
Author mengucapkan terimakasih atas dukungannya selama ini 🙏🏻🙏🏻🙏🏻❤️
Maafkan Author yang lama update untuk hari ini karena ternyata stok updatenya sudah
habis wwkwkkwkwkwkwkkw. Author biasanya update selalu 10episode langsung gak satu² 😆. Maaf ya maaf 😅
Happy reading gaes📖
Caca dengan baik menjelaskan tentang agama islam kepada Kenzo sampai membuat Kenzo terus-terusan penasaran. Karena penasarannya itu membuat Caca berhenti menjelaskan dan menyuruh Kenzo untuk tidur. Waktu yang sudah menunjukkan hampir pukul 3 sore maka Caca memeluk Kenzo di tempat tidur untuk tidur bersama dengan Bella juga. Sedangkan Jack yang sudah sampai di mansionnya sudah di tunggu oleh seluruh rekannya.
“Apakah semuannya sudah siap?” tanya Jack pada semua
orang.
“Aku dan Deni sudah mempersiapkan semuannya, sebelum malam kami akan menyelesaikan tugas ini!” ucap Max pada Jack.
“Sudah sampai mana persiapannya?”
“Semua mafioso yang akan menyerang markas distribusi narkoba mereka sudah berada di sana dan mereka sudah melaporkan seluruh keadaan di sana, hanya tinggal menunggu kami berdua datang.”
“Baiklah, kalian berangkatlah. Hati-hati jangan sampai terluka. Bagaimana denganmu Jim?” tanya Jack pada Jimmy.
“Tenang saja mafioso kita sudah masuk di rumah sakit mereka menyamar sebagai pasien, petugas kebersihan bahkan ada orang-orang kita yang menjadi dokter dan perawat disana yang dulu kita kirimkan sebagai mata-mata.” Jawab Jimmy.
“Baiklah semua persiapan sudah siap, pertama hancurkan dulu pabrik distribusi narkoba di mexico, lalu lanjutkan rumah sakit dan terakhir markas besar mereka di Brazil.”
“Jack di mana anak-anak?” tanya Deni.
“Di rumah Caca, aku sudah menyuruh beberapa orang mafioso sebagai pengawal bayangan menjaga mereka. Aku juga sudah memberitahu Kenzo untuk tidak keluar dari rumah Caca sebelum aku kembali.”
“Apa?” semua orang kaget.
“Kau gilak Jack? Apakah ini tidak akan melukai Caca nantinya, dan lagi kita semua akan menjalan rencana berbahaya. Musuh mu ada di mana-mana Jack, walaupun tidak banyak orang yang tau bahwa kau memiliki Kenzo dan Bella tapi beberapa orang di dunia mafia mengetahui itu terkhususkan orang yang telah menghancurkan kita 6 tahun yang lalu.” Ucap Max yang khawatir atas keselamatan Kenzo dan Bella.
__ADS_1
“Tenang lah aku sudah memperhitungkan itu.”
“Tenang lah Max, kau lupa di depan rumah Caca sekarang sudah ada Charles dan Shinta yang menjaga mereka?” ucap Deni.
“Apa? Maksud mu Den?” tanya Jack yang kaget mengapa Charles dan Shinta ada di sana.
“Panjang ceritanya, nanti kau tanyakan saja pada anak mu!” ucap Deni sambil menepuk pundak Jack.
“Sudahlah aku juga di sini, setelah urusan di rumah sakit selesai aku akan segera datang melihat keadaan mereka. Kalian tenang saja.”
Ucap Jimmy.
“Ahhh, aku heran dengan pemikiran kalian. Baik lah aku setuju apapun itu, jadi bisakah kita segera berangkat? Aku sudah tidak sabar membuat geng Lionsen menjadi abu.” Ucap Max yang emosinya sudah meledak-ledak ingin segera membasmi geng Lionsen.
“Oke kita berangkat! Aku berharap malam ini kita akan membawa kemenangan.” Ucap Jack yang langsung meninggalkan mereka dan pergi masuk kedalam helikopter pribadinya.
Mereka pun berpisah di bandara yang berada di mansion Jack. Deni dan Max menaiki helikopter jenis Sikorsky S-92. Helikopter yang bisa di masuki 10 penumpang dengan suasana nyaman dan mewah di dalamnya dengan harga US$ 17,7juta dengan kecepatan 280km/jam. Maka hanya sekitar 40menit Deni dan Max akan sampai di Mexico.
Sedangkan Jack menaiki helikopter jenis Airbus H155 dengan warna silver, salah satu jenis helikopter Airbus kesayangan Jack. Harga US$ 10 juta sekitar 137,3 Miliar rupiah, dengan kecepatan 857km/jam. Dan Jimmy hanya mengantar kepergian mereka kemudian ia pergi menggunakan mobil dengan beberapa mafioso lainnya untuk pergi ke rumah sakit di kota A.
