
Terimakasih sudah berkunjung ke story saya.
Jangan lupa dukung Author dengan like + koment + bintang 5 dan Vote ya setelah membaca.
Billy, Max, Deni dan Jimmy berjalan mendatangi Jack dan Caca.
“Ca, ada satu kejutan lagi untukmu?” ucap Jack.
“Apa itu?” tanya Caca.
“Seminggu yang lalu aku sudah mengatakan padamu untuk mengijinkan ku mengejar mu. Dan hari ini juga aku sudah memberitahukan kepada seluruh orang yang ada di sini bahwa aku akan mengejarmu.”
Kenzo memberikan sebuah kotak cincin pada Jack. Kemudian diterima Jack dan Jack berlutut di bawah kaki Caca sambil berkata :
“Dan di depan saudara-saudaraku, Will You Marry Me?” ucap Jack.
Caca mematung mendengar ucapan Jack dan merasa seketika waktu berhenti.
“Jack jangan bercanda?” tanya Caca dari lamanya Jack berkata itu.
“Aku tidak bercanda, aku serius bahkan kedua orangtua mu sudah menyetujuinya jika aku akan melamar mu.” Jawab Jack yang berdiri memegang tangan Caca.
“Maksud mu?” tanya Caca.
“Kaulah wanitaku satu-satunya saat ini dan sampai kapan pun. Selamanya.” Jawab Jack sambil memasangkan cincin emas berlian merah.
“Ceritanya panjang, intinya kepergian kami ke Indonesia bukan hanya untuk bisnis namun untuk menjumpai orangtua mu. Jack ingin melamar mu atas izin kedua orangtua mu terlebih dahulu.” Jawab Jimmy pada Caca.
“Jadi kalian sudah menemui Ayah dan Bunda?” tanya Caca.
“Dan Bagas,” jawab Jack.
“Terima saja Ca, ini pertama kalinya saudara kami mencintai seorang perempuan.” Ucap Billy.
“Benar,” jawab Deni.
“Kau wanita beruntung mendapatkan cintanya,” ucap Max.
“Tapi...” ucap Caca yang berhenti ketika Jack memberikan jari telunjuknya di bibir Caca.
“Aku tau ini mendadak. Tapi pakai saja Cicin ini dan aku akan selalu menunggu jawaban mu hingga kau siap.” Ucap Jack.
“Terimakasih atas pengertiannya.” Jawab Caca.
“Sudahlah nikmati pesta kalian semua aku ingin kembali ke kamar,” ucap Jack yang lesuh melihat ekspresi Caca yang seperti akan menolaknya.
Jack pergi berjalan meninggalkan acara pesta yang sudah ia rencanakan buat Caca. Seharusnya hari ini adalah hari kebahagiannya telah menyatakan perasaannya untuk serius kepada Caca. Namun Caca belum menjawab perasaan Jack walaupun hanya mengizinkan Jack untuk mengejarnya walaupun Caca belum bisa mencintai Jack.
__ADS_1
Saudara-saudara Jack yaitu Jimmy, Max, Deni dan Billy tau keadaan perasaan Jack saat ini. Mereka menyusul Jack untuk menghiburnya kecuali Jimmy yang tidak ikut. Kenzo dan Bella tetap berada di dekat Caca.
“Ca, boleh aku berbicara pada mu?” ucap Jimmy.
“Tentu,” jawab Caca.
“Mari kita duduk dulu di meja itu,” ucap Jimmy.
Caca, Bella dan Kenzo mengikuti jalan Jimmy. Sebelum Jimmy berkata, Kenzo dan Bella sudah membuka suara terlebih dahulu.
“Bunda, boleh kah Bella bertanya?” tanya Bella.
“Tentu sayang, apa itu?” tanya Caca.
“Bunda sayang sama Bella dan Kenzo?” tanya Bella.
“Sayang, kenapa bertanya seperti itu?” tanya Caca kembali.
“Kalau Bunda sayang kepada kami berdua kenapa Bunda tidak bisa sayang kepada daddy?” tanya Bella.
“Soal itu sulit untuk di jelaskan.” Jawab Caca.
“Kenzo kecewa dengan Bunda, Bunda lihat apa yang sudah daddy lakukan hanya untuk membuat Bunda bahagia. Dan asal Bunda tahu bahwa setiap ada wanita yang mendekati daddy, daddy tidak pernah memperdulikannya. Hanya Bunda satu-satunya wanita yang mampu membuat daddy ku yang dingin itu peduli pada wanita.” Ucap Kenzo.
