
“Terimakasih bunda.” Jawab Kenzo dan Bella.
“Iya sayang. Jadi bagaimana persiapan kalian untuk menghadapi ujian?” tanya Caca.
“Bunda tenang saja. Kami sudah bisa menghadapinya.” Jawab Kenzo.
“Kakak Kenzo selalu menjadi orang nomor satu yang mendapatkan nilai sempurna bun.” Jawab Bella.
“Benarkah?” tanya Caca yang tidak percaya dengan kecerdasan yang di miliki oleh anaknya ini.
“Iya bunda.” Jawab Bella.
“Hmm baiklah.” Jawab Caca kepada mereka.
Caca mengatakan mempercayai perkataan mereka namun diam-diam di dalam hati ingin mencari informasi raport mereka pada Selly. Namun saat ini dia membiarkan saja.
Musim hujan telah tiba di daerah itu sehingga lotus yang berada di taman belakang mansion Jack terus bermekaran. Kolam itu tampak indah dengan warna ungu yang menjadi dominan di lihat mata. Bunga lotus yang bermekaran menutupi air kolam itu.
Caca mendorong ayunan yang di naiki oleh Kenzo dan Bella. Ayunan yang ada di bawah pohon rindang di samping kolam lotus. Mereka tertawa bahagia di sana dengan canda gurau.
“Bunda,” panggil Bella yang memegang tali ayunan dengan kedua tangannya.
“Iya sayang.” Jawab Caca.
“Bagaimana jika kita mengambil bunga lotus itu?” ucap Bella.
“Bagaimana jika membuat bubur lotus untuk daddy.” Ucap Caca.
“Ide yang bagus.” Jawab Bella.
“Bunga lotus bisa di gunakan untuk bahan bubur bun?” tanya Kenzo.
“Tanaman ini sangat banyak manfaatnya sayang. …” Caca menjelaskan bahwa tanaman lotus ini sangat berguna bagi kesehatan. Baik dari akar, ubi dan juga bunganya.
“Benarkah?” tanya Kenzo.
“Iya. Ayo kita mengambilnya beberapa untuk di masak.” Ucap Caca.
“Ayo.” Jawab Bella dan Kenzo.
Mereka bertiga mengambil beberapa bahan yang di butuhkan untuk membuat bubur lotus.
“Hy, kalian di sini?” tanya Caca kepada White dan Black.
“Bunda juga bisa melulutkan White dan Black.” Ucap Bella.
“Iya sayang.” Jawab Caca.
__ADS_1
“Bahkan hewan buas seperti itu saja bisa di jinakkan oleh bunda. Pantas saja aku dan ayah bisa di jinakkan olehnya.” Jawab Kenzo sambil tersenyum melihat Caca yang sedang berkomunikasi dengan ular White dan Black.
Mereka selesai mengumpulkan beberapa bahan dengan bantuan White dan Black yang memilih bahan yang paling bagus. Setelah itu Caca, Kenzo dan Bella berjalan meninggalkan tempat dan menuju ke dapur. Mereka mencari bahan-bahan untuk membuat masakkan mereka di supermarket mini yang berada di dapur utama.
Setelah mendapatkan semua bahan, mereka pergi ke dapur keluarga yang berada di lantai atas dekat kamar. Kenzo membantu mencuci semua bahan-bahan dan Bella membantu mengeringkan bahan-bahan. Sementara Caca memotong-motong bahan.
Mereka bertiga bekerjasama untuk membuat bubur lotus untuk di makan oleh Jack dan mereka. Membutuhkan waktu sekitar dua jam untuk membuat itu semua.
“Akhirnya selesai.” Ucap Caca yang mematikan kompor gas.
Caca melihat Kenzo dan Bella yang sedang duduk di meja makan dengan wajah yang lemas.
“Hahahaha, kalian sudah bekerja keras. Jadi coba dulu dari usaha kalian, nanti malam kita makan lagi bersama dengan daddy.” Ucap Caca yang memberikan dua mangkok bubur yang sudah ia siapkan untuk Kenzo dan Bella coba.
“Benarkah bun?” tanya Bella.
Mereka menyantap masakkan yang telah mereka masak bersama.
“Enak!” ucap Kenzo.
“Iya.” Jawab Bella.
Mereka berdua sangat puas dengan hasil masakkan yang mereka hasilkan. Setelah mencoba masakkan itu, Kenzo dan Bella di perintahkan oleh Caca untuk mandi. Waktu sudah menunjukkan sore hari, begitu pula dengan Caca yang membersihkan dirinya juga.
