
“Max tolong persiapakan semuannya dan jaga keluarga ku.” Ucap Jack.
“Baik bos, hahahha.” Jawab Max yang menggoda.
“Oh ya, aku permisi dulu untuk membawa Caca dan anak-anak ke hutan belakang.” Jawab Jack.
“Kau mau ke villa?” tanya Andrew.
“Iya,” jawab Jack.
Andrew tatap-tatapan dengan Billy mempertanyakan maksud yang dilakukan oleh Jack.
“Ayo!” Ucap Jack yang mengulurkan tangan kepada Caca.
“Kenzo, Bella, ayo!” Ucap Caca sambil menerima uluran tangan Jack.
Mereka pergi meninggalkan meja makan menuju villa hutan yang berada di belakang mansion.
Sementara Andrew mempertanyakan maksud Jack kepada teman-temannya.
“Ada apa dengannya?” tanya Andrew.
“Kami juga tidak mengetahuinnya.” Ucap Billy.
Kemudian semua orang menganggukkan kepalanya menandakan mereka juga tidak mengetahui apa yang sedang di lakukan oleh Jack.
“Aku lihat saat ini dia Jack bukan Jacob. Lalu mau apa dia ke villa hutan?” tanya Billy lagi.
“Aku juga merasakan hal yang sama.” Ucap Max.
“Aku ingin mengikutinya.” Ucap Deni.
“Aku juga,” ucap Jimmy.
“Boleh ayo,” ucap Billy.
“Kalian selalu seperti ini, aku tidak bisa ikut
karena harus mempersiapkan semua persiapan keberangkatan.” Ucap Max.
“Ayo berangkat.” Jawab Billy.
Mereka berempat mengikuti Jack secara diam-diam. Sementara Max tidak mengikuti ide mereka karena mau mempersiapkan keberangkatannya.
“Bunda Aisyah dan Ayah Joko begitupula dengan Bagas jangan terkejut dengan kelakukan mereka, memang seperti itulah kami. Lebih baik sekarang kita mempersiapkan diri untuk keberangkatan kita.” Ucap Max kemudian meninggalkan meja makan.
__ADS_1
“Baiklah.” Ucap Bagas.
“Mereka semua hidup tanpa orangtua jadi terkadang sifat kekanak-kananakan mereka muncul.” Ucap Katie.
“Maksudnya?” ucap Aisyah yang tidak paham.
“Billy dan Max sudah menjadi anak yatim piatu sejak mereka balita dan di asuh oleh James bersama dengan Jack. Semua itu dilakukan untuk membuat Jack tidak kesepian. Dan karena Jack tidak ingin tinggal bersama kami dengan saudara kembarnya.” Ucap Katie.
“Jimmy dan Deni adalah anak gelandangan yang dipungut oleh Jack sendiri saat ia berumur Sembilan tahun. Mereka kemudian memulai bisnis dari kecil hingga besar sampai sekarang menggunakan uang pension James.” Ucap Andrew.
“Latar belakang yang menyedihkan namun mereka hebat.” Ucap Bagas.
“Seperti itulah,walaupun sedikit badung namun mereka tetap baik dan penurut kepada kami.” Ucap Katie.
Mereka mengobrol sebentar tentang kehidupan masa lalu yang di jalanin Jack dan sahabatnya. Kemudian mereka juga meninggalkan meja makan dan menjalakan aktivitasnya maisng-masing.
…….
“Kita akan ke villa yang kemarin,” ucap Jack sambil berjalan menuju lift hutan belakang.
Jack berada di tengah kanan memegang Caca dan Bella, sementara Caca di tengah kiri memegang tangan Jack dan Kenzo. Mereka berempat berjalan dengan bergandengan tangan seperti keluarga yang sangat harmonis.
“Akhirnya Kenzo dan Bella memiliki keluarga yang lengkap, Bella sangat bahagia daddy, bunda.” Ucap Bella.
Caca tersenyum melihat kebahagian Bella yang polos mengatakan hal seperti itu. Beberapa langkah lagi mereka sampai di pintu gerbang hutan untuk menaiki lift, mereka di datangi oleh Tiger, White dan Black.
“Kalian juga ingin ikut?” tanya Jack.
“Kenapa dengan White?” ucap Caca yang melihat ular putih itu melilitkan dirinya ketangan kanan Caca.
Ular putih dan hitam itu melingkarkan tubuhnya di tangan Caca untuk meminta di belai oleh Caca seperti biasanya. Sementara Tiger mengeluskan kepalanya ke kaki Caca.
