
Ketika Caca dan Jimmy yang sama-sama terkejut dengan apa yang dilihat mereka, Jimmy pun duduk dan menjelaskan semua pada Jack. Sementara Caca masih terlihat terkejut dengan apa yang di lihatnya, bertemu kembali pada lelaki yang pernah hampir menabraknya itu. Dan Jack memiliki banyak pertanyaan
pada kedua orang yang sama-sama terkejut ini.
“Kenapa kalian bersamaan terkejut” tanya Jack
“Bukan kah kau adalah nona Caca yang telah menyelamatkan Jack sebulan yang lalu?” tanya Jimmy pada Caca
“Dan kau adalah orang yang membawa pria berpistol ini dari rumah ku setelah apa yang terjadi?” balik tanya Caca sambil menunjuk Jack
“Iya” jawab Jimmy dengan singkat
“Ada apa ini, kenapa kalian berdua ingin menemuiku di sini?” tanya Caca semakin penasaran
“Dan kau, bos besar yang di maksud dengan bos Siska” tanya Caca sambil menunjuk Jack
“Ini memang salah satu restoran milik ku, tapi semua hal tentang bisnis kuliner ku serahkan pada Jimmy dan Jimmy mempercayai restoran ini kepada temannya itu” Jawab Jack
“Lalu apa hubungannya dengan ku, mengapa kalian ingin berjumpa dengan ku?” tanya Caca kembali
“Ada apa ini sebenarnya Jim?” tanya Jack pada Jimmy karena bingung kenapa mereka bisa kenal satu sama lain
“Kau ingat kejadian sebulan yang lalu ketika kau tertembak di lengan kanan oleh musuh mu dan tak sadarkan diri karena kehabisan darah? Jelas Jimmy sambil memberikan pertanyaan pada Jack
“Iya aku ingat” jawab Jack dengan singkat
“Kau tak ingat kalau kau di tolong oleh seorang wanita yang hampir kau tabrak dengan mobil mu?”
“Aku ingat ada seorang wanita yang menolongku. Tapi aku lupa Jim, samar-samar aku mengingatnya” jelas Jack
“Nona inilah yang telah menyelamatkan mu Jack” ucap Jimmy sambil menunjuk Caca yang membuat Jack terkejut
“Apa?” Jack pun terkejut karena dia tidak mengingatnya dengan jelas.
__ADS_1
“Aku akan ceritakan semuanya nanti Jack, sekarang kau membuat nona ini semakin bingung. Jadi lakukanlah sesuai tujuan mu tadi yang ingin berjumpa dengan nona ini” Jawab Jimmy
“Baiklah aku tunggu penjelasan mu di mansion.” Tegas Jack karena penasaran dengan pernyataan Jimmy
Caca hanya mendengarkan Jack dan Jimmy berbicara. Dan kemudian mereka memberhentikan pembicaraannya dan kembali berbicara kepada Caca.
“Maaf nona telah membuat mu bingung dan tidak nyaman, sebelum saya menjelaskan. Perkenalkan saya Jack Andreas, call me Jack” Jack pun memperkenalkan dirinya sambil mengulurkan tangannya pada Caca
“ Saya Wika Chalista , call me Caca” jawab Caca tanpa menerima uluran tangan Jack tapi melipatkan dan menyatukan kedua tanganya di dada dengan tersenyum memperkenalkan diri.
“Mengapa kau tak menerima uluran tangan perkenalan dari Jack itu nona?” tanya Jimmy
“Maaf tuan itu sudah aturan dari keyakinan ku” jawab Caca singkat
Jack pun menarik kembali uluran tangannya. Jimmy dan Jack yang bingung dengan pernyataan Caca. Jack pun melanjutkan percakapannya.
“Lalu kenapa tuan-tuan ingin bertemu dengan ku?” tanya Caca kembali
“Apa? Pantas saja aku seperti melihat orang yang sama dengan usia yang berbeda” ucap Caca dengan ekspresi yang terkejut.
