I Love You Mr.Mafia

I Love You Mr.Mafia
Keberangkatan Ke Indonesia


__ADS_3

Tiga koper terletak di atas kasur kamar Caca. Dengan posisi koper yang terbuka dan tersusun rapi beberapa pakaian yang akan di bawa ke Indonesia. Caca, Kenzo dan Bella yang sedang merapikan masing-masing barang-barangnya di koper mereka masing-masing.


“Wah anak bunda sangat rajin.” Jawab Caca.


“Ini pertama kalianya kami melakukannya sendiri bunda.” Jawab Bella.


“Biasanya kami tidak akan membawa apa-apa.” Jawab Kenzo.


“Benarkah?” tanya Caca.


Mereka berdua mengaggukkan kepalanya.


“Anak pintar!” ucap Caca yang mengelus kedua kepala Bella dan Kenzo.


“Berapa hari kita akan di sana?” tanya Kenzo.


“Mungkin selama kalian liburan kita di sana.” Jawab Caca tersenyum.


“Benarkah?” tanya Bella yang ikut tersenyum.


“Tentu.” Jawab Caca.


“Asyik, kita akan tinggal bersama dengan kakek dan nenek.” Jawab Bella.


“Hahaha. Kenapa seperti itu?” tanya Caca.


“Karena kami ingin lebih mengenal kampung halaman bunda.” Jawab Kenzo.


“Benarkah?” tanya Caca.


“Tentu saja bunda.” Jawab Bella.


“Baiklah-baiklah. Bukan karena kalian ingin main di pantai setiap hari dengan kakek kan?” tanya Caca menggoda.


“Hmmmm, itu juga termasuk.” Jawab Kenzo.


“Hahahhaa.” Mereka bertiga tertawa di atas kasur sambil melipat beberapa pakaian yang di rapikan di dalam koper.


Setelah selesai menyiapkan beberapa barang yang akan di bawa ke Indonesia. Caca, Kenzo dan Bella beranjak untuk tidur.


“Finish.” Jawab Bella.


“Karena sudah selesai kalian letak saja kopernya di kamar bunda. Dan kalian mau tidur dengan bunda atau di kamar maisng-masing?” tanya Caca.


“Sepertinya Bella akan di kamar sendiri.” Jawab Bella.


“Aku juga.” Jawab Kenzo.


“Wah kenapa kalian tidak suka tidur dengan bunda?” tanya Caca.


“Tentu saja suka. Namun besok sudah ke Indonesia jadi Bella ingin menikmati suasana kamar sendiri.” Jawab Bella tertawa.


“Aku juga.” Jawab Kenzo.


“Hahahaha. Baiklah jika itu keinginan kalian. Ayo bunda antarkan.” Jawab Caca.

__ADS_1


Caca beranjak dari tempat tidur menuju kamar mereka masing-masing. Pertama mengantarkan Kenzo ke kamarnya. Setelah memberikan ciuman sebelum tidur, Caca mematikan lampu dan meninggalkan kamar Kenzo. Begitu juga saat di kamar Bella.


Saat Caca masuk kedalam kamarnya ternyata Jack sudah ada di dalam kamar.


“Sudah pulang?” tanya Caca yang berjalan mendekati Jack.


“Baru saja.” Jawab Jack.


Caca membantu Jack membuka jasnya kemudian masuk ke kamar mandi untuk menyiapkan air hangat untuk Jack mandi.


“Mandilah dulu.” Jawab Caca.


“Terimakasih mylotus.” Jawab Jack.


Caca tersenyum, selama Jack di kamar mandi Caca menyiapkan makan malam untuk Jack. Dan saat Jack selesai mandi dia sudah bisa menikmati makan malam.


“Jam berapa tadi makan malam?” tanya Caca.


“Mungkin sebelum waktu isya.” Jawab Jack.


“Ya sudah nikmati dulu makanan ini. Dan ini teh jahe hangatnya untukmu.” Jawab Caca.


Jack menikmati hidangan yang di berikan Caca kemudian merasa heran mengapa saat ini Caca mulai perhatian sekali padanya.


“Ada apa?” tanya Jack ketika selesai makan dan meminum teh jahe.


“Tidak ada, kau pasti lelah satu harian ini memiliki waktu yang padat.” Jawab Caca.


“Hmmm.” Jawab Jack.


Mereka tidak langsung tidur namun menonton tv di dalam kamar sambil mengobrol.


“Hahaha iya. Itu punyaku, itu punya Kenzo dan Bella.” Jawab Caca.


“Jadi barang-barangku?” tanya Jack.


“Aku tidak mengetahui apa saja yang ini kau bawa jadi aku menunggumu pulang.” Jawab Caca.


“Benarkah?” tanya Jack.


