
Billy dan Max bergegas meninggalkan istana dan kembali ke negara Tiongkok untuk melanjutakn misi mereka. Beberapa jam perjalanan mereka tiba di rumah. Mereka berdua bergegas untuk membicarakan hal yang sudha mereka dapatkan kepada Andrew. Andrew saat ini sedang berada di dalam ruang kerjanya. Max dan Billy langsung masuk kedalam ruang kerja Andrew tanpa beristirahat dari perjalanan.
“Daddy!” panggil Billy yang mmebuka pintu.
“Ada apa dengan kalian berdua?” tanya Andrew.
“Kami baru saja pergi dari istana Leasse, kami menemukan hal ini.” Ucap Billy memberikan photo yang di bawa mereka tadi.
“Lihat dengan jelas daddy. Apakah kau mengenal laki-laki itu?’ tanya Max.
Andrew menerima photo itu dari tangan Billy dan melihat gambar yang ada di photo. Saat dirinya melihat itu, dia teringat seseorang dari photo itu.
“Jessi?” panggil Andrew.
“Siapa itu Jessi?” tanya Max dan Billy.
“Perempuan ini sangat mirip dengan Jessi.” Jawab Andrew.
“Maksud daddy seseorang yang telah menyamar menjadi ibu tiri Jack.” Jawab Max.
“Kau benar, dia sangat mirip. Dan laki-laki ini kalau aku tidak salah adalah kembaran Jessi. Abang Jessi yang bernama Akira. Salah seorang yang sudah lama hilang dari media massa. Rumor mengatakan bahwa dirinya setelah meningkatkan perusahaannya dia membuat perjalanan untuk dirinya sendiri di lautan lepas.” Jawab Andrew.
“Jadi Akira yang ini sama dengan Akira yang aku ceritakan dan Akira yang sudah ada kaitannya dengan semua puzzle masalah ini. Ini yang dikatakan oleh Brian?” tanya Billy.
“Sepertinya iya.” Jawab Andrew.
“Baiklah semuanya sudah jelas, aku akan menghubungi Brian tentang semua ini. Jadi bagaimana dengan persiapan kita tentang pelelangan di kapal pesiar itu?” tanya Max.
“Oh, soal itu aku lupa memberitahukan kepada kalian. Dikatakan bahwa mereka akan membatalkan untuk minggu ini. Mereka akan mengudur waktunya hingga bulan Desember.” Jawab Andrew.
“Maksud daddy sekitar lima bulan lagi?” tanya Billy.
“Iya. Entah apa alasannya mereka membatalkan hal ini. Tidak seperti biasanya, mereka tidak memberikan alasan apapun dan tidak ada kabar apapun soal ini.” Jawab Andrew.
__ADS_1
“Baiklah. Dengan begitu kita memiliki banyak waktu untuk mempersiapkannya. Kami akan kembali kemansion Jack dan memberitahunya semua hal ini. Semua hal sudah cukup jelas, jadi dia harus tahu dan memberi perintah kepada kita.” Jawab Max.
“Kau benar. Aku akan mempersiapakan semuanya di Italia, kau kembalilah ke Mansion.” Jawab Billy.
“Sepertinya aku akan ke Jepang terlebih dahulu. Aku akan membawa orang yang aku cintai ke Mansion, lebih aman jika dia didekat kita. Aku tidak ingin semuanya diketahui oleh musuh kita.” Jawab Max.
“Idemu itu bagus. Aku juga akan melakukan hal yang sama, aku kembali ke Italia untuk membawa Lauren bersama denganku. Aku akan menikahinya secepatnya. Jika bisa kita membuat perayaan yang sama saja.” Jawab Billy.
“Baiklah. Kita akan menikah dengan hukum setelah itu kita akan merayakannya bersama.” Jawab Max.
“Hahahha, kalian sudah dewasa dan sudah waktunya untuk membangun sebuah rumahtangga. Tapi ingat latarbelakang kalian sehingga harus tau kosenkuensi atas semua orang yang kalian cintai.” Jawab Andrew.
“Iya daddy.” Jawab mereka berdua.
Mereka berdua selesai dengan perbincangan itu dan segera istirahat dan mengatur jadwal untuk melanjutkan rencana selanjutnya.
Empat bulan kemudian…….
