
Senyuman di wajah Billy tergambar dengan jelas. Sejak kembali dari hotel mengantarkan Lauren hingga memasuki kamarnya. Memegang jas yang digunakan olehnya untuk menyelimuti Lauren di pegang dengan tangannya dan diletakkan di belakang punggungnya. Billy membuka kamarnya dengan ekspresi bahagia.
“Kencan bos?” tanya Richard yang melihat ekspresi Billy.
“Oh kau, aku membersihkan diri dulu. Tunggu aku di ruang tamu bersama dengan pengawalmu.” Jawab Billy.
Wajah yang terlihat bahagia berubah menjadi serius saat melihat sosok Richard yang sudah menunggunya sejak tadi. Billy membersihkan dirinya ke kamar mandi. Menggunakan pakaian piama berwarna grey. Billy langsung berjalan menuju ruang tamu untuk bertemu dengan mereka dengan membawa laptop.
“Aku akan memberikan tayangan yang sudah aku dapatkan selama beberapa hari ini.” Jawab Billy yang sedang menunggu laptopnya hidup.
Richard dan semua bodyguardnya hanya diam dan memperhatikan Billy dengan serius. Richard menghidupkan inforkusnya.
Billy pertama kali menunjukkan data-data informasi tentang Jenni kepada mereka semua. Latarbelakang yang di miliki oleh Jenni. Setelah itu memberikan informasi tentang hubungan Jenni dengan Henry, saudara tiri Richard.
“Seperti yang sudah aku beritahu kepada kalian siapa wanita ini. Dan beberapa hari aku mengintainya, aku menemukan dia masuk kedalam hotel dengan Henry yang tidak lain adalah saudra tirimu.” Jawab Billy.
“Jadi dia adalah wanita tunangan Henry?” tanya Richard.
“Iya. Dan yang harus kalian pahami adalah siapakah sebenarnya Jenni? Kenapa dia berkaitan dengan orang-orang yang memiliki symbol tersebut.” Jawab Billy.
“Maksud mu symbol kalajengking?” tanya Richard.
“Iya. Bukan hanya pembunuh-pembunuh yang mencoba membunuhmu yang memiliki symbol itu. Tapi juga karena symbol itu adalah symbol yang sedang kami cari tau sejak lama.” Jawab Billy.
“Maksudnya?” tanya Richard.
“Apakah Max dan Akashi tidak memberitahumu?” tanya Billy.
“Tidak.” Jawab Richard.
“Baiklah aku jelaskan dengan sesingkat-singkatnya.” Jawab
Billy.
“Wanita ini adalah dalang di balik penculikan istri Jack. Dia adalah wanita yang pernah mencintai Jhon waktu kuliah, sekaligus sahabat istri Jhon. Kami beranggapan bahwa dia melihat sosok Jack seperti Jhon yang dikenal olehnya. Seperti yang kau ketahui juga bahwa Jack dan Jhon adalah kembar identik.”
“Mereka sejak kecil selalu terpisah dengan jalannya masing-masing. Jhon yang sibuk dengan keilmuan sedangkan Jack lebih sibuk Dan tertarik terhadap beladiri. Hal itu menjadi asumsi kami semua, Jenni mengetahui bahwa Jhon menikah lagi dengan Caca. Padahal itu adalah Jack, bukan John. John sudah meninggal sejak beberapa tahun yang lalu.” Jawab Billy.
“Jadi wanita itu menculik istri bos besar, dan kalian melihat semua orang suruhannya itu memiliki symbol kalajengking itu?” tanya Richard.
“Iya. Yang menjadi pertanyaan sekarang adalah siapakah Jenny sebenarnya? Dan siapakah pemimpin symbol itu? Kami berasumsi bahwa symbol itu adalah salah satu symbol kuno miliki pembunuh bayaran. Karena aku sudah memastikan hal ini dari Andrew.” Jawab Billy.
__ADS_1
“Jadi karena kesulitan hal itu kalian tidak bisa
menemukannya dan secara kebetulan bertemu denganku yang juga sedang di buru untuk di bunuh?” tanya Richard.
“Kau benar. Maka sekarang aku ingin memberikan kalian tugas untuk menjadi seorang detective yang akan mengikuti Jenni untuk tiga hari kedepan. Besok aku tidak bisa ikut dengan kalian, jadi pekerjaan ini aku serahkan kepada kalian.” Jawab Billy.
“Kami akan menjadi detekctive?” tanya Richard.