Hari ini adalah kepindahan Charles dan Shinta di depan rumah Caca. Kenzo memerintakan Chareles seminggu yang lalu untuk membeli tanah beserta bangunan di sekitar tempat tinggal Caca. Rumah Caca dan kost-kostnya lainnya sudah berpindah kepemilikan yang tadinya milik ibu kost Caca dan sekarang sudah milik Kenzo dengan atas nama Charles.
Pukul 3 sore Shinta dan Charles sampai di rumah baru mereka. Mereka pun membereskan beberapa barang yang mereka bawa untuk di susun di rumah baru mereka.
“Sayang? Apakah kau tidak keberatan jika kita tinggal di sini sementara waktu?” ucap Charles.
“Tak apa? Semua ini kita lakukan hanya untuk orang yang sudah menyelamatkan kita kan? Kalau bukan karena Jack kita tidak akan pernah mengetahui apa yang terjadi pada kita. Kau juga begitu kan Charles?” tanya
balik Shinta.
“Begitulah, dia bagaikan dewa bagi kehidupan ku. Kalau bukan karena kebaikannya kita tidak akan pernah bertemu.” Ucap Charles sambil
memberi kecupan di kepala Shinta ketika mereka turun dari mobil dengan memandangi rumah yang akan mereka tinggali.
__ADS_1
“Kau siap?” ucap Shinta sambil berlari memasuki pintu rumah.
“Hahahha, aku senang hanya pada ku kau menunjukkan sifat kekanakan itu.”
Shinta sebenarnya adalah seseorang yang sangat lembut namun tegas. Dia selalu memperlihatkan di hadapan orang lain menjadi wanita yang berkharisma profesional apalagi soal memasak. Semenjak Ayah dan Ibunya meninggal ia di berikan pendidikan hingga keluar negeri oleh keluarga Jack.
Shinta ingin mengikuti jejak kedua orang tuanya sebagai chef profesional. Saat
ini Shinta sering di panggil oleh orang-orang kaya untuk menjadi chef di acara-acara besar, ada juga sebagaian yang menawarkan untuk menjadi chef pribadi di keluarga yang kaya. Namun semua tawaran itu jarang ia ambil apalagi menjadi chef pribadi orang lain, ia hanya mengabdikan dirikan pada keluarga Jack.
Walaupun Jack tidak pernah melarang ia melakukan apapun, namun Shinta selalu mengutamakan Jack. Oleh karena itu setelah masa pendidikannya itu ia kembali mengikuti Jack ke Kanada untuk menjadi chef pribadi Jack dan keluarganya. Shinta menjadi kepala chef di mansion Jack dan menjadi pemegang perusahanaan kuliner yang dimiliki Jack. Ia menjadi CEO seluruh usaha kuliner Jack yang d bawah kendali Jimmy .
Sedangkan Charles merupakan mafioso terbaik yang di latih sendiri oleh Jack dan Deni. Charles memiliki keahlian dalam bertarung, menembak jitu dan juga menjinakkan bom. Semua pelatihan itu sudah menjadi kewajiban mafioso geng Black Dragon. Namun yang lebih menonjol pada diri Charles adalah cara dia menghilang dan muncul secara tiba-tiba yang sulit di ketahui oleh orang lain. Makanya dia termasuk salah satu diantara mafioso bayangan terbaik yang dimiliki oleh Jack.
Saat Shinta dan Charles sedang membereskan beberapa barang, telepon Charles berdering.
“Tuttt........Tutt.......Tuttt”
“Iya tuan Jimmy?” ucap Charles ketika menerima panggilan itu.
“Aku tau kau di bawah perintah Kenzo, kami semua ada urusan penting jadi tolong jaga Kenzo dengan ketat selama kami pergi. Bawa saja beberapa orang-orang mu untuk mengawasi Kenzo dan Bella yang berada di rumah Caca. Ingat jangan terlalu menonjol!” ucap Jimmy.
“Jadi sekarang tuan Kenzo dan nona Bella ada di rumah calon nyoya besar?” kaget Charles.
“Iya, jadi aku serahkan tugas ini pada kalian.”
“Baik tuan.”
Panggilan telepon itu pun tertutup. Charles menceritakan kepada Shinta apa yang terjadi ketika Shinta bertanya. Lalu Charles langsung
memerintah beberapa bawahannya untuk memantau rumah Caca dari kejauhan tanpa di ketahui.
***Jangan Lupa Likenya** 👍🏻
__ADS_1
Salam Manis dari W😉
Jangan lupa Senyum hari ini😊*