“Lihat perutmu mylotus.” Jawab Jack yang menyentuh perut Caca.
“Oh, dia bergerak!” jawab Caca.
“Iya, aku merasakannya juga.” Jawab Jack.
“Bukanya ita hari ini harus konsultasi kembali?” tanya Caca.
“Iya. Ya sudah, kita sudahi ini dan bersiap untuk pergi. Aku akan mengantarkanmu.” Jawab Jack.
“Baiklah.” Jawab Caca yang tersenyum.
Mereka berdua pergi ke dokter Nita untuk mengecek kandungan kembali. USG untuk melihat jenis kelamin yang ada di dalam perut Caca. Hasil dari USG yang dilakukan mereka adalah jenis kelamin laki-laki. Bayi dalam keadaan sehat dan sangat aktif bergerak di dalam perut Caca. Gizi yang baik dan berkecukupan yang sudah di konsumsi Caca yang membuatnya seperti itu.
Bukan hanya itu, Caca dan Jack setiap malam bergantian membacakaan ayat suci alquran sebelum tidur. Semua ini sangat bagus untuk perkembangan bayi baik fisik maupun kecerdasan otak. Jack yang selalu membacakan Qs. Yusuf di setiap malam. Sedangkan Caca lebih suka membacakan Qs. Ar-Rahman. Mereka sudah membiasakan anaknya mendengarkan ayat suci alquran sejak di dalam kandungan.
__ADS_1
Mereka berdua keluar dari ruang dokter Nita dengan wajah yang bahagia. Jack terus menuntun Caca berjalan perlahan. Saat ini Caca memang sangat sulit berjalan karena badan yang kecil dan perut yang sudah membesar.
“Hubby!” panggil Caca.
“Iya mylotus.” Jawab Jack yang membukakan pintu mobilnya dan membantu Caca untuk duduk di dalam mobil.
“Kenapa kita tidak bisa mendapatkan bayi yang kembar juga? Padahal aku ingin sekali melahirkan seorang bayi kembar seperti Kenzo dan Bella.” Jawab Caca.
“Entar kita usaha lagi dan melakukan program bayi kembar.” Jawab tersenyum menggoda istrinya memasangkan sabuk pengaman.
“Hubby bercanda mulu.” Jawab Caca.
“Mungkin rezeki anak kembar itu masih diberikan kepada Jhon. Mungkin Allah masih mempercayai kita mendapatkan satu bayi dulu kemudian mendapatkan bayi kembar. Berprasangka baik saja.” Jawab Jack mencium kening Caca.
“Mungkin saja. Baiklah, jika rezekinya seperti itu. Yang terpenting bayi kita sehat di dalam perut ini.” Jawab Caca.
“Iya, yang terpenting bayi dan mylotus tetap dalam keadaan sehat.” Jawab Jack yang menghidupkan mobilnya.
“Aku akan berusaha lebih keras lagi untuk menjaga keselamatan bayi kita hingga lahir. Aku juga akan berjanji untuk menjaga dan mendidiknya agar menjadi anak yang sholeh.” Jawab Caca tersenyum.
“Terimakasih sudah menjaga anak kita.” Jawab Jack mengeluskan kepala Caca dengan tangannya sebentar dan kembali menyetir lagi dengan kedua tangannya.
“Tentu saja. Ini sudah menjadi tanggung jawabku sebagai ibu. Jadi apakah kau senang kita mendapatkan anak laki-laki?” tanya Caca.
“Tentu saja. Laki-laki atau perempuan itu sama saja menurutku. Dia tetap anakku dan anakmu yang akan aku cintai sepenuh hati.” Jawab Jack.
“Kalau aku sangat bersyukur jika mendapatkan seorang anak laki-laki. Dengan begitu dia akan menjadi pemimpin bagi adik-adiknya terutama adik perempuannya. Aku ingin dia selalu menjadi sepertimu.” Jawab Caca tertawa.
“Kenapa seperti aku?” tanya Jack yang menggoda.
“Tentu saja, tampan, baik, cerdas dan juga kaya.” Jawab Caca tertawa.
“Hahahhaa. Aku juga ingin mendapatkan seorang anak perempuan yang akan cantik sepertimu dan juga cerdas seperti dirimu.” Jawab Jack.
__ADS_1