“Iya. Kau harus menjadi detective bayangan yang akan melihat semua aktivitas Jenni selama 24jam. Aku sudah membuat penyadap suara dan kamera tersembunyi di dalam kamar hotel miliknya. Jadi kalian hanya akan mengikutinya di luar kamar hotel.” Jawab Billy.
“Oke.” Jawab Richard.
“Aku mau kau yang mengawasi dari latop yang akan aku berikan kepadamu. Dan yang menjalakan hal lainnya adalah anak buahmu. Semua ini untuk memperkecil kemungkinan kau akan di ketahui oleh mereka. Karena kabar kematianmu sudah di sebarkan di negaramu.” Jawab Billy.
“Aku mengerti.” Jawab Richard.
“Hari ini saat sebelum subuh aku sudah mengagalkan transaksi yang dilakukan oleh Jenni. Awalnya aku hanya melihat dia yang sering ke bar untuk berpesta di setiap malam, sampek akhirnya aku datang dan melihatnya sendiri bahwa dia sedang melakukan sebuah transaksi di setiap malamnya.” Jawab
Billy.
“Apa?” tanya Richard yang terkejut.
“Kau sendirian menghabisi mereka?” tanya Richard.
“Seperti itulah. Kejadian itu ada di pelabuhan yang tidak jauh dari bar yang akan aku beritahu kepada kalian.” Jawab Billy kemudian menayangkan tempat lokasi yang di maksud oleh dirinya di layar.
“Aku benar-benar tidak paham dengan semuanya. Kenapa semuanya seperti puzzle yang begitu rumit untuk di susun utuh.” Jawab Richard.
“Seperti yang kau katakana. Kami juga merasakan hal itu. Besok saja aku tidak ikut mengintai keesokan harinya aku akan ikut mengintainya. Dan ingat kau harus memikirkan bagaimana caranya kau membalaskan dendammu kepada saudara tirimu.” Jawab Billy.
“Aku mengerti.” Jawab Richard.
“Baiklah, semua hal sudah aku katakana kepada kalian. Jadi, apakah ada pertanyaan?” tanya Billy.
“Tidak ada.” Jawab mereka kompak.
“Kalian semua sudah makan?” tanya Billy.
“Sudah.” Jawab Mereka.
“Anggap saja seperti rumah sendiri, jangan terlalu sungkan dalam hal apapun. Dan juga taktik detective untuk besok-besoknya, aku serahkan kepada kalian.” Jawab Billy.
__ADS_1
“Oke.” Jawab Richard.
“Baiklah, aku istirahat dulu. Kalian jangan begadang.” Jawab Billy kemudian meninggalkan tempat menuju tempat tidur.
Setelah Billy pergi meninggalkan mereka, mereka berdiskusi untuk melakukan hal itu. Richard langsung memberikan rencana yang sudah terfikirkan oleh dirinya. Dua orang diperintahkan untuk pergi menuju bar dan dua orang lainnya akan mengikuti Jenni tanpa sepengetahuannya.
Richard merencanakan semuanya dengan sangat detail. Dia juga sudah memberikan cek untuk keperluan penyamaran mereka besok. Setelah selesai itu, mereka kembali ke kamar masing-masing untuk beristirahat.
Billy yang masuk kedalam kamar menerima panggilan dari Max
“Ada apa?” tanya Billy.
“Richard sudah sampai?” tanya Max.
“Sudah.” Jawab Billy.
“Aku akan segera menyusul kesana setelah melakukan pembantai toko tato itu.” Jawab Max.
“Maksudmu?” tanya Billy.
“Berarti Richard belum menceritakan apa yang terjadi?” tanya Max.
“Tidak ada,” jawab Billy.
“Aku sudah membunuh Hanz dan lainnya. Saat ini statusku di rumah sakit K sudah meninggal dunia. Jadi aku sudah tidak ada berkepentingan lagi berada disini. Oh ya satu hal lagi, aku mendapatkan sebuah informasi Dari Hanz tentang sebuah tempat pelabuhan…” ucap Max.
“Apa?” Billy terkejut.
“Kenapa?” tanya Max.
“Aku baru saja mengagalkan sebuah transaksi obat-obatan di sana. Jadi itu adalah markas mereka?” tanya Billy.
“Dikatakan bahwa ada sebuah kapal pesiar mewah yang akan datang kesana setiap bulannya. Dan orang-orang mereka akan menaiki kapal itu, jadi aku ingin kita akan melakukan hal itu untuk menyusup ke markas mereka.” Jawab Max.
“Kapan itu?” tanya Billy.
“Sekitar sepuluh hari dari sekarang.” Jawab Max.
“Baiklah aku mengerti.” Jawab Billy.
Panggilan mereka berakhir.
__ADS_1