“Tentu. Aku sudah menyiapkannya di dalam ruang pakaian. Hubby tinggal mengeceknya saja apa yang kurang. Biar aku menyiapkannya lagi.” Jawab Caca.


“Sepertinya istriku bisa di andalkan.” Ucap Jack yang mengelus kepala Caca.


Caca tersenyum.


“Sudah itu saja sudah cukup tidak perlu aku cek lagi. Bagaimana dengan oleh-oleh bunda Aisyah dan Ayah Joko?” tanya Jack.


“Sudah aku persiapkan dan semua barang-barangnya sudah di letakkan oleh Deni ke pesawat.” Jawab Caca.


“Wah, itu anak mau aja di suruh.” Jawab Jack.


“Tentu saja mau setelah menikmati hidanganku.” Jawab Caca.


“Benarkah?” tanya Jack.

__ADS_1


“….” Caca menceritakan kejadian tadi siang, Deni yang kekeyangan setelah menikmati masakkan Caca.


Jack yang mendengar cerita Caca tertawa dan sedikit cemburu.


“Bagaimana denganku?” tanya Jack.


“Bukankah sudah aku berikan service layanan ekstra tadi saat kembali.” Jawab Caca yang mengetahui pasti Jack nanti akan cemburu dengan Deni dan anak-anaknya.


“Baiklah, kau menang hari ini. Jadi bagaimana dengan yang tertunda kemarin.” Jawab Jack.


“Hehehe. Baiklah ayo lakukan.” Jawab Caca.


“Benarkah?” tanya Jack.


“Tentu.” Jawab Caca yang sudah mulai membuka dirinya.


Malam itu menjadi malam pembalasan atas kegagalan minggu lalu. Tertidur di malam bulan purnama dengan bintang-bintang sebagai pengindahnya.


Ke esokkan harinya, semua orang sibuk bersiap-siap untuk ikut kembali ke Indonesia. Jimmy yang sudah membawa satu koper berwarna biru muda dan Deni yang juga sudah siap dengan segala barangnya. Selly dan Son tidak ikut dengan mereka karena harus mengurus mansion.


Riki juga ikut dengan mereka sebagai pilot penerbangan mereka. Semua orang sudah menunggu Jack dan Caca turun. Jack menelpon Riki untuk ke atas membawa beberapa kopernya dan lainnya. Riki memerintah yang lainnya untuk mengambil barang-barang Jack dan memasukkan kedalam pesawat. Begitupula dengan koper Deni dan Jimmy yang di bawa ke dalam pesawat.


Caca yang masih bersiap menggunakan jilab di depan cermin. Kenzo dan Bella yang menunggu di ruang tamu atas. Setelah Caca siap, mereka semua turun menuju ruang tamu utama di lantai bawah.


“Apakah benar-benar tidak apa-apa?”tanya Jack.


“Tidak apa-apa, tapi punggungku sedikit sakit. Semua itu karena kau?” ucap Caca yang sedikit kesal.


“Maaf mylotus, lain kali aku akan lebih lembut.” Jawab Jack.


“Baiklah. Sekarang bantu aku ambilkan sepatu.” Jawab Caca.


“Siap bos.” Jawab Jack.


Jack membantu Caca memakai sepatu di kakinya dan saat itu Caca masih sibuk merapikan jilbabnya.


“Terimakasih hubby.” Jawab Caca yang memberantakkan rambut Jack.


“Mylotus, rambutku jadi berantakkan.” Jawab Jack yang berdiri setelah memakaikan sepatu Caca.


“Kemarilah biar aku merapikannya.” Jawab Caca yang menyuruh Jack menundukkan dirinya agar Caca bisa merapikkan rambut Jack lagi.


“Selesai.” Jawab Caca.


“Nanti istirahat saja di pesawat jika punggungmu masih sakit.” Jawab Jack.


“Tentu saja aku akan tidur dengan puas nanti.” Jawab Caca.


“Baiklah-baiklah. Ayo kita turun.” Jawab Jack.


Mereka berdua keluar dari kamar dan mengajak Kenzo, Bella menuju ruang tamu utama.


“Kalian lama sekali.” Ucap Jimmy.


“Ayo.” Jawab Jack.

__ADS_1


Mereka semua akhirnya berjalan keluar mansion dan menaiki mobil untuk menuju bandara pribadi Jack. Mereka menaiki pesawat pribadi Jack yang sudah memiliki izin resmi untuk penerbangan. Dan semuanya telah di urus oleh Jimmy untuk keberangkatannya hari ini.


Mereka masing-masing masuk kedalam kamar pesawat. Sedangkan Jack memerintah Jimmy dan Deni untuk menjaga Kenzo dan Bella karena Caca ingin beristrihat.


__ADS_2