I Love You Mr.Mafia

I Love You Mr.Mafia
I Love You Jack


__ADS_3

Pertanyaan demi pertanyaan terus terlintas dalam benak fikiran Meriska. Perjalanan menuju pesta Caca hanyalah sebuah lamunan yang terus di rasakan oleh Meriska. Siska yang melihat Meriska sejak tadi hanyalah melamun, dia sengaja mempertanyakan hal itu.


“Ada apa?” tanya Siska yang menyentuh pundak Meriska dengan tangan kanannya.


“Tidak apa-apa.” Jawab Meriska yang terkejut.


“Ceritakanlah? Apa mungkin karena Deni? Walaupun kita baru saja bertemu aku percaya kau adalah sahabat terbaik Caca, jadi kau bisa menceritakan hal apapun pada ku.” Ucap Meriska.


Kazumi yang terus memperhatikan mereka hanya berdiam diri saja. Sementara Bagas yang duduk di depan ikut angkat bicara.


“Bagaimana Kakak bisa bertemu dengan kakak Deni?” tanya Bagas.


“Ceritanya panjang. Tapi intinya karena dia aku masih bisa ada di hadapan kalian.” Jawab Meriska.


“Maksudnya?” tanya Siska.


“Saat itu aku pergi ke Kanada ingin bertemu dengan Caca karena undangan pernikahanya. Aku datang dua hari sebelum acara, dan aku bertemu dengan perampok yang mencuri koperku. Aku hampir tertabrak mobilnya karena mengejar perampok itu.” Jawab Meriska.


“Maksudnya kakak Deni?” tanya Bagas.


Meriska menganggukkan kepalanya dan menjelaskan lagi secara singkat apa yang terjadi pada malam itu.


“Aku meminta maaf kepadanya dan langsung pergi untuk menyusul perampok itu. Aku hampir saja menjadi korban pelecehan seksual bukan hanya sebagai korba pencurian. Deni datang tepat pada waktunya sebelum itu terjadi, dia dengan cepat membereskan mereka bertiga. Dan aku di antarkan ke hotel terdekat.” Jawab Meriska.


“Aku tidak pernah bertanya siapa dia? Dan aku lupa mengucapkan terimakasih dengan benar terhadapnya. Sampai saatnya aku bertemu dengannya saat ini. Dan malam itu karena terlalu terburu-buru aku harus kembali


ke francis.” Jawab Meriska lagi.


“Aku mendapatkan kabar bahwa desain bajuku mendapatkan promosi untuk mengikuti sebuah fashion show di hari yang sama saat pernikahan Caca. Maka dari itu aku membatalkan untuk berkunjung ke acaranya di kanada.” Jawab Meriska.

__ADS_1


“Jadi ini hari adalah kebetulan yang membuat kakak hampir saja pingsan.” Goda Bagas.


“Bagas!” ucap Meriska yang malu.


“Jangan bilang kalau kakak sudah jatuh cinta kepada abang Deni sejak saat itu?” goda Bagas lagi.


“Aku akan membantumu untuk mendapatkannya?” jawab Siska.


“Jangan mencoba menjadi makcomblang seseorang jika Kakak Siska saja tidak bisa mendapatkan kakak Jimmy.” Ucap Bagas yang benar adanya.


“Bagas!” panggil Meriska dan Siska yang memberikan tatapan tajam.


“Hahahha. Wanita ketika marah memang menyeramkan. Tenang saja aku dan kakak Caca akan menjadi makcomblang kalian bertiga.” Ucap Bagas dalam bahasa inggris agar Kazumi juga mengerti.


Kazumi yang kaget mengapa dirinya juga ikutan di sebuat membuatnya bertanya kepada Siska dan Meriska. Mereka berdua menjelaskan awal cerita agar Kazumi mengerti. Dan setelah Kazumi mengerti apa yang di maksud dengan Bagas mereka bertiga kembali memberikan tatapan tajam kepada Bagas.


“Jangan macam-macam.” Ucap mereka bertiga.


“Tenang saja. Kakak Meriska dengan abang Deni.” Tunjuk Bagas ke arah Meriska.


“Kakak Siska dengan abang Jimmy.” Tunjuk Bagas ke arah Siska.


“Kakak Kazumi dengan abang Max.” Tunjuk Bagas ke arah Kazumi.


“Wah benar-benar cocok. Hanya tinggal mencari abang Billy.” Ucap Bagas menggoda mereka.


Mereka bertiga mendekati Bagas untuk mencubitnya.


