I Love You Mr.Mafia

I Love You Mr.Mafia
Aksi Dragon Black


__ADS_3

Pesta malam hari sebelum pelelangan di mulai di aula kapal yang cukup besar. Semua orang akan bertemu di sana sebagai penjamuan perkenalan satu sama lain. Semuanya di pimpin oleh Akira sebagai tuan rumah dalam acara tersebut. MC yang membacakan hal itu adalah Jenni. Jenni akan memanggilkan semua tamu undangan dimana tamu undangan akan melambaikan tangannya.


Satu persatu nama di panggilkan oleh Jenni hingga akhirnya tiba nama Jhon di panggil membuat Jenni terkejut. Tapi tidak dengan Akira yang sengaja membantu keponakkannya itu mendapatkan apa yang dia inginkan. Jack melambaikan tangannya kepada semua orang untuk menunjukkan wajahnya.


Jenni memanggil Billy Sandreas sebagai ketua Dragon Black yang membuat semua orang terkejut dengan kehadirannya.


“Jadi dialah ketua yang ditakuti itu?” tanya mereka.


“Mengapa aku lebih berpendapat bahwa John itu yang memiliki aura membunuh lebih kuat di bandingkan dengan Billy?” tanya salah satu mereka.


“Aku setuju denganmu.”


Jenni memperkenalkan lagi Jimmy sebagai ketua grup Sandreas yang terkenal itu. Semua orang membicarakan mereka bertiga karena sepertinya mereka adalah orang-orang baru yang jarang sekali ditemui oleh banyak orang namun mereka terkenal di kalangan pembisnis dan juga dunia bawah. Jenni selesai membacakan semua tamu dan kembali menemui Akira.


“Ayah! Kenapa tidak mengatakan kepadaku bahwa kau menerima John?” tanya Jenni.


“Sebagai kejutanmu untuk menaklukkannya. Kau adalah keponakku sekaligus anakku. Ibu mu adalah adikku yang paling aku sayangi, sudah pasti kau juga adalah kesayanganku.” Jawab Akira.


“Terimakasih ayah.” Jawab Jenni.


“Jadi dimana Henry?” tanya Akira.


“Dia akan kesini menggunakan helicopter. Dia katanya akan sedikit terlambat.” Jawab Jenni.

__ADS_1


Ternyata Henry melakukan terror kepada Caca tanpa sepengetahuan Akira da juga Jenni. Dia melakukan hal itu sebenarnya ingin membunuh semua orang. Tanpa di sadari dia mengetahui kebenaran bahwa Max dan Billy yang membantu Richard untuk menghancurkan dirinya. Satu anak panah membunuh beberapa mangsa secara bersamaan. Itulah yang difikirkan oleh Henry.


Tapi rencana dirinya untuk menculik Caca tidak berhasil karena tidak mengetahui Caca pergi kemana. Dia kehilangan jejak Caca begitu saja karena Lauren membawa Caca dengan menggunakan mobil kecepatan tinggi. Henry tidak bisa mengikuti kecepatan itu dan Henry sudah berusaha mencari keberadaan Caca tapi tidak di temukan. Oleh karena itu, dia langsung kembali menggunakan helicopter untuk acara pelelangan itu.


Selesai jamuan pesta makan malam perkenalan itu, mereka melanjutkan ke ruang pelelangan dengan barang-barang lelang yang antik. Max dan Deni sudah melakukan aksinya untuk menyeludup ke kapal dan masuk ke bagian mesin kapal untuk merusaknya. Billy juga sudah memasukkan penyedap suara kepada Akira saat dirinya tadi perkenalan saat acara pesta penjamuan makan malam.


 Jack sudah mempersiapkan dirinya di dalam kamar Akira dengan beberapa peralatannya. Dia dan Jimmy sudah membunuh semua penjaga kamar Akira. Jack masuk ke dalam kamar Akira dan Jimmy masuk kedalam kamar Jenni. Mereka membagi tugas untuk menangkap mereka berdua.


Akira dan Jenni yang masing-masing di kamarnya sedang mandi. Di atas meja mereka ada anggur merah, Jack dan Jimmy sudah memasukkan obat tidur di dalamnya sehingga akan membuat mereka tertidur. Jenni meminum gelas yang berisi agur merah itu, tapi tidak dengan Akira. Akira mencium obat tidur yang ada di dalam gelas sehingga membuatnya mengetahui hal itu.


