I Love You Mr.Mafia

I Love You Mr.Mafia
Memeriksa Kondisi Bella


__ADS_3

Setelah Son menghubungin Max untuk kembali ke mansion, Max yang berada di rumah sakit segera menuju mansion untuk memeriksa Bella. Max meletakkan jas rumah sakitnya lalu bersiap turun menuju parkiran mobil menggunakan lift rumah sakit. Max pun pergi menuju mansion menggunakan mobil BMW berwarna merah.


Jack mempersiapakan segala hal yang harus di urus di Indonesia besok. Di dalam ruang kerja, Jack mempersiapkan berkas kerjasama dan Jack juga memikirkan untuk masa depannya. Jack berencana kedatangannya yang pertama kali ke Indonesia bukan hanya untuk mengurus bisnis namun juga soal percintaannya. Jack berfikir untuk meminta restu dari kedua orang tua Caca untuk mendekati Caca.


Setengah jam berlangsung, Max sampai di mansion.


“Di mana Bella Bi?” tanya Max pada Selly yang sedang di ruang tamu memantau pelayan untuk membersihkan mansion.


“Di kamarnya tuan Max bersama dengan nyoya Caca dan tuan muda Kenzo.” Jawab Selly.


“Baiklah, ayo temani aku ke sana untuk memeriksanya kembali.”


“Lebih baik ke ruangan Tuan Jack terlebih dahulu.” Jawab Selly menyarankan.


“Baiklah, di mana dia?” tanya Max.


“Di ruang kerjannya.”


Max pun pergi menuju ruang kerja Jack.


“Apakah aku boleh memeriksa tuan putri mu sekarang?” tanya Max ketika sampai di ruang kerja Jack.


“Jangan dulu, Caca masih tidur bersama mereka.” Jawab Jack dengan santai yang sedang melihat informasi orang tua Caca.


“Baiklah. Kau kelihatannya sibuk?” ucap Max yang menghampiri Jack di meja kerjanya untuk melihat apa yang di lihat Jack di laptop itu dengan serius.


“Siapa orang ini?” tanya Max.


“Orang tua Caca yang berada di Indonesia.”


“Kenapa kau membaca informasinya?”


“Aku berencana untuk meminta restu dari mereka.”


“Jadi kau bermaksud untuk menikahinya?” tanya Max dengan serius.


“Iya.”


“Hahahhahaha, akhirnya kau benar-benar merasakan jatuh cinta.”


“Sudah waktunya aku membuka hati kan Max? Bella dan Kenzo juga membutuhkan seorang Ibu dalam masa pertumbuhan mereka. Jangan sampai pengalaman yang aku rasakan juga di rasakan oleh mereka.” Jawab Jack.


“Iya aku paham. Tapi kau benar-benar akan serius dengan dia?”


“Aku yakin, kau juga tau kan Max bahwa aku sekarang seperti apa.” Jawab Jack sambil melirik Max.


“Iya aku tau, mungkin semua ini adalah takdir mu dalam kehidupan ini.”

__ADS_1


“Tapi yang harus kau pahami adalah kelemahan mu bukan lagi hanya Kenzo dan Bella dan sekarang sudah ada dia dan keluarganya. Jadi kau harus benar-benar menjaga mereka dari dunia hitam mu.”


“Iya aku tau, aku harap kalian semua bisa


merahasiakannya. Sampai aku yang akan jujur padanya suatu saat nanti namun


harapanku dia tidak akan mengetahui dengan dunia mafia ku.”


“Aku serahkan segalanya hanya pada mu saja. Aku dan yang lain siap untuk mendukung mu.  Tapi ingat bahwa kita tidak selamanya berada di sisinya, kau juga harus menjadikan dia bisa menjaga dirinya. Karena musuh-musuhmu tidak bisa di remehkan.”


Mereka pun terus berbicang sampai waktu menunjukan pukul 13.00 Wib.


Caca pun terbangun ketika suara gadgetnya berbunyi alarm azan. Kemudian dia segera ke kamar mandi dan mengambil wudhu untuk sholat zuhur. Setelah Caca selesai ternyata Kenzo dan Bella pun terbangun. Bibi Selly pun datang ke kamar untuk membangunkan mereka namun ternyata sudah bangun.


“Maaf nona Caca


saya sudah menganggu, saya hanya menyuruh nona dan nona Bella dan tuan Kenzo untuk makan siang.” Ucap Selly karena melihat Caca masih duduk di sajadah berwarna cokelat.


