
Dalam ruang kerja Andrew terasa atsmosfernya menjadi panas walaupun sudah terpasang AC. Max dan juga Billy sudah sangat bergejolak dalam rasa balas dendam saat mendengar kebenaran dari Andrew. Richard hanya bisa terdiam dan mendengarkan semua kebenaran yang tidak di sengaja ini dihadapannya. Katie datang menghampiri mereka dengan memegang pundak Andrew.
“Max, Billy. Kendalikanlah amarah kalian berdua.” Jawab Katie.
“Ibu.” Jawab mereka berdua terkejut melihat Katie juga hadir dalam ruangan itu.
“Aku mengetahui bagaimana amarah dan dendam yang ada pada diri kalian. Tapi kita harus merencanakan sebuah taktik yang baik. Menyusun rencana selanjutnya dengan tepat sasaran.” Jawab Katie.
“Sayang. Maaf sudah tidak mempercayaimu.” Jawab Andrew yang memegang tangan Katie.
Katie tersenyum saat Andrew meminta maaf dan memegang tanganya. Katie duduk di samping Andrew dan melanjutkan perkataannya.
“Apakah ini symbol kalajengking yang sama?” tanya Katie menunjukkan sebuah sapu tangan kepada Billy.( Lihat Episode 230)
Mereka semua melihat sapu tangan yang diberikan oleh Katie kepada mereka. Mereka memeriksannya dan gambar sulaman itu mirip dengan symbol yang selama ini mereka cari.
“Dari mana ibu mendapatkannya?” tanya Max.
“Iya dari mana bu?” tanya Billy yang sangat penasaran.
“Sapu tangan ini sudah aku simpan sejak 27 tahun yang lalu. Saat dimana Jack dan yang lainnya di lahirnya. Saat itu sahabatku menggenggam sapu tangan itu, dia seperti ingin mengatakan beberapa hal padaku namun waktunya tidak cukup. Hanya ini pemberian dia yang terakhir.” Jawab Katie.
“Apa?” tanya mereka yang terkejut.
“Seperti yang sudah kalian tebak. Itulah yang membuatku selalu ingin mencari tahu kebenarannya. Dan saat kau mengatakan kebenaran yang sama seperti yang aku dapatkan secara diam-diam itu membuatku menjadi yakin itu memang kebenarnnya.” Ucap Katie kepada Billy yang saat setelah pulang dari pernikahan Caca di Indonesia.
Suasananya semakin tegang dan emosi, satu persatu puzzle informasi tersusun semakin banyak. Banyak kesimpulan dan kemungkinan yang di perkirakan dalam pemikiran mereka masing-masing.
“Tapi ada yang berbeda dari sapu tangan ini.” Jawab Richard yang memperhatikannya.
“Maksudmu?” tanya Billy.
“Apakah tuan Andrew menyimpan sebuah lilin. Aku ingin meminjamnya.” Jawab Richard.
__ADS_1
Andrew memberikannya kepada Richard. Richard menyalakan lilinnya kemudian meletakkan saputangan itu ke atas api lilin.
“Apa yang sedang kau lakukan?” tanya Max.
“Kemari dan lihat sendiri.” Jawab Richard.
Sapu tangan yang tadinnya hanyalah sebuah sapu tangan polos dengan ukiran kalajengking di pinggir kanan sapu tangan menjadi terlihat sebuah ukiran dengan tulisan Jepang.
“Kira.” Ucap Max yang menngerti tulisan itu.
“Kau benar. Aku mencium bau sebuah obat-obatan yang bisa menyembunyikan sebuah tulisan pada kain. Aku pernha mempelajarinya di sebuah pedesaan terpencil tentang bagaimana cara membuat sebuah racun tanpa berbau dan berwarna. Tapi jika kau pernah melihatnya kau bisa merasakan hal itu. ini adalah design yang begitu unik dan jarang digunakan orang banyak.” Jawab Richard.
“Aku masih belum paham.” Jawab Katie.
“Ibu, apakah bunda Jack memegang sapu tangan ini sejak dirinya ditemukan di rumah hingga di rumah sakit?” tanya Richard kemudian Katie menganggukkan kepalanya.
“Sudah aku duga.” Jawab Richard.
“Apa?” tanya Billy.
“Maksudmu ini adalah tempat bubuk racun yang kau katakan tadi.” Jawab Max.
