I Love You Mr.Mafia

I Love You Mr.Mafia
Cinta Pertama Untuk yang Pertama part 1


__ADS_3

-----Cinta wanita yang selalu di dingat oleh laki-laki adalah Ibunya, Cinta pertamanya dan Istrinya. Begitu pula dengan cinta laki-laki yang selalu di ingat oleh wanita adalah Ayahnya, Cinta Pertamanya dan suaminya. Beruntunglah kamu yang menjadi cinta pertama sekaligus Suami/Istri bagi Istrimu atau Suamimu. ------


Keluarga kecik Jack semakin lengkap karena hadirnya Caca di dalam dunia mereka. Kenzo, Bella dan Jack merasa sangat bahagia setelah berlibur bersama di taman hiburan untuk pertama kalinya. Seorang anak yang sangat membutuhkan kasih sayang dari kedua orangtua yang lengkap kini sudah menjadi hal nyata bagi Kenzo dan Bella.


Kenzo dan Bella merasakan kasih sayang dan cinta yang sangat cukup dari Jack dan khususnya Caca. Kasih sayang seorang Ibu kadung bagi setiap anak. Di dalam hati Kenzo dan Bella merasakan kebahagia yang tak bisa di ungkapkan dengan kata-kata sejak Caca menikah dengan Jack dan menjadi seorang bunda bagi mereka.


Dan untuk hari ini mereka benar-benar bahagia karena bisa berlibur dengan keluarga yang lengkap. Sebuah keinginan yang selama ini mereka damba-dambakan. Sejak dulu hanya bisa melihat tawa bahagia dari orang-orang yang memiliki keluarga lengkap.


Dan bagi Caca ini merupakan anugerah yang sangat indah dalam kehidupan. Perlahan dia waktu membuatnya lebih mempercayai Jack secara perlahan walaupun sangat lambat. Namun hal ini sudah menjadi kemajuan tersendiri bagi kondisi Caca.


Mereka berempat kelelahan setelah seharian di taman hiburan. Setelah sampai mereka langsung membersihkan diri, sholat kemudian tertidur. Namun di saat tengah malam Caca terbangun dari tidurnya karena kelaparan. Suara perut Caca yang terus memanggil untuk di masukkan makanan membuat Jack terbangun dari tidurnya juga.


“Kenapa? Kau lapar?” tanya Jack kepada Caca.


“Heheh, iya.” Jawab Caca.


Jack membangkitkan dirinya dan mengajak Caca untuk ke dapur memakan sesuatu.


“Tunggulah di sini aku akan membuatkan mu pasta.” Jawab Jack kepada Caca setelah menarik kursi duduk untuk Caca duduk.


“Benarkah?” tanya Caca.


“Iya, duduklah. Biar aku yang memasak.” Jawab Jack.


Caca memperhatikan Jack yang sedang menggunakan celemek untuk memasak pasta. Sejak awal hingga akhir Caca terus memperhatikan bagaimana suaminya memperlakukannya dengan baik selama ini dan terus menggerutu di dalam hati dan melamunkan banyak hal.


“Sampai kapan aku akan seperti ini, Jack itu adalah lelaki yang sempurna Ca……………..” Ucapnya dalam hati.


Pasta telah siap di masak oleh Jack kemudian di hidangkan di depan Caca.


“Caca!” panggil Jack yang menyadarkan dirinya dari lamunan Caca


“Makanlah,” ucap Jack yang kemudian meletakkan hidangan di hadapan Caca.


“Kenapa hanya membuatnya satu?” tanya Caca.

__ADS_1


“Tidak apa-apa makanlah,” jawab Jack.


Caca berdoa sebelum makan kemudian merasakan masakan Jack dengan lahap. Kemudian dirinya menyodorkan garpu yang berisi pasta di depan mulut Jack.


“Aaaaaa,” ucap Caca kemudian di terima oleh Jack.


“Kau juga harus makan masakanmu sendiri.” Ucap Caca yang tersenyum.


“Dia berinisiatif sendiri menyuapiku.” Ucap Jack dalam hati kemudian mengeluskan kepala istrinya dengan lembut.


“Habiskanlah. Aku sudah kenyang.” Ucap Jack.


“Baiklah.” Jawab Caca.


Caca menghabiskan pastanya dengan cepat. Kemudian Jack memberikan air mineral kepada Caca. Setelah selesai makan mereka kembali ke kamar.


“Jack!” panggil Caca.


“Ada apa?” tanya Jack.


“Boleh, ayolah.” Ucap Jack yang menurutin permintaan sang istri.


