
Tidak berapa lama kemudian mereka tiba di mansion. Jacob langsung mengangkat tubuh Caca menuju kamarnya tanpa menyapa orang-orang yang berada di dalam ruang tamu.
“Jack apa yang terjadi dengan Caca?” tanya Joko yang berlari menuju Jacob.
“Ayah tenanglah duduk dulu, biarkan abang Jack membawa kakak Caca ke kamar untuk beristirahat.
“Sebenarnya apa yang terjadi?” tanya Aisyah.
“Bunda juga tenanglah, mari kita duduk dan kita tunggu abang Jimmy akan menjelaskannya.
“Aku akan ke kamar Bunda,” ucap Kenzo.
“Kenzo lebih baik jangan dulu,” ucap Billy.
“Kenapa?” tanya Kenzo pada Billy.
“Sudahlah, nanti uncle jelaskan.”
Mereka semua menunggu kedatangan Jimmy dan Max untuk menjelaskan agar mereka tidak mengkhawatirkan keadaan Caca. Sedangkan Jacob dan Caca yang berada dalam kamar…
“Mulai saat ini tidak akan ada seorangpun yang akan menyakitimu termasuk Jack. Aku pastikan dirimu selalu dalam pengawasanku.” Ucap Jacob dalam hatinya ketika membaringkan tubuh Caca.
Jacob perlahan menggantikan pakaian Caca dengan yang baru. Ia ambil pakain baru dan sebuah handuk basa untuk mengelap badan Caca. Dengan rapi dan perlahan dirinya merawat Caca yang masih dalam keadaan pingsan.
Setelah membersihkan tubuh Caca dan menggantikan pakainnya menggunakan baju piama, Jacob bergegas untuk membuatkan teh jahe dan sup daging tanpa bantuan pelayan. Jacob yang lihai dalam memasak, hal ini sangat kecil baginya.
Dia berharap saat Caca terbangun, Caca dapat memakan sesuatu dan merilekskan dirinya dengan Jahe hangat. Setelah selesai dirinya kembali melihat keadaan Caca. Jacob membelai wajah Caca dan mencium bibir Caca.
“Bangunlah mylotus!” ucap Jacob.
“Kau sudah aman bersamaku,” ucap Jacob.
“Jangan-jangan sentuh aku!” ucap Caca dalam tidurnya.
“Mylotus bangunlah. Aku disini, kau sudah aman.” Ucap Jacob.
“Jangan!” ucap Caca kemudian dirinya sadar.
“Aku disini, kau sudah aman.” Ucap Jacob.
“Hiks…hikss…hikss…” Caca menangis.
__ADS_1
Kemudian Jacob memeluknya dan menenangkan Caca dalam pelukkannya.
Sementara di dalam ruang tamu orang-orang yang masih mengkhawatirkan keadaan Caca sedang menjelaskan apa yang terjadi.
“Apa yang sebenarnya terjadi Max?” tanya Andrew.
“Saat ini Jacob kembali.” Jawab Max.
“Apa?” tanya semua orang mengetahui tentang Jacob.
Namun orangtua Caca dan Bagas tidak mengetahui apa maksud dari perkataan Max.
“Siapa itu Jacob?” tanya Joko.
“Ayah, sebenarnya Jack memeliki kepribadian ganda. Dan Jacob adalah kepribadiannya.” Jawab Jimmy dengan singkat.
“Jadi kenapa kalian semua sangat khawatir tentang Jacob?” tanya Bagas yang langsung mengerti situasi.
“Aku dan Andrew mengetahui hal ini saat kami mulai menjadi orangtua asuh Jack setelah kematian Ayahnya. Dan mungkin teman-temannya mengetahui hal ini setelah mengenal Jack.” Jawab Katie membuka penjelasan.
“Aku dan Max mengetahui hal ini setelah umur Jack diatas tujuh belas tahun. Aku kurang ingat kapan waktu itu,” jawab Billy.
“Sedangkan aku dan Deni baru mengetahui setelah Jack pindah ke mansion ini.” Jawab Jimmy.
“Kami semua khawatir saat Jacob mengambil ahli tubuh Jack. Karena kepribadian Jacob yang lebih mengerikan daripada Jack. Walaupun Jack itu sedingin kulkas terhadap orang lain namun dia masih memiliki perasaan Belas kasih, namun berbeda dengan Jacob yang tidak memiliki itu.” Ucap Katie.
“Dia terlalu berbahaya jika menguasai tubuh Jack. Jack dari kecil sudah di latih menjadi seorang prajurit bahkan menjadi pembunuh nomor satu yang di takuti di dunia militer. Semua pencapaiannya itu karena ada Jacob.” Ucap Andrew.
