I Love You Mr.Mafia

I Love You Mr.Mafia
Firasat Caca


__ADS_3

“Maaf jika aku sudah gagal melindungi orang yang sama-sama kita cintai. Yang aku minta darimu hanya satu, lindungi Caca dan cintai dia dengan tulus. Aku serahkan segala urusan padamu. Terimakasih atas segala tindakkanmu selama ini.” Jawab Jack.


“Aku akan melakukan apa yang kau katakan. Dan untuk mengingat dirimu aku akan menghapus identitasku dan menggantikan identitasmu mulai saat ini.” Jawab Jacob.


Saat altarego yang bersemayam di tubuh itu ingin mengalah dan menghilang begitu saja tiba-tiba Caca masuk ke dalam ruang kerja itu.


"Jack!" Caca berlari kemudian memeluk Jacob.


Panggilan Caca mengakibatkan Jack kembali.


"Kenapa meninggalkanku sendirian lagi!" Peluknya erat di tubuh Jacob.


"Jack, kali ini lagi-lagi aku kalah darimu. Orang yang sangat aku cintai bahkan memilihmu daripada diriku." Ucap Jacob dlaam fikirannya.


"Aku disini tidak kemana-mana. Kenapa kau sampai berlari kemari?" tanya Jacob.


"Aku bermimpi kau dibunuh di dalam ruangan ini. Aku mencari mu di kamar tapi kau tidak ada. Aku langsung berlari ke sini dan melihatmu baik-baik saja aku sangat lega." Jawab Caca.


"Sudahlah itu hanya mimpi buruk, sekarang ayo kembali ke kamar lalu istirahat."


Caca menganggukkan kepalanya kemudian Jacob dengan cepat menggendong Caca berjalan ke kamar. Sambil berjalan menuju kamar, lagi-lagi Jacob berkomunikasi pada Jack.


"Diam dan jangan membantah. Kau juga sudah lelah dengan semua yang terjadi jadi biarkan aku melakukan hal seperti ini." Ucap Jacob.


"Kau lihat Jack, saat kau ingin menyerahkan seluruhnya pada ku! Caca merasakan hal itu, aku sekarang mengerti kenapa Caca mau menikahimu. Karena dia sebenarnya sudah mencintaimu." Ucap Jacob.


Jack hanya diam tanpa berkata dan menjawab.


"Mungkin aku yang pertama kali bertemu dengannya dan pertama kali mencintainnya. Namun saat itu kau juga sudah bertemu dengannya dan juga mencintainnya. Di saat yang bersamaan kita mencintainnya." Ucap Jacob.


"Maksudmu? Kenapa kau bisa menyimpulkan hal itu?" tanya Jack.


"Karena saat kejadian itu kau juga bertemu dengannya. Dan yang menemukannya saat ini adalah takdirmu bahkan aku yang sudah mencarinya selama ini tidak dapat menemukannya." Jawab Jacob.


"Sudahlah, sudah waktunya aku mengalah kepadamu. Karena selama ini kau yang sudah membantuku dari setiap ujian bertahan hidup." Ucap Jack.

__ADS_1


"Saat ini aku menyadari satu hal Jack. Kau adalah aku dan aku adalah kau. Kita sama dan kita tidak berbeda. Untuk kali ini biarkan aku menebus segala egoku. Karena selama ini aku hanya membenci mu ketika kau lemah." Jawab Jacob.


"Maksudmu?" tanya Jack lagi.


"Aku menyelamatkanmu karena aku tidak ingin mati dengan mu karena kita hidup di tubuh yang sama. Jack biarkan aku saja yang pergi dan kau tetap tinggal menjadi tuan pada tubuh ini." Ucap Jacob.


"Aku hanya meminta satu syarat padamu sebelum aku menghilang selamanya." Ucap Jacob lagi.


"Kenapa kau harus menghilang? Selama ini kita selalu bersama." Ucap Jack.


"Seperti yang sudah aku katakan bahwa aku mengetahui jawaban selama ini yang ingin ku ketahui. Yaitu cinta Caca, dan ternyata yang ada di hatinnya adalah kau bukan aku. Sudah jelas aku yang harus pergi." Jawab Jacob.


"Kita tidak bisa selalu berbagi waktu. Aku titipkan Caca padamu kembali. Ingat jika kau tidak bisa menjaga dia dengan baik jangan salahkan aku jika aku kembali." Jawab Jacob lagi.