“Kenapa kalian juga menyukai bundaku si!” Ucap Kenzo kesal melihat hewan-hewan ini.
“Karena bundamu pantas mendapatkan itu, sudahlah jangan cemburu walaupun sebenarnya aku juga cemburu.” Ucap Jack.
“Kalian ini kenapa si? Sudah-sudah jangan seperti itu. Lalu kenapa dengan tubuh White?” tanya Caca kembali tentang luka tubuh yang ada pada White.
“Dia terluka karena menolongmu kemarin.” Ucap Jack.
“Benarkah? Terimakasih telah menyelamatkan aku.” Ucap Caca sambil mengelus kulit White.
Merekapun mengobrol sambil berjalan setelah menaiki lift menuju villa.
“Wah, indah sekali. Tidak kalah indah di saat malam. Namun mengapa aku melihat kebawah sungguh menyeramkan. Banyak sekali buaya di bawah?” tanya Caca.
__ADS_1
“Hahaha, tidak apa-apa mereka jinak pada tuannya dan ganas pada orang yang tidak dikenal.” Ucap Jack.
“Masih banya lagi yang ada di danau itu bunda,” ucap Kenzo.
“Seperti kebun binatang di belakang rumah begitu?” tanya Caca.
“Mungkin bisa dikatakan seperti itu.” Ucap Jack.
“Daddy sebenarnya kita mau kemana?” tanya Bella yang sama sekali belum pernah villa itu.
“Persembunyian daddy saat daddy sedang banyak masalah dan tempat ternyaman daddy.” Jawab Kenzo.
“Kakak sudah pernah kemari?” tanya Bella.
“Sekali,” jawab Kenzo.
“Sudahlah kalian akan mengetahuinnya, ayo masuk.” Ucap Jack yang membuka pintu villa.
Jack membuka pintu villa dan mempersilahkan semuannya masuk kedalam ruang yang di tunjuknya. Sementara ada beberapa mata yang sedang melihat mereka secara diam-diam dari luar villa.
Jack membuka sebuah kain putih yang menutupin sebuah lukisan besar. Semua kain putih itu di buka oleh Jack dan terlihat jelas beberapa lukisan seorang anak perempuan berambut panjang sebawah bahu dengan terurai dan beberapa benda.
“Ini semua apa Jack?” tanya Caca.
“Seperti yang kau lihat ini adalah wajah mu.” Jawab Jack.
“Kenapa ada lukisan aku di waktu kecil?” tanya Caca yang terkejut.
Jack mengambilkan beberapa kursi dan mempersilahkan Caca, Kenzo dan Bella untuk duduk.
“Duduk dulu, akan aku jelaskan.” Jawab Jack.
“Jadi ini wajah bunda Caca saat masih kecil?” tanya Kenzo.
“Iya sayang, wajah imut seperti kalian dimana daddy pertama kali bertemu dengannya dan jatuh cinta pada pandangan pertama. Mata yang dimilikinya sama seperti nenek Amanda. Ibu Daddy.” Jawab Jack.
“Ca dengarkan baik-baik apa yang akan jelaskan nanti. Setelah itu kau boleh bertanya apapun.” Ucap Jack.
“Dimulai dari masa kecilku. Ayah kandungku bernama James dan Ibuku bernama Amanda. Mereka memiliki dua orang anak kembar yaitu aku dan John. Sebenarnya kami kembar 3 namun ketika di lahirkan hanya aku dan John yang selamat.”
“Itulah yang aku ketahui beberapa tahun yang lalu setelah aku mencari informasi semuannya tentang keluargaku dulu. Yang meninggal itu adalah Jacob, Jacob terlahir dengan jantung di luar. Dan menurut hasil pemeriksaan orangtuaku, akulah yang mengakibatkan semua itu. Makannya aku memiliki posisi jantung di sebelah kanan bukan di sebelah kiri.”
“Dan karena itu pula Jacob hidup di tubuhku, dan kau lihat saat ini adalah lukisan dirinya. Aku memiliki altarego yaitu Jacob, orang yang membantu keluargamu mencari alamat dan orang yang sudah menyelamatkanmu waktu itu dan juga tadi malam.”
“Yah semua ini adalah barang-barang Jacob, dan ini adalah sobekkan kain baju mu ketika mengobati tubuh kami. Saat itu aku dan Jack bergantian hadir saat kejadian itu. Dan kami menyimpan kenangan ini di sini.” Ucap Jack sambil membuka sebuah kotak yang berisi sobekkan kain baju Caca ketika penculikan waktu kecil itu.
__ADS_1