
“Apakah kau ingin mencari bintang laut?” tanya Meriska.
“Bintang laut?” tanya Deni.
“Tentu saja. Di laut ini masih sangat-sangat bersih tanpa ada hal yang menghalangi ekosistem laut.” Jawab Meriska.
“Tidak perlu. Kita nikmati pemandangan di sini saja.” Jawab Deni yang duduk di atas batu besar dan memerintahkan Meriska untuk duduk bersama.
Mereka berdua menikmati pemandangan dan hari semakin panas walaupun jam masih menunjukkan pagi hari. Ada beberapa warung yang memang sudah buka di mana menawarkan beberapa makan seafood dan air kelapa muda.
“Sudah terlalu panas, bagaimana jika ku ajak untuk menikmati kelapa muda?” tanya Meriska.
“Baiklah.” Jawab Deni.
Mereka pergi ke tempat itu dan memesan dua buah kepala muda untuk di nikmati. Sambil duduk di tepi pantai dan menikmati air kelapa muda.
“Bu, pesan 2 kelapa muda ya.” Ucap Meriska kemudian memberikan uang yang ada pada kantong celanannya.
Mereka berdua menikmati hal itu hingga pukul sepuluh pagi dan kembali ke villa.
Billy, Katie dan Andrew sudah berpamitan dengan yang ada di villa dan sekarang pergi ke tempat Caca. Mereka berpamitan dengan semua orang yang ada di sana. Setelah itu di antarkan ke bandara hanya dengan pengawal Jack saja.
Keluarga Caca tidak bisa mengantar sang besan ke bandara karena masih banyak hal yang harus di urus setelah kegiatan resepsi ini berakhir. Dalam perjalanan itu mereka bercerita kembali.
“Kau ikut kembali lagi?” tanya Katie.
“Tentu saja bu.” Jawab Billy.
“Ada urusan apa kembali ke tiongkok lagi bersama kami?” tanya Andrew.
“Ada beberapa urusan yang belum aku selesaikan kemari daddy.” Jawab Billy.
“Oh seperti itu.” Jawab Andrew.
“Oh ya daddy. Aku ingin bertanya padamu mengenai symbol ini?” ucap Billy yang menunjukkan symbol kalajengking itu.
“Apa?” tanya Andrew.
“Apakah daddy pernah melihatnya?” tanya Billy.
“Ehmmm. Sebentar aku tidak asing dengan symbol ini.” ucap Andrew yang berusaha mengingatnya.
“Bagaimana daddy? Apakah masih belum mnegingatnya?” tanya Billy.
__ADS_1
“Sebentar bu lihat?” ucap Katie yang merebut ponsel Billy.
“Kenapa dengan symbol itu Bil?” tanya Katie.
“Kami sudah berbulan-bulan mencari informasi symbol ini bu. Ini tentang kematian anak kalian dan juga penculikan Caca.” Jawab Billy.
“Kenapa ada kaitannya dengan anak kami dan Jhon. Apalagi Caca?” tanya Katie yang semakin penasaran.
“Aku dan yang lainnya sudah menebak bahwa kematian mereka bukanlah sebuah kebakaran. Namun ada yag mensabotase semua itu bahkan merencanakan hal itu. Selama kami mencari hal-hal itu kami menemukan petunjuk akan symbol ini. kami berfikir bahwa symbol ini adalah kunci dari semua puzel yang selama ini kami ingin tau.” Jawab Billy.
“Dan soal Caca, kami menemukan hal yang ganjal tentang mayat-mayat yang telah kami lumpuhkan ketika menjemput Caca. Di setiap mayat itu ada sebuah tato dengan symbol ini.” Jawab Billy lagi.
“Sebentar.” Ucap Andrew yang mengecek ponselnya dan membuka email.
“Dan juga, bu kenal dengan Richard? Dia juga di terror dengan orang yang sama dengan banyak symbol ini….” Billy menceritakan hal
lainnya.
“Billy kau lihat ini,” ucap Andrew yang memberikan ponselnya.
“Dari mana daddy mendapatkan ini?” tanya Billy.
“Dari Ayah kalian, James. Saat itu James mendapatkan sebuah misi untuk membunuh pembunuh bayaran yang sudah meresahkan banyak biro negara terbunuh jika berkaitan dengan hal itu. James diam-diam menyelidiknya, namun sebelum James meninggal dia mengirimkan hal itu. Aku kira dia hanya salah kirim. Dan setelah kau menunjukkan hal itu, hal itu membuatku ingat kembali.” Jawab Andrew.
