I Love You Mr.Mafia

I Love You Mr.Mafia
Acara Wisuda Caca


__ADS_3

Dua hari setelah kematian Kevin, Caca terus di kawal oleh Charles dan Shinta ketika di kampus. Mereka berdua membantu Caca dalam melengkapi beberapa berkas yang harus ia siapkan untuk pengujian disertasinya. Saat pengadaan ujian itu, Jack tidak lupa memberikan semangat kepada Caca. Dan setelah kelulusan sidangnya, hari ini acara wisuda seluruh mahasiswa yang ada di kampus Caca.


Waktu yang singkat namun pada akhirnya Caca dapat mendaftarkan dirinya menjadi bagian dari wisuda bulan dan tahun ini. Caca benar-benar sangat bahagia bahwa dirinya mampu menyelesaikan kuliah S2 di negara orang tepat pada waktunya. Dan semua ini tidak lepas dari berbagai bantuan orang-orang sekitar.


Setelah selesai mendaftar untuk menjadi salah satu wisudawati untuk esok. Caca di jemput oleh Jack ke kampusnya bersama dengan Bella dan Kenzo. Jack sudah menunggu di pintu gerbang kampus bersama dengan beberapa pengawalnya. Jack membawakan sebuah bucket bunga mawar putih yang di tengahnya adalah mawar hitam sesuai permintaan Caca.


“Kalian datang?” tanya Caca yang telah menghampiri mereka.


“Tentu bunda,” jawab Bella.


“Selamat atas ujianmu,” ucap Jack memberikan bunga itu kepada Caca.


“Terimakasih suamiku,” jawab Caca yang memberikan ciuman pipi pada Jack.


“Hmmm,” ucap Kenzo.


“Bunda lupa kalau ada anak-anak bunda ternyata.” Ucap Caca kemudian memberikan ciuman pipi juga kepada Kenzo dan Bella.


Semua pengawal, mahasiswa dan orang-orang yang melihat keharmonisan adegan ini sungguh sangat cemburu namun bahagia melihat kebahagian yang keluarga Jack lakukan.


“Ayo ikut aku.” Ucap Jack yang membukakan pintu mobil.


Caca, Kenzo dan Bella memasukki mobil kemudian yang terakhir masuk adalah Jack.


“Kita akan kemana?” tanya Caca kepada Jack.


“Tentu saja mencari dress untuk mu yang akan di pakai besok.” Jawab Jack.


“Serius?” tanya Caca.


“Tentu bunda, kami sudah memesankan dresscoud untuk kita satu keluarga.” Ucap Bela.


“Sebagai kado dari kami untuk mu yang telah selesaikan kuliah.” Jawab Jack tersenyum.


“Bunda pasti akan suka saat melihatnya.” Jawab Kenzo lagi.

__ADS_1


“Terimakasih suamiku dan kedua malaikat kecilku.” Ucap Caca kemudian memeluk mereka bertiga.


Mereka bercerita tentang pengalaman Caca yang di sidang untuk penelitiannya oleh penguji hingga mereka sampai di butik. Saat mereka sampai di butik seluruh karyawan itu melihat ke arah Caca dan Jack beserta kedua anaknya dengan tatapan yang bahagia.


“Mereka datang lagi, kita harus baik terhadapnya jika tidak kita akan di pecat seperti karyawan sebelumnya.” Ucap seorang karyawan lama kepada karyawan baru.


“Siapa sebenarnya mereka?” tanya seseorang.


“Kau akan mengetahui siapa mereka sebenarnya.” Jawabnya.


Bos pemilik butik itu menyambuk kedatangan keluarga Jack dengan ramah tama, ia memberikan baju yang di pesan oleh Jack itu. Caca dan lainnya mencobanya di ruang ganti. Semuanya cocok dan pas sesuai ukuran. Setelah mencobannya mereka segera membungkusnya dan membawa ke dalam mobil.


Keluarga Jack meninggalkan butik menuju warung ramen tempat paman Budi sesuai permintaan Caca.


“Jack bagaimana kau mengetahui ukuran tubuhku?” bisik Caca.


“Tentu saja, aku sekali lihat sudah mengetahuinya apalagi aku sudah melihat seluruhnya.” Jawab Jack dengan menggoda Caca.


“Is,” jawab Caca kemudian mencubit Jack.


“Daddy kenapa?” tanya Bella.


“Tidak apa-apa sayang. O ya kita akan ke mana setelah ini?” tanya Jack.


“Jack aku ingin ke warung ramen paman naruto. Bisakah kita ke sana?” tanya Caca.