“Iya. Dan orang yang telah membunuh ibu Jack itu telah meninggalkan sesuatu yang berharga. Dia menggunakan sapu tangan ini sebagai tempatnya. Itu juga yang membuat ibu Katie selama dua tahun tidak bisa mendapatkan seorang anak.” Jawab Richard.
Katie langsung berfikir tentang pernyataan yang dikatan oleh Richard.
“Selama aku mengenal wanita iblis itu dia selalu bertemu dengan kami berdua dan mengajak kami untuk makan dan minum di tempat yang sudah di atur olehnya.” Jawab Katie.
“Racun ini tidak baik untuk rahim seorang wanita dan membuatnya kering. Namun jika terus menerus digunakan akan membahayakan kandungan seseorang.” Jawab Richard.
“Dia benar-benar berengsek. Dan dia sudah mendapatkan balasan yang pantas, meninggal di tangan orang yang dicintainya.” Jawab Katie yang mengepal tangannya kemudian di pegang oleh Andrew.
“Iya. Seperti yang sudah aku katakana sebelumnya, Val menjadi Jessi. Dan Jessi mati dibunuh oleh James dan Aku. Saat kami menyelamatkan Jack dari rencana penculikkannya, dimana Caca dan Jack bertemu untuk pertama kalinya.” Jawab Andrew.
__ADS_1
“Jadi yang harus kita temukan sekarang adalah dalang di balik semua ini. Apa alasan dia terus menerus meneror keluarga kita seperti ini. Kita harus mencabut akarnya agar semuanya binasa.” Jawab Max.
“Iya. Kita harus mencari informasi lebih banyak tentang symbol ini.” Jawab Billy.
Max menceriitakan tentang kejadian dia menghancurkan toko pembuatan tato yang berada di Jepang. Dan mendapatkan sebuah informasi tentang markas kapal pesiar dan juga sebuah photo mansion yang ada di ponsel bos yang sudah dibunuhnya saat itu. Saat mereka melihat photo mansion itu ternyata sama dengan photo mansion yang ada diphoto isi email James. ( lihat episode 230 lagi)
“Ini mansion yang sama?” tanya Billy menunjukkannya.
“Jadi informasi yang kita kumpulkan semakin mendekati tujuan kita?” tanya Max.
Mereka saling menatap dan berfikir dalam menyimpulkan kembali.
“Kita harus mencari tahu di seluruh tempat dengan nama Kira. Dan satu-satunya nama yang kita tuju adalah Kira pengusaha continer pelabuhan tiongkok dan juga Jepang seperti yang dikatakan oleh Brian.” Jawab Billy.
“Kau benar.” Jawab Richard dan Max.
“Ibu hanya meminta kalian untuk membantu Jack membalaskan dendamnya dan juga kalian harus berhati-hati jangan sampai kalian terluka.” Jawab Katie.
“Itu sudah pasti.” Jawab mereka bertiga.
“Jadi apa yang kalian butuhkan sekarang?” tanya Andrew.
“Daddy pernah dengar tentang kapal pesiar K yang akan mengadakan sebuah pelelangan selama tiga bulan sekali dan mengadakannya di tengah laut selama dua minggu?” tanya Max.
“Iya. Kalau aku tidak salah itu akan di adakan seminggu lagi dari sekarang.” Jawab Andrew.
“Daddy benar. Aku dan Billy ingin masuk kedalam kapal pesiar itu. Jadi daddy bisa membantu kami untuk mencari akses masuk kesana.” Jawab Max.
“Baiklah.” Jawab Andrew.
“Oh ya, Richard kau harus mempersiapkan rencanamu setelah kami pulang dari pernikahan Jimmy dan Siska. Setelah itu kami akan membantumu mendapatkan posisimu. Dengan begitu kita juga bisa mendekati saudara lelakimu untuk mencari informasi tentang tunangannya yaitu Jenni. Apakah dia memiliki kaitannya dengan symbol ini sebagai dalang dibalik semua ini atau tidak.” Jawab Billy.
“Aku sudah menyusun strateginya. Dan sedang mengumpulkan beberapa orang-orang yang berpengaruh di kerajaan ayahku.” Jawab Richard.
__ADS_1
“Baguslah. Kami menantikan itu, jadi kau fokus saja dengan balas dendammu dan tidak perlu ikut ke Kannada bersama dengan kami.” Jawab Billy.
Mereka selesai merencanakan rencana selanjutnya setelah acara pernikahan Jimmy dan Siska.