I Love You Mr.Mafia

I Love You Mr.Mafia
Rencana Jahat Jeni


__ADS_3

**Happy reading guys!!!


Jangan lupa Like dan Komennya**.


***Nama : Jeni Jengion


Umur :  26 tahun


Tinggi: 170cm


Sifat : Jahat, licik dan sadis


Status : Wanita yang pernah mencintai John


dan anak dari mafia jepang***


“Bu! Tenanglah, insyallah aku akan selalu berada disamping Jack apapun yang terjadi. Aku berusaha akan menjadi istri yang baik bagi Jack walaupun saat ini aku belum bisa.” Ucap Caca.


“Maksudnya belum bisa?” tanya Katie yang heran.


“Apakah Jack belum bercerita apapun kepada ibu dan Ayah Andrew?” tanya Caca.


“Cerita apa?” tanya Katie yang tidak mengetahui maksud dan arah tujuan pertanyaan Caca.


“Sebelum aku memutuskan menikah dengan Jack, ada sebuah syarat yang aku tawarkan dengan Jack. Aku mengatakan bahwa saat aku menikah dengannya aku mungkin belum bisa melayaninya seperti wanita lainnya.  Dan Jack menerima hal itu, Jack akan sabar untuk menunggu aku siap dengan hal itu.” Jawab Caca.


“Ibu memaklumi hal itu, ibu yakin kau memiliki alasan sendiri tentang hal tersebut. Jack juga memiliki penyakit OCD, apakah hal itu juga berlaku padamu Ca? karena selama ini hanya aku dan Bella yang tidak menimbulkan penyakitnya kambuh.” Jawab Katie.


“Aku mengetahui hal itu.” Jawab Caca.


“Pesan ibu hanya itu, itu semua adalah cobaan kalian dan ibu percaya kalian bisa menghadapinya namun cobalah untuk membuka dirimu untuk memberanikan diri melalukan hal tersebut. Karena itu adalah kewajibamu untuk memenuhi batin Jack.” Jawab Katie.


“Aku akan berusaha bu, terimakasih sudah mengerti dan mempercayaiku. Tapi bu bolehkah aku bertanya satu hal padamu?” tanya Caca.


“Apa itu katakanlah.” Jawab Katie.


“Bu benarkah Jack tidak pernah mencintai wanita lain atau ada wanita lain yang mencintainya? Lalu kenapa dia bisa memiliki Kenzo dan Bella?” tanya Caca dengan penasaran.


“Soal itu lebih baik kau tanyakan langsung pada Jack karena aku tidak berhak untuk memberitahukanmu.” Ucap Katie.


“Hmmm, baiklah bu.”

__ADS_1


“Ya sudah, bersiaplah dan turun kebawah jika sudah selesai. Bu akn pergi terlebih dahulu untuk bersiap-siap.” Ucap Katie.


“Iya bu,” jawab Caca.


*Sebuah Apartemen*


Seseorang sedang berbicara dengan telepon saluler.


“Apa kau bilang? Kau bertemu dengan John di kota S?” tanya perempuan itu.


“Iya nyoya . Bukankah kita sudah membunuhnya di kebakaran enam tahun yang lalu?” jawabnnya.


“Kau yakin itu dia?”


“Iya aku yakin itu dia. Dan aku juga mengikutinya selama beberapa hari dan saat itu dia melangsungkan pernikahan di hotel tersebut. Aku mencari informasinya selama di sana walaupun aku tidak bisa mendekatinya. Dan saat aku mengikuti mereka sudah berada di Kanada.” Jawabnnya.


“Baiklah kirimkan alamatnya sekarang karena saat ini aku sedang berada di Kanada. Aku perlu memastikan hal tersebut sendiri.” Jawabnya.


“Baik nyoya.”


Percakapan itu berakhir dan wanita itu segera bergegas menuju lokasi yang sudah di berikan pada seseorang tersebut untuk melihat kebenarnnya.


Saat ia mengintai mansion tersebut dirinya menemukan sosok yang ia kenal yaitu Jimmy. Kemudian dirinya mencari informasi apa yang sebenarnya ada di dalam mansion tersebut dan dia mendapatkannya. Setelah mendapatkan informasi tersebut dirinya menyiapkan sebuah rencana jahat.


Resepsi pernikahan yang sudah di siapkan di mansion mengundang beberapa orang penting perusahan Sandreas dan kerabat dekat saja. Tamu-tamu penting perusahaan Sandreas hanya mengetahui bahwa bos mereka adalah Jimmy tanpa mengetahui kebenaran tentang Jack.