“Tentu sayang. Riki kau mendengarnyakan.” Ucap Jack.


“Baik bos,” jawab Riki.


“Aku benar-benar khwatir tentang paman budi dan kakak sepupuku. Mengapa mereka tidak bisa di hubungi dan tidak hadir acara pernikahan kita?” tanya Caca.


“Mungkin mereka benar-benar sibuk.” Ucap Jack.


“Entahlah.” Jawab Caca.

__ADS_1


Saat mereka tiba ternyata warung restora kecil ramen milik Budi tutup. Dan Jack mempertanyakan hal ini pada orang-orang sekitar, ternyata tempat ini sudah tutup dua bulan lamanya. Dan pernyataan yang di dapat bahwa paman budi telah pulang ke kampung halamannya. Dan seseorang itu memberikan sebuah surat kepada Caca. Hal itu merupakan titipan Budi untuk di berikan Caca ketika ada yang mencarinya atas nama Wika Chalista.


Caca mengucapkan terimakasih kepada seseorang itu kemudian kembali masuk ke mobil dan meninggalkan tempat tersebut. Saat di dalam mobil Caca ingin membuka suratnya namun tidak jadi karena suara perut Bella dan Kenzo telah terdengar.


“Lebih baik kita mencari tempat makan terdekat di sini.” Jawab Caca yang telah mendengar suara perut sang anak-anaknya.


“Baiklah nyoya.” Jawab Riki.


Mereka mencari restoran terdekat dan menyinggahinya untuk makan malam. Setelah selesai makan malam mereka kembali ke mansion dan mempersiapkan diri untuk persiapan acara wisuda besok.


***Kampus***


Aula gedung yang sangat luas, berjejer ratusan kursi untuk tamu dan juga para wisuda yang telah hadir. Saat itu Caca dan keluarganya sudah duduk di baris ke 5 kursi dari depan podium. Satu persatu wisuda dalam predikat terbaik di setiap jurusan, fakultas dan universitas di panggil untuk maju.


Wisuda yang telah di panggil itu kemudian menaiki podium untuk memberikan sepata kata sebagai mahasiswa terbaik baik pada tingkat jurusan, fakultas atau universitas. Mereka yang di panggil itu merupakan seorang mahasiswa yang memiliki segudang prestasi sehingga mendapatkan nilai terbaik.


Tidak di sangka bahwa saat itu nama Caca di panggil oleh sang MC untuk naik ke podium mengatakan sepata kata. Caca kemudian berjalan menuju podium dengan rasa bangga, haru dan benar-benar sangat terkejut.


“Daddy, bunda Bella memang yang terbaik.” Ucap Bella yang membanggakan dirinya mendapatkan seorang ibu yang cerdas.


“Tentu, dia adalah istriku.” Jawab Jack.


Sedangkan Kenzo sibuk mengeluarkan ponselnya untuk mengabadikan momen Caca yang berdiri di atas podium. Saat mendapatkan ponselnya Kenzo berjalan di belakang Caca yang sudah cukup jauh itu untuk memfotonya saat Caca berbicara di depan microfon.


Semua orang kaget dengan tindakan Kenzo yang mengabadikan Caca yang sedang berpidato singkat itu.


“Imut sekali anak itu,”


“Sangat beruntung wanita itu memiliki anak seperti itu.


Setelah Caca selesai berpidato, semua orang bertepuk tangan dan menangis karena sangat terharu atas apa yang di sampaikan. Caca menyampaikan sebuah cerita singkat tentang dirinya yang bisa meraih semua ini. Dan hal itu membuat seluruh tamu benar-benar terkesan dengan ucapan yang di sampaikan oleh Caca.


Tepuk tangan terus terdengar di dalam ruangan itu hingga Caca turun dari podium dan menuntun Kenzo yang ada di depannya. Mereka berjalan kembali ketempat duduk. MC membacakan tertib acara kembali. Dan satu persatu wisuda yang hadir di panggil satu persatu untuk memasuki podium dan melaksanakan serah terima ijazah yang mereka dapatkan dan membalikkan tali toga mereka.


Acara wisuda itu selesai dengan waktu yang terbilang cukup lama juga. Namun setelah selesai semua orang berselfi ria untuk mengabadikan momen yang terjadi. Begitupula dengan Jack, Kenzo dan Bella yang berphoto terus dengan Caca. Jack sudah menyewa seorang photographer terkenal untuk acara wisuda Caca ini.

__ADS_1


Dan hal ini membuat kehebohan kampus yang mengetahui identitas sang photographer. Namun karena pengawal Jack mereka tidak berani sembarangan bertindak.


__ADS_2