I Love You Mr.Mafia

I Love You Mr.Mafia
Pergi Sama


__ADS_3

Pesawat dari Jepang turun di bandara Soekarno tepat pukul 11.00 WIT. Begitu pula dengan pesawat dari Hongkong turun pada waktu yang bersamaan dari arah yang berbeda. Seluruh penumpang turun dari masing-masing pesawat.


Max dan Kazumi keluar dari pesawat yang mereka tumpangi dari Jepang. Sementara Katie, Andrew dan Billy keluar dari pesawat yang mereka tumpangi dari Hongkong. Masing-masing menyelesaikan administarasi passport dan juga barang-barang yang mereka bawa sebelum keluar dari bandara.


Dua orang berbadan tegap sudah menunggu kedatangan mereka dengan membawa sebuah kertas bertuliskan nama Max dan kertas lainnya dengan nama Billy. Yang pertama kali keluar adalah Max dan Kazumi.


“Wah. Apa-apaan ini, mengapa bukan Deni atau Jimmy yang menjemputku.” Ucap Max dengan kesal.


“Kenapa?” tanya Kazumi yang tidak mengerti apa yang di katakanya Max menggunakan bahasa spanyol.


“Tidak apa-apa. Ayo!” Ucap Max yang berjalan menggunakan kacamata hitamnya.


Tiba di tempat dua pengawal itu, Max berbicara.


“Kalian orang suruhan Deni?” tanya Max.


“Iya tuan, tuan Max?” tanya seseorang.


“Iya. Mengapa kalian membuat nama Max dan Billy di kertas itu?” tanya Max yang kesal.


“Perintah tuan Deni.” Jawab keduannya.


“Hais, dasar anak itu. Lihat saja nanti.” Jawab Max dalam hatinya.


“Billy juga belum sampai?” tanya Max.


“Belum tuan. Mungkin sebentar lagi.” Jawab mereka.


Max belum menjawab pernyataan mereka ternyata Billy, Katie dan Andres sudah datang.


“Itu Max.” Ucap Billy yang melambaikan tangannya kepada Max yang melihat sosoknya..


“Ternyata dia bersama ibu Katie dan Daddy Andrew.” Jawab Max dalam hatinya sambil memberikan senyuman.


“Hy bro.” Ucap Billy yang memeluk Max.


“Haaish.” Jawab Max yang tidak menyukainya melepaskan pelukkan.


“Wah siapa ini?” tanya Billy yang baru sadar bahwa ada seorang wanita cantik di samping Max.


“Billy.” Panggil Kazumi memberikan salam dengan membungkukkan sedikit badannya.


“Wah, mengapa kau ikut bersama Max ke sini? Jangan bilang kalian sudah jadian?” tanya Billy yang menggoda.


“Tidak. Saya hanya di ajak Max untuk ikut ke pesta saudaranya.” Jawab Kazumi.


“Bro kau memang cepat mengambil tindakan.” Bisik Billy kepada Max.


“Kalian ini jika sudah bertemu tidak pernah tidak seperti anak kecil.” Jawab Katie yang baru sampai di posisi Max dan lainnya berdiri.


Billy tertawa ketika di katakan seperti itu oleh Katie.


“Bu lihat, calon Max.” goda Billy.


“Wah benarkah?” tanya Katie.

__ADS_1


“Kenalkan, Kazumi dokter Jepang tempatku bekerja sekarang.” Max memperkenalkan Kazumi dan memperjelas tenang pekerjaannya sekarang agar tidak terbongkar identitasnya.


“…..” ucap Kazumi yang memberikan bungkukkan kepada Katie dan Andrew.


“Kazumi ini Katie dan Andrew. Mereka orangtua asuhku.” Ucap Max.


“Lihat wajah Kazumi yang malu-malu.” Goda Billy lagi.


“Billy jangan suka menggoda wanita seperti itu.” Ucap Katie.


“Baiklah.” Jawab Billy.


“Sudahlah. Sekarang kita pergi bersama menuju pesta Jack dan Caca.” Jawab Max.


“Siapa yang menjemput kita?” tanya Billy.


Max memberikan lirikan kepada kedua bodyguard itu yang membawa dua kerta dengan nama tulisan mereka.


“Wah ini pasti kerjaan Deni yang tidak ingin menjemput kita dan menggunakan ini.” Ucap Billy yang merebut kedua kertas itu.


Kertas itu di remas-remas oleh Billy kemudian di masukkan kedalam tong sampah.


“Ayo tuan,” ucap salah satu pengawal yang membawa mereka.


Mereka semua masuk ke dalam mobil masing-masing. Namun sebelum itu, Billy mengajak mereka untuk pergi mengisi perutnya.