“Dan saya ingin berjumpa dengan nona saat ini adalah untuk mengucapkan terimakasih atas segala pertolongan nona dan maafkan sifat Kenzo yang mungkin menyinggung perasaan nona dengan mengaggap nona sebagai
ibunya” Jelas Jack kembali mengapa ia menemui Caca
Caca yang kaget dengan penjelasan Jack karena Jack mengetahui bahwa Kenzo menganggap dirinya sebagai ibunya. Caca berfikir bahwa Kenzo sudah menceritakan semuanya pada Jack. Namun Caca tetap tenang untuk
menjawab pernyataan Jack walaupun masih heran dengan situasi sekarang karena pernah menyelamatkan sang ayah dan juga anaknya.
“Tidak apa-apa tuan, semua hanya kebetulan saja. Saya hanya menolong orang yang ada di depan saya membutuhkan pertolongan. Dan untuk masalah Kenzo, dia hanya anak kecil jadi jangan khawatir.”
“Apa yang nona inginkan sebagai ucapan terimakasih. Nona tinggal sebut saja pasti saya akan berusaha untuk mengabulkannya” tanyak Jack dengan entengnya
“Maaf tuan saya menolong orang bukan untuk meminta imbalan” jawab Caca dengan sopan
__ADS_1
“Tidak apa apa nona, sebut saja apa yang kau inginkan. Apalagi kau pernah menyelamatkan Jack dan juga Kenzo.” Potong Jimmy saat pembicaraan Jack dan Caca
“Saya tidak menginginkan apa-apa tuan Jack dan tuan....” Caca lupa nama Jimmy
“Jimmy” ucap Jimmy
“Iya tuan Jimmy” sambung Caca
“Kami keluarga andreas harus membalas budi atas apa yang dilakukan orang lain jika menolong keluarga kami” ucap Jack dengan dingin
“Maaf tuan Jack, saya tegaskan sekali lagi bahwa saya tidak menginginkan apa-apa jadi saya tidak memiliki permintaan apa-apa” ucap Caca
“Sebut saja apapun itu”
“Tidak semua pertolongan bisa dibalaskan dengan sebuah materi. Karena saya menolong anda dan anak anda dengan iklas tanpa meminta imbalan apapun” ucap Caca mulai emosi dengan sifat Jack yang tidak sopan
seperti itu menggap dirinya menolong untuk meminta imbalan.
“Maaf nona, bukan begitu maksud dari bos saya, dia hanya ingin memberikan sesuatu sebagai ucapkan terimakasih kepada nona yang telah menolong dirinya dan anaknya” jelas Jimmy kepada Caca sedangkan Jack masih saja bermuka datar ketika mengatakan itu dan mendengar jawaban Caca.
“Saya menolong orang lain itu adalah hal yang wajar, karena manusia itu memang harus tolong menolong dan saya menolong orang yang membutuhkan. Sudah lupakanlah tuan-tuan, apa yang terjadi saat itu sudah kewajiban saya untuk menolong tuan dan Kenzo. Dan bagi saya yang penting Kenzo baik-baik saja. Jika tuan-tuan berjumpa dengan saya hanya untuk mengucapkan terimakasih kepada saya, saya terima ucapan itu namun jika ingin memberikan sesuatu sebagai ucapan terimakasih maka saya menolaknya. Maaf, saya harus segera pergi. Jika tidak ada lagi yang ingin di katakan saya pamit.” Jelas Caca yang sudah tidak nyaman berada di tempat duduk itu.
Caca memang memiliki sifat yang baik dengan hati yang lembut dan putih bersih seperti kapas. Caca baik kepada siapapun tanpa memandang latar belakang orangnya. Apalagi ketika ada seseorang yang membutuhkan bantuan terlihat di matanya maka dia akan segera menolongnya. Namun Caca juga memiliki sifat yang sangat egois dan mudah emosi ketika ada suatu hal tidak sesuai dengan pemikirannya, seperti saat ini.
“Maaf! Jika menyinggung anda nona, saya tidak bermaksud apa-apa.” Jelas Jack
“Tidak apa-apa tuan, saya pamit” Caca pun berdiri dari tempat duduknya dan segera meninggalkan Jack dan Jimmy namun tangannya di tahan oleh Jack.
Jangan lupa dukung penulis dengan memberikan Bintang 5, Like, Koment dan Vote.
Jika Ada kesamaan tempat, nama dan kejadian hal tersebut Tanpa sengaja Author. Dan maaf kalau ada typo.
Salam Literasi dan Salam Pembaca dari W. Jangan lupa senyum hari ini
__ADS_1