I Love You Mr.Mafia

I Love You Mr.Mafia
Pertanyaan Jimmy


__ADS_3

Mereka semuapun mencicipin bubur ayam buatan Caca.


“Enak!” ucap Deni.


“Melebihi masakan Shinta sebagai koki profesional.” Ucap Jimmy dengan berbisik kepada Deni.


“Nona Caca sangat pandai memasak,” ucap Selly.


“Heheh, tidak Bi. Saya hanya bisa beberapa masakkan Indonesia saja.” Jawab Caca.


Sementara Jack hanya diam saja dan menikmati bubur ayamnya. Kemudian Jimmy menggoda Jack kembali.


“Benar-benar wanita idaman para pria, iyakan Jack?” tanya Jimmy pada Jack.


“Iya,” jawab Jack spontan tanpa sadar apa yang ia jawab.


“Hahahaha, kau dengar Caca. Kau itu wanita idaman Jack.” Ucap Jimmy.


Caca hanya diam dan menikmati makanannya saja setelah menyuapi makanan Kenzo dan Bella. Caca dan Jack hanya saling tatap-tapan namun kemudian mengahlikan pandangan mereka ke lainnya. Mereka tidak ada berkata-kata setelah mendengar godaan Jimmy.


“Aku sudah selesai,” ucap Jack yang malu lalu pergi meninggalkan meja makan menuju ruang kerja.


“Kau mau ke mana?” tanya Deni yang juga sudah selesai makan.


“Ruang kerja!” jawab singkat Jack.


“Ayo lah Jack jangan malu-malu.” Ucap Jimmy.


Jack tidak menghiraukan godaan Jimmy, lalu ia memerintahkan Selly.


“Selly, antarkan Caca ke kamarnya untuk beristirahat setelah selesai makan.” Ucap Jack sebelum meninggalkan meja makan.


“Baik Tuan.” Jawab Selly.


Jack pun meninggalkan meja makan sementara yang lain masih duduk di meja makan.


“Makanan mu sungguh lezat Ca, aku kasih 2 jempol yang ku miliki untuk mu.” Ucap Deni pada Caca.


“Haha, terimakasih.” Jawab Caca malu-malu.


“Hahah mungkin kalau kami memliki 10 jempol ini akan kami berikan pada mu.” Ucap Deni.


“Apa yang di katakan oleh Deni itu benar.” Ucap Jimmy.


“Hahaha, terimaksih tuan Jimmy.” Ucap Caca.

__ADS_1


“Berhenti memanggil kami secara formal Ca. Panggil saja aku Jimmy dan ini Deni.” Ucap Jimmy.


“Oke Jim,” ucap Caca.


“Nona biar semuanya saya dan pelayanan saja yang membereskan meja ini.” Ucap Selly.


“Tidak apa-apa BI, biar saya bantu.” Ucap Caca.


“Jangan Nona, tuan Jack akan marah kepada kami jika Nona membantu kami lagi. Nona tadi sudah memasak untuk kami jadi sekarang sudah menjadi pekerjaan kami untuk membersihkan meja dan piring kotor ini.” Jelas Selly pada Caca


“Baik lah Bi, terimakasih”


Lalu mereka semua pindah keruang tamu.


“Bella minum obat ya?” ucap Caca.


“Sebentar lagi ya Bun, Bella takut nanti muntah karena Bella baru saja selesai makan Bun.” Ucap Bella.


“Baiklah, 15menit lagi minum obat ya?” ucap Caca.


“Iya Bun,” jawab Bella.


Saat mereka duduk di ruang tamu, Jimmy membuka pembicaraan.


“Ca, boleh aku bertanya sesuatu.” Ucap Jimmy.


“Apakah kau menyukai Jack?” tanya Jimmy.


“Ha, mengapa kau tanyakan itu di depan anak-anak Jim.” Ucap Caca yang terkejut dengan pertanyaan Jimmy.


“Yang harus kau ketahui bawah hanya kau seorang diri yang mampu menaklukan naga hitam itu atau harimau liar itu.” Ucap Jimmy.


“Maksudnya adalah hanya kau wanita satu-satunya yang mampu membuat Jack menjadi seperti ini.” Ucap Deni yang menyambung pernyataan Jimmy.


“Jack itu memiliki phobia kebersihan terkhususkan OCD terhadap wanita. Kau lihat di mansion ini, tidak ada satupun pelayan wanita kecuali Selly. Itu karena Jack tidak menyukai kehadiran seorang wanita di sekitarnya. Selly dan suaminya Son sudah mengikuti Jack sejak kecil. Jadi di mansion ini hanya ada 2 wanita saja dan sekarang menjadi 3 wanita. Selly, Bella dan kau.” Ucap Jimmy.