“Stop. Oke semua itu hanya candaan jadi aku mohon berhenti.” Jawab Bagas yang kesakitan karena cubitan dari ketiga wanita itu.

__ADS_1


“Anak kecil saja sok tau.” Ucap Meriska.


“Kita lihat saja nanti.” Jawab Bagas dalam hatinya.


Bagas tidak ingin melanjutkannya karena dia takut akan amarah ketiga wanita ini. Mereka semua tiba di pesta Caca dan Jack. Satu persatu turun dari mobil kemudian duduk ke meja tamu yang sudah di sediakan.


Resepsi untuk malam hari ini Caca dan Jack menggunakan pakaian gaun pengantin modern yang sudha di rancang oleh desainer khusus. Mereka berjalan menuju pelaminan yang sudah di sediakan. Di ikuti dengan Kenzo dan Bella yang membawa sebuah kotak perhiasan.


Sejak awal mereka tidak ada acara pertukaran cincin. Oleh karena itu, mereka mengadakannya saat ini. Dan cincin itu adalah cincin yang pernah di gunakan oleh Caca saat mencari perhiasan yaitu cincin pasangan batu medusa.


MC yang di bawakan oleh Meriska saat acara di mulai. Kenzo dan Bella yang memegang kotak perhiasan cincin itu. Kenzo memegang cincin Jack dan Bella memegang cincin Caca. MC memandu acara dengan seru dan membawa suasa menjadi indah.


Bella memberikan kotak perhiasannya kepada Jack. Jack yang mengambil cincin itu kemudian memegang tangan Caca dan memsangkan cincinnya di jari Caca. Selanjutnya, Kenzo memberikan kotak perhiasannya kepada Caca. Caca yang mengambil cincin itu dari Kenzo dan meraih tangan Jack untuk memasangkan cincin itu ke jari manis Jack.


Setelah pemasangan cincin itu semua orang memberikan tepuk tangan yang meriah. Pengantin yang memberikan sambutan kata-kata kepada para tamu di persilahkan oleh MC. Yang berbicara adalah Caca terlebih dahulu kemudian Jack yang perkataannya di transletkan oleh Caca agar semua orang bisa mengerti apa yang mereka katakan.


Para tamu yang mendengarkan cerita singkat mereka berdua ada yang meneteskan air mata dan adapula yang mengekspresikannya dengan sebuah senyuman bahagia. Caca dan Jack mengungkapkan isi hati mereka masing-masing hingga saat ini mereka bisa berada di acara ini.


Untuk pertama kalinya juga Caca mengungkapkan cintanya kepada Jack di hadapan semua orang.


“Tidak pernah terfikirku untuk bisa menjalin hubungan yang serius dengan seorang lelaki. Aku juga tidak mengetahui mengapa aku menyetujui permintaannya saat itu. Tapi, untuk pertama kalinya aku menemukan seorang lelaki yang datang dengan cinta, kelembutan dan kesabarannya dalam menghadapiku selain sosok Ayah dan adik laki-lakiku.” Ucap Caca yang memandang Jack, Jack yang sudah belajar bahasa Indonesia itu mengerti apa yang di katakan oleh Caca juga tersenyum.


“Semua itu dia berikan dengan sangat tulus walaupun aku bertingkah dengan banyaknya kekonyolanku sebagai seorang istri. Tapi dia tetap sabar dan selalu memberikan yang terbaik untukku. Untuk itu aku ingin mengucapkan terimakasih telah datang di kehidupanku dan maaf membuatmu lama menunggu. I Love You Mr Jack Sandreas.” Ucap Caca dengan wajah yang haru meneteskan air matanya.


Jack yang mendengarkan itu mendekati Caca dan menghapus air mata yang terjatuh di wajah Caca. Kemudian mencium kening Caca yang sebenarnya ingin sekali mencium bibirnya namun harus menjaga padangan banyak anak-anak di bawah umur saat itu hadir.


“I love you to mylotus. Terimakasih telah memberikanku kesempatan untuk menjadi seorang suami untukmu di kehidupan ini. Dan aku berjanji akan selalu menjagamu dan membuatmu selalu bahagia dan berusahan untuk tidak membuatmu menangis lagi seperti yang sudah pernah aku katakana bahkan jika hanya sebuah air mata bahagia.” Ucap Jack yang membalas perkataan Caca.


Itulah yang membuat para tamu terharu mendengar sebuah pernyataan cinta pasangan kekasih ini. Dan MC meminta mereka untuk memberikan tepuk tangan. Setelah itu, para tamu di persilahkan untuk menikmati hidangan yang sudah tersedia.

__ADS_1


__ADS_2