Mereka semua mengucapkan selamat kepada Jimmy tentang saudaranya yang sudah menikah. Saudara yang di maksud adalah Jack dan Caca. Banyak tamu perusahaan yang ingin mencari muka terhadapa Jimmy. Semua dilakukan untuk memperlancar kerjasama mereka dengan Jimmy.


Bahkan beberapa pejabat tinggi membawa anak perempuan mereka untuk di perkenalkan dengan Jimmy. Namun Jimmy selalu bersikap sewajarnya saja. Saat dirinya terkepung dengan beberapa orang-orang itu, dirinya di selamatkan oleh Billy.


“Maaf tuan-tuan dan nona-nona, saya harus membawa tuan Jimmy.” Ucap Billy.


“Wah laki-laki itu juga sangat tampan tidak kalah dengan ketampanan tuan Jimmy.” Ucap salah seorang wanita yang mendekati Jimmy bersama dengan pejabat-pejabat itu.


“Iya kamu benar, namun siapakah dia?” tanya seorang wanita yang di ikuti pemikaran wanita-wanita lainnya.


“Hahahahah, kau harus mentraktirku karena telah menyelamatkanmu Jim,” ucap Billy.


“Terimakasih apapun yang kau inginkan akan ku beri. Untunglah aku bisa kabur dari mereka. Pantas saja Jack tidak mau dirinya terekspos di public karena menghindari lalat-lalat seperti mereka.” Ucap Jimmy.


“Yang harus kau khwatirkan saat ini adalah tuh…?” ucap Billy sambil memberikan kode arah pada Jimmy menuju arah Siska.

__ADS_1


“Brengsek! Kenapa kau tidak memberitahukan padaku daritadi.” Ucap Jimmy langsung pergi menjumpai Siska.


“Hahah dasar laki-laki tidak bisa mengakui perasaan sendiri.” Ucap Billy sambil tertawa.


Siska yang sedang melihat Jimmy menuju tempatnya, ia segera membalikkan arah dan berjalan pergi dari tempat tersebut.


Sedangkan keluarga Caca dan keluarga Jack yang duduk bersama dengan Caca dan Jack berkumpul di satu meja.


“Aku berharap kalian akan menjaga putri ku seperti kami menjaganya. Dan menjadi keluarga baru baginya seperti kami sebagai keluarganya,” ucap Joko pada kedua orangtua asuh Jack.


“Tentu, kami akan memperlakukan Caca seperti anak kami.” Ucap Andrew sambil tersenyum.


“Baguslah, aku lega mendengarnya.” Jawab Joko.


“Percayalah kami akan menjaganya seperti kami menjaga putri kami sendiri.” Ucap Katie.


“Aku sangat bersyukur Caca mendapatkan Jack dan mendapatkan keluarga yang menyayanginya juga.” Ucap Aisyah.


“Ada salah nyoya, kami yang seharusnya berterimakasih dan bersyukur karena Caca di pertemukan dengan Jack.” Ucap Katie.


“Bunda, Ibu sudahalah jangan saling menyanjung seperti itu. Kita sudah menjadi keluarga jadi tidak ada yang salah jika kita saling berterimakasih dan bersyukur atas apa yang sudah terjadi.” Ucap Caca.


“Benar juga,” ucap mereka.


Sedangkan Andrew, Jack dan Joko tertawa melihat wanita mereka.


“Aku ingin ke toilet sebentar,” ucap Caca.


“Perlu aku temani?” tanya Jack.


“Tidak perlu hanya ke toilet saja,” jawab Caca.


“Baiklah, jangan terlalu lama karena acara inti akan segera di mulai.” Ucap Jack.


“Baiklah,” jawab Caca.


Saat Caca ke toilet sudah ada 3 orang yang memperhatikan gerak gerik Caca sejak mulai Caca muncul di pesta. Mereka bertiga adalah orang suruhan Jeni untuk melancarkan rencana jahatnya.


Mereka masuk kedalam toilet kemudian membius Caca. Setelah Caca tidak sadarkan diri karena obat bius tersebut rencana jahat Jeni berlanjut untuk membawa Caca keluar dari mansion.


Tiga orang tersebut yang menyamar menjadi seorang pelayan, satu orang melihat kondisi sekitar, satu orang sudah keluar untuk menyiapkan mobil dan satu orang lagi sudah membungkus Caca menggunakan kantong plastik sampah berwarna hitam.

__ADS_1


Orang yang membawa Caca memasukkan kantong plastik hitam itu ke dalam tong sampah besar agar mudah di dorong dan di bawa keluar oleh mereka.


__ADS_2