“Tidak apa-apa Bi, saya sudah selesai kok. Dan panggil saja Caca Bi. Kami akan segera kesana.” Jawab Caca pada Selly.


“Baik Nona,”


Selly pun pergi meninggalkan kamar itu.


“Kalian sudah bangun?” ucap Caca pada Kenzo dan Bella.


Caca pun menyuruh mereka berdua untuk mandi lalu turun ke bawah untuk makan. Namun ketika mereka ingin turun ke lantai 1, Max datang untuk memeriksa Bella yang di ikuti dengan kedatangan Jack.


“Uncle Max,” pangil Bella melihat Max datang.


“Hy princess, bagaimana kondisi mu? Boleh Uncle periksa dulu?” tanya Max.


“...” Bella mengaggukkan kepalanya.


Max pun memeriksa keadaan Bella.


“Kau sungguh hebat Ca? Setelah kau berada di sini suhu badannya sudah turun dan juga dia sudah kembali normal.” Ucap Max.


“Kenapa bisa seperti itu? Bukan kah itu semua karena obat yang telah kau berikan padanya?” ucap Caca.


“Tidak, waktu aku menyuntiknnya dia bahkan tidak turun suhu tubuhnya setelah 3 jam. Namun dengan kehadiran mu saja sudah mampu membuatnya sembuh.” Jawab Max.


“Semua karena kehendak Allah.” Jawab Caca.


“Bunda aku lapar,” ucap Kenzo.


“Ayo kita ke meja makan,” ucap Jack yang dari tadi hanya diam memperhatikan perbincangan Caca dan juga Max.

__ADS_1


Mereka pun menuju meja makan untuk makan siang. Kenzo di gendong oleh Jack sedangkan Bella di gendong oleh Max, sementara Caca mengikuti mereka ke belakang. Awalnya Bella ingin di gendong oleh Caca, namun Jack mengatakan bahwa Caca lelah. Oleh karena itu Bella di gendong oleh Max.


Saat mereka sampai di meja makan ternyata Deni sudah menunggu kedatngan mereka.


“Ah, kalian lama sekali. Aku sudah lapar setelah latihan.” Ucap Deni pada mereka yang baru datang.


“Selow lah bro. Di mana Jimmy?” tanya Max.


“Dia sedang di kantor,” jawab Deni.


Mereka pun mengobrol di meja makan sambil menyantap makanan di meja makan. Sedangkan Caca hanya memperhatikan mereka saja dan menyuapi Kenzo dan Bella. Jack hanya diam menyantap makanannya dan memperhatikan Caca yang menyuapi kedua anaknya.


“Kenapa dua iblis kecil itu bisa dekat seperti itu kepada orang lain selain kita?” bisik Max pada Deni.


“Entah apa yang di milikinya, dia mampu membuat orang sekitar menyukainnya.” Jawab Deni.


“Sungguh mengagumkan!” ucap Max.


Mereka pun melanjutkan makannya. Setelah mereka selesai makan Bella meminta pergi ke mall.


“Daddy! Boleh kah aku pergi bersama Bunda ke Mall?” ucap Bella.


“Kau baru saja sembuh, di rumah saja.” Jawab Jack.


“Bella sudah sembuh kan Uncle Max.”


“Tentu sayang,” jawab Max.


“Sayang kita di rumah saja ya, Bunda juga sedikit lelah. O iya Jack, aku ingin segera ke rumahku setelah ini. Tidak perlu mengantar ku, aku akan mencari taksi saja.” Ucap Caca.


“Kau tetap disini temani mereka karena besok aku harus keluar kota.” Jawab Jack dengan singkat.


“Bunda tetap disini, Bella mohon!” ucap Bella.


“Iya Bunda,” jawab Kenzo.


“Sayang Bunda tidak bisa berlama-lama di rumah ini. Bunda juga baru pulang dari Indonesia, masih banyak pekerjaan yang harus Bunda lakukan disini, jadi mengertilah.”


“Kau tau mansion ini jauh dari kota dan tidak ada taksi sampai kapan pun yang akan lewat di sini.” Jawab Deni.


“Aku mau pulang, tidak baik wanita tinggal di rumah orang asing.” Jawab Caca.


Terimakasih sudah berkunjung ke story saya.


Jangan lupa dukung Author dengan like + koment + bintang 5 dan Vote ya setelah


membaca.

__ADS_1


Happy Reading guys


__ADS_2