“Iya. Apa yang kurang dari daddy kami Bun hingga Bunda tidak menerima ketulusannya?” tanya Bella.
“Kenapa Bunda diam?” tanya Kenzo.
“Bunda tidak bisa menjawabnya untuk sekarang, jadi bisakah kalian mengerti perasaan Bunda?” balik tanya Caca.
“Baiklah jika itu yang Bunda mau!” ucap Kenzo.
Kemudian Kenzo dan Bella pergi meninggalkan Caca yang sedang duduk bersama Jimmy di meja itu. Kenzo dan Bella pergi untuk menghibur sang daddy.
“Bolehkah aku tau alasan kenapa kau tak bisa menjawab bahkan membalas perasaan Jack padamu?” tanya Jimmy.
Caca tidak menjawab pertanyaan Jimmy karena dia bingun harus menjawab apa.
“Ca, boleh aku menceritakan sebuah keberan?” ucap Jimmy.
Caca masih diam.
“Aku sudah pernah memceritakan padamu bahwa Jack memeliki penyakit OCD terhadap perempuan.” Ucap Jimmy.
Caca hanya mengaggukkan kepalanya dan kembali menundundukkan kepalanya.
“Dan kau tau Jack sudah masuk islam?” ucap Jimmy.
__ADS_1
“Maksudmu?” ucap Caca yang kaget dengan ucapan Jimmy.
“Aku tau alasan terberatmu untuk menolak Jack adalah karena keyakinannya. Tapi yang harus kau ketahui bahwa Jack sudah memeluk islam setelah lebih dari sebulan yang lalu yaitu tepat pada saat kau kembali ke Indoensia.” Jelas Jimmy.
“Jadi Jack masuk Islam juga kerena aku?” tanya Caca yang menebaknya untuk arah pembicaraan Jimmy.
“Tidak! Itu semua karena keinginannya sendiri. Dia pernah bermimpi bertemu dengan seseorang lelaki separuh baya beberapa kali sebelum bertemu denganmu pertama kali. Dan setelah bertemu denganmu di restoran untuk pertama kali, dia lebih sering bermimpi hal yang sama.” Jelas Jimmy.
“Bermimpi apa?” tanya Caca.
“.....( lihat episode 69)” Jimmy menjelaskan seluruhnya.
“Jadi dia memilih percaya pada tuhan dan memeluk agama islam karena hidaya dari petunjuk mimpi itu?” tanya Caca yang masih tidak percaya apa yang dia dengar.
“Seperti itulah. Sekali lagi aku bertanya padamu, kenapa kau tidak menerima perasaan Jack?” ucap Jimmy.
Caca terdiam lagi.
“Aku ganti pertanyaannya. Kenapa kau tidak mengizinkan dia untuk mengejarmu jika kau belum memiliki perasaan apa-apa padanya?” tanya Jimmy.
“Aku ingin memastikan sesuatu, boleh aku bertanya?” tanya Caca pada Jimmy.
“Tentu, apa itu?” tanya Jack kembali.
“Apa yang dikatakan keluargaku ketika kalian ke sana?” tanya Caca.
“Awalnya mereka heran dengan kedatangan kami. Dan keluargamu juga memiliki pemikiran yang sama denganmu yaitu mempertanyakan keyakinan Jack yang tidak percaya akan tuhan. Namun setelah mendengar kebenaran yang ada keluargamu terus bertanya banyak hal pada Jack.” Jawab Jimmy.
“Pertanyaan apa?” tanya Caca.
“Mempertanyakan alasan Jack memilihmu.” Jawab Jimmy.
“Lalu?” tanya Caca lagi.
“Jack menyakinkan keluargamu dengan penjelasannya. Namun tidak sampai di situ, Ibu menceritakan tentang trauma mu.” Jawab Jimmy.
“Jadi kalian sudah mengetahui tentang trauma yang ku alami?” tanya Caca yang terkejut.
“Iya. Dan itu adalah hal terakhir yang jadi pertimbangan Jack agar memberikan pilihan padanya tentang apa yang di jelaskan orangtua mu untuk menyakinkan pilihan Jack memilih mu.” Jawab Jimmy.
“Lalu jawaban Jack?” tanya Caca.
“Seperti yang kau ketahui saat ini, ia tetap akan menjadikan mu istrinya. Dia menerima tentang trauma mu. Dia siap menerima semua kosekuensi apa yang akan ia hadapi ketika dia menikah dengan mu.” Jawab Jimmy.
“Mengapa dia menerima semua itu?” tanya Caca spontan.
“Karena dia memang benar-benar mencintaimu Ca.” Jawab Jimmy.
__ADS_1