“Berapa lama lagi kita akan sampai?” tanya Billy kepada pengawal.


“Kemungkinan sore hari kita akan sampai.” Jawabnya.


“Ide bagus.” Jawab Max.


“Nasi goreng?” tanya Billy.


“Iya aku suka itu.” Jawab Max.


“Oke sudah kami putuskan. Carikan kami restoran yang terkenal dengan nasi gorengnya dan makanan khas Indonesia lainnya.” ucap Billy kepada pengawal.


“Baik tuan akan kami antarkan.” Jawabnya.


“Bu dan daddy di mobil pertama, aku, Max dan Kazumi di mobil kedua.” Ucap Billy.


“Kenapa?” tanya Katie?”


“Biar aku menjadi penjaga Kazumi.” Jawab Billy.


“Kamu kira aku seperti mu?” ucap Max yang kesal.


“Ayolah, aku hanya khawatir jika kau macam-macam dengannya.” Goda Billy.


“Itu tidak mungkin.” Jawab Max.


“Sudahlah. Kalian para lelaki di mobil kedua, biar bud an Kazumi di mobil pertama.” Jawab Katie.


“Tapi..” ucap Max.

__ADS_1


“Ayo Kazumi ikut saya.” Katie menarik tangan Kazumi untuk ikut dengannya di mobil pertama.


Tidak bisa menolak keputusan Katie. Max, Billy dan Andrew akhirnya masuk kedalam mobil kedua.


“Kalian akan kalah dengan pemikiran wanita. Sudahlah ayo!” ucap Andrew yang tersenyum.


“Baiklah.” Jawab Billy yang mendorong Max masuk ke dalam


mobil.


Mereka pergi bersama menuju pesta Jack dan Caca dari bandara. Namun, singgah sebentar di sebuah restoran khas Indonesia. Mereka hanya mencoba beberapa makanan khas Indonesia yang berada di restoran itu. Billy benar-benar paling jago menghabisi makanan selain jago minum alcohol.


“Kau benar-benar gudang makanan.” Jawab Max yang melihat ada 5 piring kosong yang sudah di habiskan oleh Billy.


Nasi goreng udang, soto betawi, ketoprak, somay dan sate padang. Itulah lima makanan yang sudah di santap oleh Billy. Sedangkan Max hanya makan nasi goreng seafood, Katie dan Andrew makan nasi soto betawi dan Kazumi makan sate padang.


“Hahaha, kenikmatan rasa yang belum pernah terasa. Kuliner makan memang paling nikmat saat berpergian.” Jawab Billy yang memegang perutnya.


“Dari kecil hingga sekarang memang kau tidak pernah berubah Billy. “ Ucap Katie.


“Tentu dong bu. Lihat otot ku, semua ini di dapat dari makanan yang sehat.” Jawab Billy.


“Sudah-sudah. Jangan terlalu lama kita di sini karena harus segera tiba di resepsi Jack dan Caca.” Ucap Andrew.


“Baiklah ayo kita melanjutkan perjalanan.” Jawab Billy.


Mereka kembali melanjutkan perjalanan setelah makan siang. Dalam perjalanan Katie mengobrol banyak dengan Kazumi.


“Boleh saya bertanya?” tanya Katie.


“Silahkan bu. Jangan sungkan.” Jawab Kazumi.


“Sudah berapa lama kenal dengan Max?” tanya Katie.


“Belum lama ini. Masih beberapa bulan.” Jawab Kazumi.


“Jadi bagaimana dengan hubungan kalian?” tanya Katie.


“Kami hanya berteman bu. Karena dia itu senior saya dalam ilmu kedokteran, saya sangat menghormatinya dan banyak sekali di bantu…..” Kazumi menceritakan semuanya kepada Katie mengapa dia saat ini bisa ikut


bersama dengan mereka.


“Benarkah? Selama aku mengetahuinya, dia tidak pernah dekat dengan wanita. Kau adalah yang pertama.” Ucap Katie.


“Benarkah?” Kazumi yang tidak percaya namun dalam hatinya bahagia.


“Tentu. Dia itu sama seperti Jack, sama-sama tidak pernah dekat sama satu orang wanitapun.”


“Jack?” tanya Kazumi.


“Iya, dia adalah…” Katie menceritakan sedikit kisah tentang mereka berlima namun hanya dasarnya saja.


“Jadi mereka semua adalah anak yatim piatu dan kalian sudah menjadi orangtua asuhnya?” tanya Kazumi.


“Iya.” Jawab Katie yang kemudian menceritakan banyak hal lagi.

__ADS_1


Dalam perjalanan itu mereka terus bercerita.


__ADS_2