Mereka bertiga menunggu kepulangan Jack di meja makan setelah sholat magrib berlalu. Namun Jack tak kunjung datang juga.
“Baiklah bun,” jawab Bella.
“Iya kalian juga harus belajar untuk besok hari pertama ujian.” Ucap Caca.
“Oke bunda.” Jawab Bella.
Bella dan Kenzo makan malam terlebih dahulu, dan pergi ke kamar masing-masing untuk mulai mempersiapkan diri untuk ujian esok hari. Caca membereskan piring-piring kotor dan menyimpan bubur Jack di dalam kulkas di suhu panas.
Caca menunggu Jack tak kujung pulang-pulang.
“Jack kau di mana?” tanya Caca lewat pesan karena teleponnya tidak di angkat.
“Aku segera pulang. Tadi full rapat, ponse dalam mode getar jadi tidak mengetahui panggilanmu sayang. Apakah kau sudah menantikan rencana kita mylotus?” tanya Jack.
“Segera pulang arena anak-anak dan aku sudah membuatkan bubur lotus untukmu hari ini.” Jawab Caca.
“Baiklah.” Jawab Jack dalam balasan pesan itu.
Caca yang bosan menunggu Jack di ruang tamu, segera masuk ke dalam kamar Kenzo dan Bella. Caca melihat Kenzo yang sedang tertidur di atas meja belajar segera memindahkannya di atas tempat tidur. Caca menyelimuti tubuh Kenzo dan menciumnya. Mematikan lampu kamar Kenzo dan menutup pintu kamarnya.
Kemudian, Caca masuk kedalam kamar Bella dan melihat Bella sudah tertidur di atas tempat tidur dengan buku-buku yang berserakan. Caca membereskan semua buku-buku yang berserakkan dan meletakkanya di meja belajar. Caca menarik selimut ke atas tubuh Bella dan menciumnya. Setelah itu, Caca mematikan lampu dan menutup kamar Bella.
Caca masuk kedalam kamar untuk membaringkan dirinya hingga tertidur. Jack yang baru sampai di mansion langsung ke kamar dan melihat Caca yang sudah tertidur menunggu dirinya pulang. Jack tidak ingin mengganggunya dan langsung membersihkan diri.
__ADS_1
Saat Jack keluar dari ruang lemari pakaian, Caca terbangun.
“Kapan sampai di sini?” tanya Caca yang mengusap-usap matanya.
“Setengah jam yang lalu. Kenapa? Sudah tidak sabar menantikan rencana kita?” tanya Jack yang menggoda.
“Is, dasar mesum.” Ucap Caca.
“Hahaha.” Jack tertawa.
“Hubby sudah makan?” tanya Caca.
“Belum.” Jawab Jack.
“Baiklah aku akan panaskan buburmu lagi.” Ucap Caca yang berjalan menuju dapur keluarga.
Caca yang berjalan ke dapur di ikuti oleh Jack dari belakang. Jack duduk di meja makan dengan memperhatikan istrinya sedang mempersiapkan makan malamnya. Caca membuka pintu kulkas untuk mengambil bubur yang di simpan olehnya.
Memanaskan kembali buburnya walaupun sudah di simpan oleh Caca di suhu panas kulkas. Siap memanaskan bubur, Caca menghidangkannya di depan Jack.
“Hasil masakkan anak-anak dan aku. Cobalah!” ucap Caca.
“Terimakasih.” Jawab Jack yang mengambil sendok dan memasukannya kedalam mangkok bubur untuk mencobanya.
“Bagaimana?” tanya Caca.
“Enak. Di mana mereka?” tanya Jack tentang Kenzo dan Bella.
“Mereka sudah tidur.” Jawab Caca.
“Apakah kalian menungguku sangat lama?” tanya Jack yang merasa bersalah sambil menelan buburnya.
Caca menganggukkan kepalanya.
“Sorry. Tadi kerjaan memang terlalu banyak jadwal rapat. Ponsel sengaja di mode getar.” Ucap Jack.
“Tidak apa-apa. Makanlah buburnya dulu.” Jawab Caca.
“Oke.” Jawab Jack.
Dengan cepat Jack memakan bubur lotus. Kemudian melanjutkan obrolannya di kamar mereka.
“Aku akan membersihkanya terlebih dulu. Kau kembalilah ke kamar duluan.” Ucap Caca.
“Aku akan membantumu.” Jawab Jack.
“Tidak usah, kau juga pasti lelah. Ini hanya sedikit kok. Aku tidak akan lama.” Jawab Caca.
“Hmm. Baiklah,” jawab Caca.
__ADS_1