“Itu tidak mungkin! dengan ketampanan dan kekayaan yang dia miliki tidak mungkin dia tidak tertarik untuk bermain pada wanita penghibur.” Ucap Caca sepontan karena dia berfikir kebayakan lelaki yang memiliki kekayaan seperti itu.


“Bunda bilang Daddy tampan?” ucap Kenzo.


“Cie Bunda memuji Daddy,” ucap Bella.


“Bu...kan begitu maksud Bunda...” ucap Caca yang terbata-bata.


“Ha tidur dengan wanita penghibur? Kalau tadi kami yang kau kata kan begitu memang iya, tapi kalau Jack? Jangankan tidur bersama bahkan untuk di dekati saja dia sudah seperti monster menyeramkan.” Ucap Deni.

__ADS_1


“Mungkin kau bisa menilainya seperti apa Ca, tapi sayangnya kenyataannya adalah Jack itu tidak bisa dekat dengan wanita. Dan kau ingat dia pernah memegang tangan mu ketika kau mau pergi, atau bahkan ketika kau menolong dia saat dia hampir tidak sadarkan diri? Oke kita anggap kecelakaan itu merupakan hal yang wajar jika penyakit OCDnya tidak kumat. Lalu bagaimana dengan dia yang sudah menyentuhmu bahkan dia sering berdekatan dengan mu? Bagaimana aku harus menjelaskannya?” jelas Jimmy pada Caca.


“Mengapa kau harus memberitahuku hal ini?” tanya Caca.


“Karena aku mau memberitahu kedudukan mu saat ini di dalam hati Jack.” Jawab Jimmy.


“Bunda kami ingin selalu di dekat mu. Kami ingin Bunda menjadi Ibu kami yang sebenarnya.” Ucap Kenzo.


“Iya Bunda,” ucap Bella yang memeluk Caca.


“Dan hal yang paling membingunkan kami sebagai sahabat sekaligus saudara bagi Jack adalah tentang kedekatan mu dengan dua anak ini. Kenzo juga memiliki sifat yang sama seperti Jack, sedangkan Bella memiliki sifat yang sangat cemburu jika ada seorang wanita yang ingin mendekati Jack.”


“Bella, ayo Bunda antar ke kamar. Bella harus minum obat lalu istirahat kembali.” Ucap Caca yang tidak mau membahas apa yang di katakan oleh Jimmy.


“Ca, kau pertimbangkan dulu agar kau bisa mencoba mencintai Jack. Karena kami semua mendukung hubungan mu dengannya. Apalagi anak-anak sangat menyayangi dirimu.” Ucap Jimmy.


“Iya Ca, jadilah nyoya Jack Sandreas. Karena kehadiran mu di kehidupan mereka akan menjadi lengkap.” Ucap Deni.


“Aku juga mengharapkan itu Bunda,” ucap Kenzo.


“Iya Bunda, Bella juga.” Ucap Bella.


“Bella ayo!” ucap Caca yang menggendong Bella lalu naik lift untuk ke lantai 4 mansion di mana keberadaan kamar Bella.


Caca meninggalkan ruang tamu itu lalu menaiki lift yang di ikuti oleh Kenzo. Sementara saat memasuki lift Selly datang.


“Nona mau istirahat biar saya tunjukkan kamarnya?” ucap Selly.


“Tidak usah Bi, biar aku ke kamar Bella dulu untuk memberinya obat dan mentidurkannya. Setelah itu aku akan pulang ke rumah sewa ku.” Jawab Caca.


“Baiklah Nona, saya akan ikut bersama mu dan membawakan air putih ke kamar nona Bella.” ucap Selly.


Mereka pun menaiki lift menuju lantai 4 mansion. Mansion Jack memiliki 4 lantai. Lantai pertama berisi ruang santai, ruang tamu, dapur besar, kolam renang dan bagasi mobil. Lantai 2 berisi kamar Son dan Selly beserta pelayan laki-laki sekaligus bodyguard pilihan. Lantai 3 berisi kamar Billy, Max, Jimmy dan Deni beserta kamar kosong lainnya dan juga tempat latihan olahraga. Sementara lantai 4 khusus tentang Jack yaitu kamar Jack, kamar Bella, kamar Kenzo, ruang kerja Jack dan beberapa ruangan lainnya.


“Terimakasih Bi,” ucap Caca kepada Selly yang membawa air putih.


“Sama-sama Nona, saya akan meninggalkan Nona dan memberitahu tuan Jack bahwa Nona akan pulang setelah nona Bella tertidur.”


“Terimakasih Bi,” ucap Caca.


“Nona jangan keseringan mengucapkan terimakasih, karena ini sudah menjadi tugas saya.” Ucap Selly.


Terimakasih sudah berkunjung ke story saya.


***Jangan lupa dukung Author dengan like + koment + bintang 5 dan Vote ya setelah

__ADS_1


membaca.🙏🏻🙏🏻🙏🏻


Happy Reading guys❤️❤️***


__ADS_2