Informasi yang di berikan Andrew dari email James adalah sebuah informasi tentang symbol itu. Ada 4 informasi penting yang di dapat, pertama informasi tentang sebuah gambar mansion dengan symbol itu di depan pintunya. Kedua sebuah informasi tentang sebuah hotel yang ada symbol kalajengking. Ketiga sebuah gambar perusahaan Kevin yang sudah di hancurkan Billy. Dan satu lagi adalah gambar toko tato yang selama ini sudah mereka awasi.
“Ada apa?” tanya Andrew.
“Daddy ini adalah perusahaan Kevin. Kami baru saja menghancurkannya. Dan kami menemukan sebuah informasi mengenai ini, lebih tepatnya Max mendapatkan keberadaan symbol ini dari mansionnya.” Jawab Billy.
“Jadi apa maksud semua ini? kenapa kalian sampai sesulit ini mencari informasi itu?” tanya Andrew.
“Dan ini adalah tempat yang sedang kami awasi, dan itu salah satu alasan Max berada di Jepang.” Ucap Billy yang menunjukkan photo toko tato.
“Apakah ini semua ada kaitannya dengan perempuan iblis itu?” tanya Katie.
“Maksud Ibu?” tanya Billy.
“Aku akan menjelaskannya nanti saat kita tiba di Tiongkok. Sepertinya aku masih menyimpannya.” Jawab Katie.
“Jelaskan saja saat perjalan nanti bu.” Ucap Billy.
“Baiklah sekarang kita harus checkin dulu.” Jawab Katie.
__ADS_1
Mereka tiba di bandara dan segera untuk masuk ke dalam pesawat yang akan membawa mereka kembali ke Tiongkok. Mereka duduk di kursi yang berhadapan dengan kelas VIP.
“Masih ingat tentang Jessi?” tanya Katie.
“Orang telah mencelakai ibu Jack?” tanya Billy.
“Ada apa dengan dia?” tanya Andrew.
“Aku pernah melihatnya memiliki symbol itu di punggungnya dan sapu tangan yang di pakai selalu memiliki symbol ini.” Jawab Katie.
“Benarkah?” tanya Billy.
“Dia sudah meninggal dunia.” Ucap Andrew yang mengetahui perempuan itu meninggal bersama dengan sahabatnya di rumah mereka.
“Kau salah, aku yakin dia masih hidup seperti yang selalu aku katakan.” Jawab Katie yang selalu berfikir bahwa Jessi itu selalu hidup.
“Apakah ibu masih memiliki photonya?” tanya Billy.
“Sepertinya aku masih memilikinya.” Jawab Katie.
“Baiklah setelah kembali, aku akan memintanya.” Jawab Billy.
“Oke.” Jawab Katie.
“Bil, ingat kalian harus hati-hati. Aku memiliki firasat bahwa lawan kalian kali ini benar-benar bukan lawan yang mudah.” Jawab Andrew.
“Baik daddy.” Jawab Billy.
“Aku juga yakin bahwa latar belakang wanita iblis itu tidak seperti yang terlihat.” Jawab Katie.
“Sudahlah. Jangan di fikirkan, jangan bilang selama ini kau masih saja mencari keberadaannya?” tanya Andrew.
“Aku tidak pernah ingin melepaskannya sejak saat dia sudah berani membunuh sahabatku.” Jawab Katie.
“Bu tenanglah. Kalian sudah tua, jadi sudah waktunya kalian melepaskan segela beban dan hidup dengan bahagia.” Jawab Billy.
“Iya sayang. Sudahlah, jangan membuatmu sakit kembali.” Jawab Andrew.
“Kenapa aku harus melihat semua kematian orang aku sayang.” Jawab Katie yang mulai emosi.
“Bu tenanglah, kalau memang ibu mencari keberadaanya aku akan membantumu.” Jawab Billy.
“Kalian tidak akan pernah menemukannya karena dia sudah tiada.” Jawab Andrew.
__ADS_1
“Kenapa daddy sangat yakin.” Jawab Billy.
“Sebenarnya ada hal yang aku sembunyikan dari mu Katie. Kau ingat tentang penculikan yang terjadi di Jepang? Yah Saat itu aku dan Kagami bertemu dengan Jessi dengan wajah yang berbeda. Dialah dalang penculikan itu. Dan kau harus mengetahui wajah barunya itu adalah wajah ibu tiri Jack dan John. Dia datang untuk balas dendam dan gagal…….( Lihat episode 133).” Andrew menceritakan hal yang selama ini di rahasiakannya.