"Ku mohon jangan Jacob." Ucap Jack kembali mengambil ahli tubuh.


Jack meneteskan airmata hingga membasahi pipi Caca.


"Kau kenapa?" tanya Caca yang menghapus air mata Jack.


"Jangan lama-lama," ucap Caca.


"Baiklah, aku Akan sebentar saja." Ucap Jack.


Jack masuk kedalam toilet untuk berusaha memanggil Jacob lagi.


"Jacob kembalilah,"


"Ku mohon kembali!"


"Jacob!"


"Aaaaa...," ucap Jack yang menarik rambut kepalanya dengan kedua tangan.


"Kenapa dengan ingatan ini?" Semua ingatan Jacob yang di sembunyikannya di perlihatkan oleh Jack.

__ADS_1


Jack lumayan lama di dalam kamar mandi untuk menenangkan diri dari kepergian Jacob. Sedangkan Caca yang berbaring di atas kasur masih memikirkan apa yang sedang terjadi.


"Kanapa aku bisa berlari seperti itu dan berinisiatif memeluknya terlebih dahulu. Ahhhh sial itu sangat memalukan." Ucapnya sambil menarik selimut untuk menutupi wajahnya.


"Tapi mimpi itu seperti kenyataan dan membuat tubuh ini merespond dengan cepat. Ada apa ini?" Tanya Caca sendiri pada dirinya.


"Apa jangan-jangan aku sudah mencintainnya? Sehingga perkataan wanita itu terus membumbui perasaan ini? Apa aku cemburu? Apa ini yang di namakan firasat kecemburuan wanita?" lagi-lagi pertanyaannya muncul.


"Untung saja aku tadi bisa berbohong mengatakan bahwa aku bermimpi dia di bunuh orang padahal aku bermimpi dia bersama dengan wanita itu." Ucapnya.


Saat itu Caca bermimpi Jack pergi meninggalkannya bersama dengan Jeni. Saat itu Caca melihat kelakukan Jeni bersama dengan Jack di ruang kerja seperti suami istri. Dan hal itu membuat hati Caca sangat terpukul.


Perkataaan Jenni saat menculiknya membuat Caca terus memikirnnya bahwa Jenni akan merebut Jack dari dirinya. Dan lagi Caca mengetahui kebenaran ingatan masa lalunya tentang Jack. Hal itu membuat Caca masih memiliki pertanyaan mengapa Jack meningglkannya saat itu? Di Mana dia selama ini.


"Aku malu untuk menatap wajah Jack. Lebih baik aku berpura-pura tertidur sebelum dia kembali dari toilet." Ucap Caca.


Jack keluar dari toilet kemudian melihat Caca lalu membaringkan badannya di samping Caca.


"Maaf atas kejadian hari ini," ucapnya lalu memberikan kecupan di kening Caca dan berbaring tidur di sampingnya.


"Setelah besok membaik, aku akan menceritakan seluruhnya tentang dia. Sekarang istirahatkan dengan baik mylotus." Ucap Jack sambil menyentuh wajah Caca.


"Dia? Maksudnya adalah perempuan itu?" tanya Caca dalam hatinya.


"Maaf membuatmu mengalami hal yang sama seperti yang dulu. Akan aku pastikan mereka akan mendapatkan balasannya." Ucap Jack lagi.


"Aku mencintai mu Ca, sangat-sangat mencintaimu. Saat ini aku hanya bisa menciummu di saat kau tertidur. Dan saat tadi tiba-tiba kau memanggil dan berlari memelukku, aku sangat terkejut dan aku sangat terkesan. Aku ingin kau tetap seperti itu, bermanja padaku selayaknnya suami istri." Ucap Jack.


"Maaf aku belum bisa mengetahui perasaanku sebenarnya dan belum bisa menjadi istri yang baik selama beberapa minggu ini kita menikah. Tapi aku akan berusaha." Jawab Caca dalam hatinya mendengarkan ucapan Jack.


"Aku akan selalu menjaga dan melindungimu mulai saat ini." Ucap Jack lalu memeluk Caca dalam pelukkannya.


Saat itu Caca merespond pelukkan Jack dan kembali memelukknya. Jack merasa bahwa Caca memeluknya tanpa sadar di tidurnya.


"Hangat dan nyaman pelukkannya. Tidak apa-apa aku memeluknya kembali karena dia berfikir pasti aku sudah tidur.

__ADS_1


__ADS_2