caca pun pergi mencari suara itu berasal. Caca mengelilingi taman mansion hingga sampai di sebuah kolam yang berisi bunga teratai yang bermekaran. Caca sangat menyukai bunga teratai berhenti di kolam itu menikmati pemandangan.


Saat ingin mengambil sebuah bunga mawar ternyata ada dua ekor ular yang terlilit akar teratai dan tidak bisa bergerak. Caca pun menolong ular tersebut dari jeratan akar teratai tanpa takut memegang ular.


“Oh jadi dari tadi suara itu berasal dari kalian berdua. Baiklah aku akan membantu kalian.” Ucap Caca ada kedua ular tersebut.

__ADS_1


Ketika Caca sudah menolong dua ular tersebut, Caca pun kemudian membebaskan dua ular tersebut namun ketika Caca pergi meninggalkan kedua ular tersebut mengikutinya. Caca berjalan di jalan papan di tengah kolam teratai menuju hutan yang terdapat sebuah pintu menuju hutan tersebut.


Caca penasaran mengapa harus ada pintu menuju hutan di mansion ini, di mana mansion ini di kelilingi oleh dinding tembok yang tinggi. Bahkan Caca tidak tau seberapa luas dinding tembok ini mengelilingi lahan ini. Saat Caca mau masuk ke pintu itu terdapat suara aungan yang kuat. Ternyata suara itu berasal dari tiger (Macan hitam liar kesayangan Jack yang hanya bisa mendengarkan perintah Jack seorang).


Caca sudah hampir ketakutan ketika Tiger mendekat, namun Caca memberanikan diri seperti menjinakkan seekor kucing.


“Tenanglah, aku tidak akan melukai mu!” ucap Caca sambil perlahan mendekati Tiger.


“Oke, tenang. Bagus jangan mengaum, tenang aku hanya ingin mengelus mu.” Ucap Caca.


Caca pun berhasil menenangkan Tiger dengan mengelus kepala Tiger dengan bantuan dua ular yang mengikuti Caca. White dan Black seperti mengatakan sesuatu pada Tiger sehingga Tiger tenang.


“Kenapa kalian bisa mengikuti ku ?” ucap Caca yang heran melihat kedua ular itu ada di depannya.


“Kenapa dia tidak mengaum lagi setelah melihat kedua ular ini? Mereka seperti sedang berkomunikasi.” Gumam Caca dalam hati.


“Bulu mu sungguh lembut, aku suka kau.” Ucap Caca sambil mencium wajah Tiger.


Tiger pun merasa nyaman saat di sentuh oleh Caca dan merasa suka ketika Caca mencium wajahnya sehingga Tiger membalas menjilati wajah Caca.


“Hahahha, kenapa kau menggemaskan seperti kucing ku di rumah.” Ucap Caca.


Caca merasa sangat senang dengan kehadiran tiga hewan tersebut sehingga dia sadar bahwa dia sudah jalan jauh dari tempat duduknya tadi. Dia pun kembali ke tempat ayunan di mana ia duduk di awal. Namun ketika dia kembali menuju ke sana dia di ikuti oleh tiga ekor hewan tersebut. Sampai di sana pun Caca malah bermain dengan tiga ekor hewan tersebut.


Ular putih itu berada di tangan kanan Caca, sedangkan ular hitam itu berada di tangan kiri Caca. Dan tiger tidur di bawah kaki Caca sambil menjilati sepatu keith Caca.


***Flashback Off***


“Mengapa kau berhenti Jack?” ucap Max yang baru sampai di taman itu.


“Kau lihat itu Max,” jawab Jack sambil menunjuk ke arah Caca.


“Astaga!” ucap Max dengan terkejut.


“Gadis ajaib,” ucap Deni yang baru sampai juga melihat Caca.


“Hahaha, aku suka dengan sebutan itu.” Ucap Jack.


“Bagaimana cara dia menaklukan tiga hewan yang tidak mau tunduk oleh siapapun kecuali kau Jack?” tanya Max dengan heran.


“Iya benar, Tiger hanya mau dekat dan menurut pada mu. Sedangkan White dan Black kau berikan pada Kenzo dan Bella sebagai teman bermain ketika di taman ini. Namun sebenarnya dua ular itu adalah ular berbisa yang sangat mematikan, dan Tiger itu sangat liar.” Ucap Deni menjelaskan.

__ADS_1


“Aku juga ingin mengetahuinya,” ucap Jack.


“Nona Caca itu beda dari yang lain, bahkan tuan Jack yang sedingin kutub utara saja dapat di cairkan olehnya. Apalagi hanya seekor macan hitam liar dan dua ular berbisa.” Jawab Son yang baru sampai.


“Aku setuju,” ucap Max.


“Aku juga,” ucap Deni.


“Hahhaa,” tawa Kenzo dan Bella bersamaan mendengar ucapan pria-pria dewasa ini.


Semua orang melihat Caca bersama tiga hewan liar itu tertawa. Lalu Jack memutuskan untuk menghampiri Caca dan menyuruh semua orang kembali ke mansion.


“Kalian kembalilah ke mansion, biar aku yang


menghampirinya.” Ucap Jack.


“Tapi,” ucap Kenzo.


“Kalian tau maksudku kan?” ucap Jack sambil melirik anaknya dengan tatapan tajam.


“Baiklah Daddy, paman Son ayo kita kembali.” Ucap Kenzo.


“Baiklah kami pergi,” ucap Deni.


“Semoga berhasil,” ucap Max sambil menepukkan tangannya kepundak Jack lalu pergi meninggalkan Jack.


“Semangat Daddy,” ucap Bella.


“Oke, cepatlah kalian pergi.” Ucap Jack yang kemudian berjalan menuju ke tempat Caca.


Mereka pun pergi meninggalkan Jack sendiri di taman untuk pergi menemui Caca.


Jack berjalan dengan santai menuju ayunan di mana Caca duduk. Sekitar jarak 10Meter dari tempat Caca, Tiger merasa kehadiran tuannya. Tiger bangun dari tidurnya lalu berjalan menuju ke arah Jack.


Terimakasih sudah berkunjung ke story saya.


Jangan lupa dukung Author dengan like + koment + bintang 5 dan Vote ya setelah


membaca.


Happy Reading guys

__ADS_1


__ADS_2