“Dan memang benar bahwa Jack selalu hidup di hutan belantara dan hanya beberapa minggu saja akan keluar dari hutan untuk bertemu dengan kami.” Ucap Billy.
“Selain dari tugas dan hal lainnya dirinya selalu hidup di hutan, semua itu adalah kebiasannya yang hadir karena Jacob.” Jawab Max.
“Dan dia tidak pernah mau tersorot di mata public karena dia tidak menyukainnya. Dan semua pekerjaan bisnisnya aku lah yang mengaturnya.” Jawab Jimmy.
“Ibu Jack melahirkan 3 orang putra namun yang hidup hanyalah Jack dan John. Dan sudah beberapa tahun ini Jack di tinggalkan oleh John. John meninggal dengan istrinya dalam kejadian kebakaran di rumahnya.” Ucap Katie.
“John ayah kandung Kenzo?” tanya Aisyah.
“Iya nenek, Ayah kandungku dan Bella.” Jawab Kenzo.
“Jadi anda dan Kenzo sudah mengetahuinya? Sejak kapan kalian mengetahui hal ini?” tanya Andrew yang terkejut.
__ADS_1
“Daddy sudah menceritakan semuanya saat ulangtahun kami yang lalu,” jawab Bella yang terbangun dari tidurnya.
“Jack hanya memberitahu kami bahwa Kenzo dan Bella bukanlah anak kandungnya melainkan anak saudaranya.” Jawab Aisyah.
“Apakah Caca juga sudah mengetahuinya?” tanya Katie.
“Belum,” jawab Aisyah.
“Kenapa?” tanya Katie.
“Jack yang akan memberitahukan sendiri pada Caca katanya.” Jawab Aisyah.
“Baiklah. Dengan latar belakang kehidupan Jack yang tumbuh di lingkungan dan takdir seperti itulah yang membuat dirinya seperti ini.” Jawab Katie.
“Jack pernah berkata kepada kami berdua bahwa Jacob akan muncul ketika dirinya dalam bahaya atau sedang ingin muncul karena untuk mencari seorang wanita.” Jawab Billy.
“Namun baru-baru ini Jacob muncul secara tiba-tiba di saat kehadiran Caca, aku berpendapat bahwa pengaruh perasaan Jack yang membawa Jacob kembali mengambil ahli tubuh. yang sebenarnya Jacob dan Jack sudah berdamai di dalam satu tubuh selama ini yang kami ketahui.” Jawab Max.
“Namun saat penyelamatan Caca terjadi kami melihat bahwa Jack dan Jacob sedang memperebutkan untuk menguasai tubuh mereka. Dan saat ini yang hadir adalah Jacob.” Jawab Jimmy.
“Karena yang sebenarnya menjadi kepribadian kedua adalah Jack dan yang menjadi kepribadian utama adalah Jacob. Namun dari penelitian ku Jacob tidak ingin hidup karena hidupnya selama ini hanya ingin mencari seorang wanita itu.” Jawab Max.
“Lalu apa hubungan dengan kehadiran Kakak Caca?” tanya Bagas.
“Entahlah, itulah yang harus kita ketahui.” Jawab Max.
“Lalu kenapa kami semua tidak boleh mendekati kakak Caca sementara kami adalah keluarganya?”tanya Bagas.
“Bukan tidak boleh, karena kami semua yang mengenal Jacob tidak akan pernah berani bertindak sembarangan jika dia yang mengambil ahli tubuh Jack.” Jawab Max.
“Kenapa tidak berani?” tanya Bagas.
“Kau lihat mayat yang berada di sampingnya tadi? Itu adalah perbuatan Jacob, seperti itulah Jacb yang sebenarnya. Tidak pernah berbelas kasih dan sangat sadis.” Jawab Max.
“Jika seperti iitu mengapa kalian dari tadi tidak berkata apapun padaku dan bagaimana nasib kakakku bersama dia saat ini?” bentak Bagas.
“Kau tenaglah dulu,” ucap Jimmy.
“Bagaimana aku mau tenang, aku dan keluarga ku pasti mengkhawatirkan keadaan kakakku sekarang!” jawab Bagas yang ingin pergi dari ruang tamu menuju kamar Jacob namun di cegah oleh Jimmy.
“Kakakmu akan baik-baik saja, kau lihat tadi prilaku Jacob terhadap kakak mu? Tidak ada seorangpun di dunia ini yang di perlakukan lembut seperti itu oleh Jacob bahkan Kenzo dan Bella.” Jawab Max.
__ADS_1
“Iya kau benar Max,” jawab Billy.