Dalam malam yang memberikan waktu untuk memancarkan keindahannya dari cahaya bulan. Seorang suami istri yang tidak bisa tertidur setelah terbangun memutuskan untuk menonton film horror. Dan salam menonton itu mereka sambil berdiskusi.


“Jack bolehkah aku bertanya sesuatu?” tanya Caca.


“Apa itu?” tanya Jack yang memutarkan video dari TV.


“Duduklah di sini.” Ucap Caca yang memerintah Jack untuk duduk di sampingnya.


“Bagaimana dengan masa kecilmu dulu?” tanya Caca tiba-tiba.


“Tidak ada yang special. Aku hanya hidup tidak seperti anak lainnya yang memiliki keluarga yang utuh.” Jawab Jack.


“Aku mengetahui itu. Maksudku bagaimana usahamu untuk menjadi seperti ini sekarang?” tanya Caca yang ingin mengetahui kehidupan Jack.

__ADS_1


“Sangat sulit untuk mempercayai orang lain. Di didik dengan keras karena lingkungan militer. Dan setelah daddy meninggal dunia aku harus lebih kuat. Hal yang paling aku sesali dalam hidup ini adalah karena aku tidak pernah bisa akur kepadanya. Padahal dia sangat peduli denganku.” Ucap Jack.


“Lalu bagaimana kau bisa menjadi sekaya ini dan tidak ingin di ketahui oleh public. Dan bukankah anak daddy cuman ada kau, Jacob dan Jhon?” tanya Caca.


“Aku membuka usahaku sendiri dari harta yang di tinggalkan oleh daddy. Dan soal Max, Jimmy, Deni dan Billy, mereka semua memiliki kisah sendiri. Aku meminta daddy untuk menjadikan Max dab Billy sebagai keluarga kami sedangkan Jimmy dan Deni atas permintaan aku untuk menjaga John.” Jawab Jack.


“Mengapa kau melakukan semua itu?” tanya Caca.


“Mereka memiliki keunikan sendiri dan bernasib sama seperti diriku. Hanya saja aku lebih beruntung di bandingkan dengan mereka. Max adalah anak buangan yang tersesat di italia, Billy adalah anak pantih asuhan. Sedangkan Jimmy dan Deni adalah anak gelandangan. Terlalu panjang jika aku ceritakan tentang mereka.” Jawab Jack.


“Jadi daddy sengaja menyetujui permintaanmu untuk menjadikan mereka anaknya?” tanya Caca.


“Ya. Mereka sudah di angkat sejak umur balita oleh kami. Saat itu aku yakin mereka akan menjadi orang yang bisa di percayai.” Jawab Jack.


“Lalu bagaimana dengan luka di punggungmu?” tanya Caca yang sering melihat Jack membuka pakaian dan terlihat jelas banyak luka di punggungnya.


“Semua itu adalah hasil latihan di militer.” Jawab Jack.


“Hmmmmm begitu kah?” tanya Caca.


“Iya. Apa lagi yang ingin kau tanyakan?” tanya Jack.


“Kenapa kau tidak ingin ikut bersama daddy Andrew?” tanya Caca.


“Karena mereka sudah terlalu baik. Aku tidak ingin lebih merepotkan mereka jadi cukup John saja yang ikut dengan mereka.” Jawab Jack.


“Dan bagaimana dengan cinta pertamamu? Apakah kau pernah mencintai seseorang wanita sebelum diriku?” tanya Caca.


“Tidak ada, hanya kau cinta pertama untuk pertama yang aku cinta dan yang terakhir aku cintai.” Jawab Jack.


Caca mulai mengerti bagaimana kesepian Jack selama ini sehingga membuat dirinya membentuk pribadi yang berbeda dari orang lain. Caca berinisiatif memeluk badan Jack tanpa sadar.


“Selama ini betapa kesepiannya dirimu Jack. Selalu sok kuat di hadapan orang banyak. Selalu memasang ekspresi yang membuat orang takut kepadamu padahal kau hanya seorang laki-laki yang kesepian dan tumbuh tanpa kasih sayang orangtua yang nyata.” Ucap Caca yang memandang wajah Jack.


“Mengapa kau mengatakan seperti itu? Aku tidak merasakan kesepian, aku baik-baik saja.” Ucap Jack kepada Caca.

__ADS_1


“Mulai sekarang berbagilah bebanmu kepadaku Jack, aku siap menjadi teman cerita dan berbagi untuk bebanmu.” Ucap Caca sambil memeluk Jack dan menepuk punggungnya.


__ADS_2