“Keluarlah!” ucap Akira membentak sambil mengambil pistol yang ada di dalam laci dekat gelas anggur itu.


“Wah, jadi kau benar-benar seorang yang kuat? Jadi inilah ketua Kalajengking Merah? Seperti rumor yang beredar bahwa kau sudah tua namun keahlianmu masih sama.” Jawab Jack yang keluar dari balik kain jendela.


“Kenapa kau menurunkan pistolmu ke arahku?” tanya Jack.


“Apa yang kau lakukan disini?” tanya Akira.


“Kalau aku menjawab menginginkan nyawamu?” tanya Jack yang menodongkan pistolnya.


“Apa yang kau lakukan?” tanya Akira yang juga menodongkan pistolnya kembali.


“Sudah aku katakan bahwa yang ku inginkan adalah nyawamu.” Jawab Jack dengan tegas.

__ADS_1


Ternyata Jack sudah mensemprotkan parfume untuk melumpuhkan seseorang yang menghirupnya selama lima menit. Akira mulai merasakan kaki yang tidak bertenanga dan tangan yang juga tidak bertenaga. Ia terjatuh ke lantai tidak bisa apa-apa. Sebelum Akira jatuh ia sudah menekan tombol di meja untuk memanggil bantuan.


“Kau?” tanya Akira yang baru saja menyadarinya.


Jack langsung mengikat Akira di kursi yang berada di dalam kamarnya. Sedangkan Billy sudah berada di tempat pelelangan untuk menyebarkan gas agar membuat semua tamu tertidur untuk beberapa jam. Dosis yang diberikan pada gas itu cukup membuat orang tertidur selama dua jam. Jack mulai pembicaraannya setelah Akira sadar selama lima menit kelumpuhannya.


“Aku sengaja hanya melumpuhkanmu selama lima menit saja. Aku ingin kau melihat apa yang telah kau lakukan kepadaku dan keluargaku. Dan aku sengaja membuka mata dan juga mulutmu untuk bisa menjawab pertanyaan dariku.” Ucap Jack.


Jimmy masuk dengan membawa Jenni yang sudah berada di gendongannya. Jenni di ikat kembali di kursi di hadapan Akira. Jimmy berdiri di samping Jenni dan mulai aksinya. Deni dan Max sudah menghentikan mesin kapal untuk beroperasi. Billy, Max dan Deni yang sudah menyelesaikan tugasnya ikut bergabung di dalam kamar Akira.


Masing-masing mereka memegang sebuat pisau kecil di tangan, pisau bedah yang biasa digunakan oleh Max untuk melakukan operasi. Tidak berapa lama kedatangan mereka, Jenni baru saja sadar dan siksaan untuk mereka berdua dimulai.


“Kenapa kalian semua berkumpul disini? Aku tidak masalah kepada kalian semua? Kenapa kalian melakukan ini?” tanya Jenni.


“Ku beritahu kebenaran kepada kalian berdua. Aku bukanlah John melainkan Jack Sandreas ketua dari Dragon Black. Dan John sudah tiada, semua itu karena kalian? Bukannya kau mengingatnya Jenni? Kau yang membakar rumah John? Bukannya kau yang melakukan semua itu?” tanya Jack.


“Jadi yang aku lihat waktu itu kau keluar dengan dua orang bayi dari kebakaran itu?” tanya Jenni.


“Iya. Itu adalah aku. Karena ulahmu aku kehilangan saudaraku dan hampir saja kehilangan keponakkanku. Tapi kau tidak pernah merasa bersalah? Kau datang kembali dengan niat ingin membunuh kembali istriku? Belum cukupkah kau membunuh kakak iparku dan saudaraku?” ucap Jack dengan menembakkan kedua tangan Jenni dengan pistolnya.


“Jack tidak menginginkan kau mati dengan mudah, dia ingin kami menyiksamu terlebih dulu di hadapan ayahmu ini, atau abang dari ibu kandungmu.” Jawab Max yang menggariskan pisau bedahnya di pipi kanan Jenni.


Jenni menjerit kesakitan atas apa yang sudah terluka di kedua tangan dan pipinya. Akira tidak tega dengan melihat apa yang terjadi pada putri kesayangannya.

__ADS_1


“Berhenti menyakiti putriku?” ucap Akira yang memberontak ingin melepaskan ikatan pada kursi walaupun tenaganya belum pulih sepenuhnya.


__ADS_2